<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904</id><updated>2012-03-11T06:36:05.506+07:00</updated><category term='PENYAKIT HATI DAN OBATNYA'/><category term='Kumpulan Tips Islami'/><category term='wallpaper islami'/><category term='telaga dan segenggam garam'/><category term='kata'/><category term='akhwat'/><category term='muslimah'/><category term='artikel'/><category term='nilai diri kita'/><category term='tips buat yang sakit hati'/><category term='hawa'/><category term='jilbab'/><category term='orang tua'/><category term='aku sayang kamu'/><category term='Surat Cinta untuk ukhti'/><category term='ikhwan'/><category term='.untuk ukhti'/><category term='aisyah'/><category term='pesan untuk akhwat'/><category term='wanita'/><category term='kisah.'/><category term='istri Rasulullah'/><category term='wanita pilihan'/><category term='nasihat'/><category term='tips'/><category term='akwat'/><category term='innallaha ma ana'/><category term='la tahkaf'/><category term='Keutamaan-Keutamaan Sifat Malu'/><category term='koleksi gambar'/><category term='laki-laki menjaga pandangan'/><category term='tips mempercantik diri untuk muslimah'/><category term='bersyukur'/><category term='puisi'/><category term='syair'/><category term='1 menit'/><category term='cerita'/><category term='seindah mutiara'/><category term='syukur'/><category term='ibu'/><category term='ayah'/><category term='terapi penyakit hati'/><category term='keluarga'/><category term='akhi.'/><category term='Kisah'/><category term='indahnya jilbab'/><category term='jodoh'/><category term='cerita islam'/><category term='anak'/><category term='puisi islami'/><category term='Jenis-Jenis Malu'/><category term='Muhammad'/><category term='3 kaleng coca cola'/><category term='Mengapa aku harus ikhlas'/><category term='jilbab. kerudung'/><category term='ibadah'/><category term='ketika cinta berwirid'/><category term='untuk ukhti'/><category term='tipe akhat'/><category term='anak kecil'/><category term='aku bangga menjadi seorang muslim'/><category term='islami'/><category term='keistimewaan Rasululloh'/><category term='jangan bersedih'/><category term='kekuatan maaf Rasululloh'/><category term='Malu'/><category term='la tahzan'/><category term='Muslimah Blogger Friendship award'/><category term='rumus kecantikan wanita'/><category term='Renungan'/><category term='puisi cinta'/><category term='adakah pacaran dalam islam'/><category term='aku mencintaimu'/><category term='remaja'/><category term='3 cara bersyukur'/><category term='istiqamah'/><category term='cantik'/><category term='ikhlas'/><category term='siapa aku ini?'/><category term='hati'/><category term='pakaian ketat'/><category term='Rasulullah'/><category term='mengeluh'/><category term='keutamaan'/><category term='Fatimah az zahra'/><category term='Surat untuk ukhti'/><category term='laki-laki'/><category term='putri'/><category term='kumpulan hadis'/><category term='Biografi'/><category term='cara bersyukur'/><category term='Khodijah binti Khuwailid'/><category term='puisi untuk ukhti akhwat'/><category term='sahabat'/><category term='ulang tahun'/><category term='ilmu'/><category term='pesan'/><category term='islam'/><category term='sahabati'/><category term='kecantikan'/><category term='pengetahuan'/><category term='sabar'/><category term='akhwat dan ukhti'/><category term='cinta'/><category term='i love you'/><category term='install cinta'/><category term='ukhti'/><category term='cinta pada Allah'/><category term='hadiah'/><category term='doa'/><category term='pacaran islami'/><category term='Surat Putus Dari Ukhti'/><category term='aku cinta kamu'/><category term='gambarku'/><category term='gadhul bashar'/><category term='jilbab tidak menghalangi aktifitas'/><category term='hadist'/><category term='kumpulan hadist hadis cnta dan benci'/><category term='pernikahan'/><category term='koleksi gambar islami'/><category term='Tips Meraih cinta Allah'/><category term='emansipasi'/><title type='text'>Ukhti Punya Cerita</title><subtitle type='html'>Ukhti selalu punya cerita.... di setiap detik waktu, cerita itu akan selalu ada...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>129</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-6077453677555170565</id><published>2012-03-11T05:50:00.001+07:00</published><updated>2012-03-11T05:52:15.631+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips mempercantik diri untuk muslimah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='akhwat dan ukhti'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cantik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ukhti'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='akhwat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kumpulan Tips Islami'/><title type='text'>✿ ܓ Karena Saya TIDAK CANTIK ✿ ܓ</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-0A-CsrLQj2w/T1vaW10csCI/AAAAAAAAAKo/_0IoA-iZMDU/s1600/402677_314106365292370_100000790283993_843834_2073016435_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-0A-CsrLQj2w/T1vaW10csCI/AAAAAAAAAKo/_0IoA-iZMDU/s320/402677_314106365292370_100000790283993_843834_2073016435_n.jpg" width="213" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;"Karena Saya TIDAK CANTIK, Alhamdulillah Saya HARUS tetap BersyukuR"&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Karena saya tidak CANTIK saya harus LEBIH BANYAK BERSYUKUR dari pada mereka yang dikarunia Wajah CANTIK.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt; Karena saya tidak Cantik, Alhamdulillah saya jadi tidak tergoda mengupload photo di akun saya. Yang tentunya wajah Cantik akan dapat meluluhkan keimanan seorang ikhwan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Karena tidak memajang wajah, Alhamdulillah saya bisa membantu mata laki-laki terjaga.... &lt;br /&gt; Karena mata laki-laki terjaga, Alhamdulillah saya bisa membantu mereka mengamalkan QS An-Nur ayat 30.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;Karena laki-laki bisa menjaga pandangannya, Alhamdulillah mereka bisa terhindar dari zina mata dengan terus memandangi wajah kita di Facebook.. Alhamdulillah mereka bisa terhindar dari zina setelahnya yaitu berlanjut ke zina hati dengan membayangkan sang pemilik wajah dapat dimiliki.. Alhamdulillah mereka bisa terhindar dari zina setelahnya yaitu  zina tangan ketika ternyata sang pemilik wajah tak keberatan dijadikan kekasih... &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Walaupun saya tahu saya tidak cantik, saya tetap ingin banyak bersyukur...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Alhamdulillah,,,karena saya tidak cantik , saya tdk mnjdi mangsa gangguan laki2 yg rusak iman dan akhlaqnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Alhamdulillah,,,karena saya tdk cantik , saya dpt memelihara diri saya dari pandangan nafsu lelaki yg tdk menjaga pandangannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Alhamdulillah,,,karena saya tdk cantik , saya selamat dari menjadi senjata syetan... untuk merobohkan benteng keimanan seorang lelaki.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Alhamdulillah,,, Karena saya tidak CANTIK , saYa jadi tdk mengharapkan pujian dari laki-laki  dan wanita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Alhamdulillah,,,karena saya tdk cantik , pada akhirnya saya akan menemukan insan yg ikhlas mencintai saya apa adanya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Karena saya tahu saya tdk cantik pada wajah dan pandangan manusia , maka saya harus belajar dan berusaha menjdi cantik pada pandangan ALLAH Subbhaanahu Wata'ala&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Karena bukan kecantikan dunia yang menyelamatkan , tetapi kecantikan akhlaq yang akan membawa kita menuju kebahagiaan akhirat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Aamiin ya Robbal'aalamiin&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Ya, dengarlah ukhty.. ketika engkau meremehkan satu hal yaitu "MEMAJANG PHOTO WAJAHMU" engkau tidak sadar banyak sekali peluang zina yang akan terjadi, dan ketika engkau mau menghindari satu hal yang mungkin dianggap remeh ini, tanpa engkau sadari, engkau telah banyak membantu para lelaki dari fitnah(ujian.red) seorang wanita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; CANTIK itu tak hanya ANUGERAH&lt;br /&gt; Tapi juga UJIAN.. UJIAN yang sangattt.. sangatttt berat...&lt;br /&gt; Ketika kecantikan hanya menjadikan kita makhluk yang angkuh.. &lt;br /&gt; Ketika kecantikan itu hanya menjadi ladang dosa.&lt;br /&gt; Ketika kecantikan itu menjadikan kita ingin selalu disanjung dan dipuja.&lt;br /&gt; Ketika kecantikan itu tak di hijabi.&lt;br /&gt; Sungguh... KECANTIKAN adalah amanah, jika engkau tidak mampu menjaganya, niscaya KECANTIKAN itu hanya akan menjadi fitnah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Jangan pernah IRI dengan kecantikan fisik ukhty Fillah..&lt;br /&gt; Mari kita IRI kepada muslimah yang cantik akhlaknya..&lt;br /&gt; Jika di dunia kita tidak cantik, maka mempercantik akhlak adalah jalan yang indah agar kita menjadi Bidadari-Bidadari Surga.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Allahumma Aamiin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-6077453677555170565?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/6077453677555170565/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2012/03/karena-saya-tidak-cantik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/6077453677555170565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/6077453677555170565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2012/03/karena-saya-tidak-cantik.html' title='✿ ܓ Karena Saya TIDAK CANTIK ✿ ܓ'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-0A-CsrLQj2w/T1vaW10csCI/AAAAAAAAAKo/_0IoA-iZMDU/s72-c/402677_314106365292370_100000790283993_843834_2073016435_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-5270556522310440647</id><published>2012-03-10T22:36:00.000+07:00</published><updated>2012-03-10T22:36:08.977+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='untuk ukhti'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku mencintaimu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi cinta'/><title type='text'>♥ Aku Mencintainya karena-Mu ya Rabb ♥</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-wsDn2-WcmDk/T1t0WIXjB1I/AAAAAAAAAKI/nJdkmcpvggw/s1600/425628_270049646403844_124803064261837_630769_354273875_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-wsDn2-WcmDk/T1t0WIXjB1I/AAAAAAAAAKI/nJdkmcpvggw/s320/425628_270049646403844_124803064261837_630769_354273875_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Ku tulis dengan tinta – tinta pengharapan keridho’an Mu Wahai Ilahi&lt;br /&gt; Wahai yang menciptakan segala alam semesta beserta isinya.&lt;br /&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt; Seluruh alam ini bersujud padaMu yaa Allah,&lt;br /&gt; Tuhan yang menciptakan segala sesuatu yang indah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Ya Rabb ,&lt;br /&gt; Sungguh bermula dan akan bermuara padaMu segala sesuatu itu&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Ya Allah ,&lt;br /&gt; Hatiku merasakan perasaan yang kau ciptakan untuk anak – anak keturunan adam&lt;br /&gt; Sebagaimana perasaan indah yang terjadi antara Adam as dan Siti Hawa, Muhammad saw dengan Khadijah binti khuwalid, Ali bin Abu Thalib dengan Fatimatuz Zahra.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;Ya Allah .&lt;br /&gt; Aku mencintai seseorang, ciptaanMu yang indah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Wahai Allah&lt;br /&gt; Aku berlindung kepadaMu dari cinta yang tak terbatas&lt;br /&gt; Dari cinta yang hanya menghantui relung – relung jiwa yang kosong&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Jauhkan aku dan dia dari cinta antara dua insan yang melampaui batas kecintaan mereka terhadap sesuatu selainMu.&lt;br /&gt; Jangan jadikan aku ataupun ia , kami berdua ,&lt;br /&gt; Seperti cintanya Layla dan Maj’nun.&lt;br /&gt; Pengharapan cinta yang kosong dan terlampaui terlalu jauh.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Ya Rabb&lt;br /&gt; Aku mencintainya karenaMu&lt;br /&gt; Maka cintailah kami Wahai Allah&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Ya Ghaffar&lt;br /&gt; Berilah kami perasaan mencintai yang indah ,&lt;br /&gt; Seindah indahnya mencintai karena Mu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Ya Qariban&lt;br /&gt; Engkaulah yang Maha Mengetahui segala sesuatu ,&lt;br /&gt; Maka Wahai yang Maha Dekat,&lt;br /&gt; Dekatkanlah kami slalu dalam keindahan mencintai karenaMu,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Ya Rabb ,&lt;br /&gt; Apabila kami lalai ..&lt;br /&gt; Jangan biarkan kami lalai terlalu jauh ,&lt;br /&gt; Jangan biarkan kami mengundang kemurkaan Mu Rabb.&lt;br /&gt; Biarkanlah kami mengundang keriho’anMu melalui usaha yang kami lakukan bersama.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Wahai Allah,&lt;br /&gt; Apabila dia adalah yang terbaik bagiku, maka dekatkanlah&lt;br /&gt; Apabila aku terbaik baginya, maka dekatkanlah.&lt;br /&gt; Satukanlah kami dalam perjamuan keberkahan cintaMu yaa Allah.&lt;br /&gt; Sungguh aku mencintaiMu Rabb&lt;br /&gt; Dan semoga ia mencintaiMu melebihi cintanya padaku Rabb.&lt;br /&gt; Aku mencintaiMu&lt;br /&gt; Dari lubuk hatiku yang paling dalam&lt;br /&gt; Tidaklah aku mencintainya , melebihi cintaku padaMu yaa Dzaljalali wal Ikram&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-5270556522310440647?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/5270556522310440647/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2012/03/aku-mencintainya-karena-mu-ya-rabb.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/5270556522310440647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/5270556522310440647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2012/03/aku-mencintainya-karena-mu-ya-rabb.html' title='♥ Aku Mencintainya karena-Mu ya Rabb ♥'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-wsDn2-WcmDk/T1t0WIXjB1I/AAAAAAAAAKI/nJdkmcpvggw/s72-c/425628_270049646403844_124803064261837_630769_354273875_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-9015533698785528141</id><published>2012-03-10T22:28:00.000+07:00</published><updated>2012-03-11T05:16:28.214+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gadhul bashar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='laki-laki menjaga pandangan'/><title type='text'>^^ Curhatan Seorang Lelaki Terjaga ^^</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-GgrTiVM6yv4/T1txvi7P7KI/AAAAAAAAAKA/kr9kB8Gy5p0/s1600/420148_314276765275330_100000790283993_844474_214906088_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-GgrTiVM6yv4/T1txvi7P7KI/AAAAAAAAAKA/kr9kB8Gy5p0/s320/420148_314276765275330_100000790283993_844474_214906088_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;Wahai Saudari kami...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Mungkin kalian pernah mendapati kami dalam keadaan dingin dan membisu&lt;br /&gt; Padahal bisa saja, kami membuka pembicaraan dan memecahkan suasana bersama kalian&lt;br /&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt; Namun kami sadar, bahwa tak layak bagi kami bermudah-mudah dikarena khawatir hal itu akan mengikis kadar rasa malu kalian kepada kami. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;Mungkin kalian pernah merasa risih ketika kami tidak memperhatikan wajah ketika berbicara dengan kalian?&lt;br /&gt; Padahal memandang kalian ketika berbicara adalah mudah bagi kami,&lt;br /&gt; Namun dengan memalingkan wajah, kami berharap agar kalian akan lebih berhati-hati dalam berbicara dan menjadikan keadaan itu lebih suci bagi hati masing-masing.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Wahai Saudariku...&lt;br /&gt; Mungkin kamu akan mengatakan aku aneh ketika aku melarangmu menelefonku&lt;br /&gt; Padahal, bisa saja aku mengangkatnya setiap saat engkau menelefonku&lt;br /&gt; Namun aku belajar untuk menghargai seseorang yang berhak akan mendampingimu kelak, dengan cara tidak berduaan denganmu dalam keadaan yang tidak ada yang menemani.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Mungkin kamu akan kesal apabila aku tak memberikan pesan penyemangat ketika engkau melaporkan kepadaku tentang kegiatanmu hari ini&lt;br /&gt; Padahal mudah saja jika aku harus mengirimkan sebuah pesan tersebut agar membuat jiwamu menjadi lebih bersemangat mengerjakannya&lt;br /&gt; Namun, keberadaanku di sekitarmu ku harap tidak menggoyahkan kesucian hatimu dengan mengirimkan kepadamu pesan-pesan yang seharusnya tidak pernah kamu terima dariku jika itu justru akan membuatmu berangan-angan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Wahai Saudariku...&lt;br /&gt; Bisa jadi sebuah harapan pernah terbesit dihatimu sehingga mungkin engkau akan merasa gundah ketika aku tidak pernah meminta meminangmu.&lt;br /&gt; Padahal, bisa saja aku lakukan itu agar hatimu senang&lt;br /&gt; Namun aku sadar bahwa aku belum siap, maka aku redamkan lidah ini untuk menyatakannya di dalam diam.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Mungkin kamu akan datang memintaku agar kamu menantiku&lt;br /&gt; Padahal aku mampu mengizinkan permintaanmu itu&lt;br /&gt; Namun, apakah kamu tidak merasa sakit ketika suatu saat jodohku adalah bukan dirimu? Bukankah usahamu untuk bersamaku dengan cara menantikanku adalah sia-sia?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Atau mungkin saja kamu akan merasa gelisah ketika aku tidak pernah memintamu menungguku&lt;br /&gt; Padahal bisa saja permintaan itu akan engkau indahkan ketika aku memintanya kepadamu&lt;br /&gt; Namun aku mencintaimu atas dasar kesucian, maka aku tidak akan memintamu untuk itu hanya karena ingin mempersilahkan laki-laki shaleh lain untuk meminangmu&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Bukankah kesucian yang aku inginkan untuk menikahimu? Jika demikian, maka lebih baik engkau menikah kepada laki-laki yang telah siap meminangmu tanpa harus membuatmu menunggunya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Atau bisa jadi, kamu bosan karena terlalu lama menungguku untuk menyatakan sebuah ungkapan-ungkapan indah kepadamu&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Padahal, bisa saja aku menyatakan itu untuk menyenangkan hatimu&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Namun, Diam adalah caraku mencintaimu karenaNya, berharap hal itu lebih memelihara kesucian hatiku dan hatimu setelahnya...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; NB : Masih ada lelaki yang menjaga kesucian cinta&lt;br /&gt; membingkai cinta dalam indahnya pernikahan&lt;br /&gt; meredam cinta yang belum saatnya, agar utuh hatinya mencintai istrinya kelak...&lt;br /&gt; kita sebagai wanita juga harus menjaga diri...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; SEMANGAAAAAAT...!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Annisa Mutiara Hati&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-9015533698785528141?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/9015533698785528141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2012/03/curhatan-seorang-lelaki-terjaga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/9015533698785528141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/9015533698785528141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2012/03/curhatan-seorang-lelaki-terjaga.html' title='^^ Curhatan Seorang Lelaki Terjaga ^^'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-GgrTiVM6yv4/T1txvi7P7KI/AAAAAAAAAKA/kr9kB8Gy5p0/s72-c/420148_314276765275330_100000790283993_844474_214906088_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-8993197151899376870</id><published>2012-03-07T13:47:00.000+07:00</published><updated>2012-03-11T05:23:51.363+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jodoh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pernikahan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>♥ Ketika Jodoh Sudah Ditakdirkan Alloh ♥</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-kI6IYzfdTL0/T1vTqOUGLdI/AAAAAAAAAKQ/-gvuUffiVg8/s1600/426973_314272055275801_100000790283993_844377_1173166540_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-kI6IYzfdTL0/T1vTqOUGLdI/AAAAAAAAAKQ/-gvuUffiVg8/s320/426973_314272055275801_100000790283993_844377_1173166540_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;Ada seorang laki2 yang sangat sederhana,dia dilahirkan dari keluarga sangat kurang mampu..ingin menikahi seorang wanita yang terlahir dari keluarga yang sangat kaya raya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Laki2 dan wanita itu kebetulan bertetangga.laki2 tersebut amat sholeh,berbakti kepada keluarganya dan sangat taat kepada agamanya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Suatu hari laki2 tersebut  sangat  minder dengan keadaann&lt;span class="text_exposed_show"&gt;ya karena wanita yang ingin dinikahinya adalah anak dari pengusaha yang kaya raya. Sedangkan dirinya hanya seorang laki2 biasa yang kesehariannya sebagai asistent dokter penyakit dalam,karena begitu setianya dengan dokter tersebut,laki2 tersebut dikuliahkannya hingga lulus sarjana.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;Pada siang hari itu laki2 tersebut datang bersama ayahnya di kediaman wanita tersebut  dengan maksud ingin menikahinya.,dengan jawaban yang singkat ayah dari perempuan tersebut menolak dan tidak setuju kalau anaknya menikah dengan laki2 tersebut.betapa kecewanya laki2 itu dengan jawaban dari ayah wanita itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Setelah itu,si wanita bertanya kepada ayahnya dengan penuh rasa kecewa.&lt;br /&gt; Wanita : "kenapa ayah tidak mengizinkan dy menikahiq"&lt;br /&gt; Jawab sang ayah "anakq,ayah ingin kamu bahagia selamanya dengan suami kamu kelak,ayah ndak ingin melihat kamu sedih.ayah menolaknya bukan karena dia dari keluarga sederhana tapi karena ada suatu hal yang ndak bisa ayah sampaikan kepadamu".&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; 1 bulan setelah itu,laki2 terrebut dibawa ke rumah sakit.dan ternyata laki2 tersebut mempunyai penyakit yang sudah kronik (parah).laki2 tersebut harus melawan penyakit diabetes yang sejak dahulu dideritanya.setiap minggunya laki2 tersebut harus disuntik insulin sebanyak 3x,namun keadaannya tetap tdak kunjung membaik.malah lukanya semakin merambah hingga kaki kanannya yang pada awalnya hanya di telapak kaki.terpaksa dokter harus mengamputasi kaki laki2 sholeh tsb.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Dalam ms penyembuhan setelah operasi laki2 tsb keadaany tdk knjung membaik,tp malah smkin buruk dikarenakan dy merasa terpukul dan down karena sekarang dy hanya dpt bertumpu dgn 1kaki.berapa hari kemudian,tiba2 terdengar kabar bhwa laki2 sholeh tsb meninggal dunia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Betapa pilunya hati wanita kaya tsb mendengar brita duka dr orang yg dicintainya.bercucuranlah air matanya.dalam hatinya berkata"ayahku memang benar,kalau seandainya ayah merestui aku menikah dengannya,mungkin aku bisa memiliki suamiq hanya 1 bulan saja dan aku pasti lebih sedih lagi."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Setiap malam wanita tersebut selalu berdoa untuk sang almarhum dan meminta kepada alloh "ya Alloh,mungkin dy memang bkn jodoh yg kau berikan untukq,tp aq berharap suatu saat nanti aq ingin mendptkan jodoh yg sholeh seperti dy". Dengan penuh kesabaran,dan selalu berpegang teguh pada Alloh dgn tdk mendapatkan jodohny dari jalan PACARAN,akhrny suatu hari kesbran tu telah djwb oleh Alloh.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Beberapa bulan kemudian dia dinikahi oleh seseorang laki2 yang wajahnya sama,lebih sholeh,sifatnya sama,perangainya sama dengan laki2 yang dulu ingin menikahinya.pokoknya calon suami idola.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Subkanaalloh,&lt;br /&gt; Betapa Alloh sayang pada hambanya yang mau bersabar, senantiasa sll brbuat kebajikan, berkhusnudyon dengan Alloh dan menjemput jodohnya dengan jalan yang halal, pasti Alloh akan memberikan yang lebih baik..amin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;&lt;span id="goog_1115946534"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_1115946535"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-8993197151899376870?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/8993197151899376870/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2012/03/ketika-jodoh-sudah-ditakdirkan-alloh.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/8993197151899376870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/8993197151899376870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2012/03/ketika-jodoh-sudah-ditakdirkan-alloh.html' title='♥ Ketika Jodoh Sudah Ditakdirkan Alloh ♥'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-kI6IYzfdTL0/T1vTqOUGLdI/AAAAAAAAAKQ/-gvuUffiVg8/s72-c/426973_314272055275801_100000790283993_844377_1173166540_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-1940164503291181720</id><published>2012-03-07T13:39:00.001+07:00</published><updated>2012-03-11T05:37:04.321+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='i love you'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku cinta kamu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku sayang kamu'/><title type='text'>Aku sayang kamu. . .</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-MEvVP3oqP8Y/T1vWr4rfiYI/AAAAAAAAAKg/Vdtg85bUfk4/s1600/aku_sayang_kamu_by_missjaunty+%281%29.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="187" src="http://3.bp.blogspot.com/-MEvVP3oqP8Y/T1vWr4rfiYI/AAAAAAAAAKg/Vdtg85bUfk4/s200/aku_sayang_kamu_by_missjaunty+%281%29.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;Aku sayang kamu dengan caraku sendiri:&lt;br /&gt; jika mereka memilih untuk selalu bertemu,aku memilih ndak bertemu. ..&lt;br /&gt; Jika mereka memilih untuk selalu berkomunikasi,aku memilih ndak berkomunikasi. . .&lt;br /&gt; Jika mereka memilih untuk selalu saling mengingati,aku memilih untuk ndak mengingatimu. . .&lt;br /&gt; Jika mereka memilih untuk saling merindu,aku memilih untuk ndak merinduimu. . .&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;Karena apa,pilihan&lt;span class="text_exposed_show"&gt;ku berbeda dengan mereka?&lt;br /&gt; KARENA KAMU BELUM HALAL UNTUKKU.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Aku lebih senang bertemu dengan PELINDUNGku!&lt;br /&gt; Aku lebih suka berkomunikasi dengan KEKASIHku dengan berdo'a!&lt;br /&gt; Aku mebih nyaman mengingati DIA!&lt;br /&gt; DIAlah Allaahu Robbii. . .&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Aku sayang kamu.namun aku lebih sayang DIA.&lt;br /&gt; Aku bahagia mencintaimu,walau hanya DIAM.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Terima kasih karena telah memahami caraku. . .&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; *****&lt;br /&gt; duhai saudariku. . .seharusna dengan cara seprti itulah qt menyayangi seseorang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Keep Istiqomah+SemangKA(Semangat Karena Allah)!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-1940164503291181720?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/1940164503291181720/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2012/03/aku-sayang-kamu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/1940164503291181720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/1940164503291181720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2012/03/aku-sayang-kamu.html' title='Aku sayang kamu. . .'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-MEvVP3oqP8Y/T1vWr4rfiYI/AAAAAAAAAKg/Vdtg85bUfk4/s72-c/aku_sayang_kamu_by_missjaunty+%281%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-5812173046033936434</id><published>2012-03-07T13:32:00.000+07:00</published><updated>2012-03-11T05:26:37.139+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sahabati'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='akhwat dan ukhti'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pesan untuk akhwat'/><title type='text'>~✿ SAHABATIKU ✿~</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-r3QTwLFYgMA/T1vUnMPrJxI/AAAAAAAAAKY/hZ09EavKbss/s1600/423701_314222618614078_100000790283993_844138_775481519_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-r3QTwLFYgMA/T1vUnMPrJxI/AAAAAAAAAKY/hZ09EavKbss/s320/423701_314222618614078_100000790283993_844138_775481519_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sahabatiku…&lt;br /&gt;Janganlah engkau mempertontonkan tubuh seksimu dengan pakaian transparan karena sesungguhnya hati ini menangis, merintih takut akan maksiat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah engkau mengungkapkan pada kami kata-kata yang tidak ada man&lt;span class="text_exposed_show"&gt;faatnya karena itu hanya bisa meracuni hati kami, sedangkan kami selalu menginginkan hati yang bersih dan suci&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;Sahabatiku…&lt;br /&gt; Milikilah rasa malu yang tinggi agar kami santun kepadamu karena sesungguhnya laki-laki yang baik sangat menghormati wanita yang tinggi rasa malunya&lt;br /&gt; milikilah budi perkerti seperti seorang wanita muslimah&lt;br /&gt; karena sesungguhnya kami sangat memuliakanmu dengan budi pekerti seperti itu&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Sahabatiku…&lt;br /&gt; Tak seorangpun laki-laki baik yang menginginkan wanita yang mudah di colek oleh laki-laki lain&lt;br /&gt; Dirimu adalah mutiara yang sangat berharga&lt;br /&gt; janganlah menjadikan mutiara itu menjadi batu hitam yang gelap gulita kerana seirngnya di sentuh oleh laki-laki…&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Sahabatiku…&lt;br /&gt; Janganlah engkau memberikan dirimu kepada laki-laki yang belum halal bagimu karena itu hanya menjadi tempat pelampiasan nafsu busuk mereka&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Janganlah engkau takut akan jodoh karena rasa takut itu dapat menjerumuskanmu dalam maksiat&lt;br /&gt; Perempuan yang beriman untuk laki-laki yang beriman&lt;br /&gt; tutuplah dirimu sampai suamimu menjemputmu&lt;br /&gt; agar tidak ada laki-laki busuk yang menyentuhmu&lt;br /&gt; ingatlah itu sahabatiku&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Sahabatiku…&lt;br /&gt; Pikiran kami terasa tentram bila melihat kesholehaanmu&lt;br /&gt; hati kami sejuk bila engkau memiliki akhlak yang mulia&lt;br /&gt; senyum kami terpancar ceria karena engkau sangat menjaga dirimu dari pergaulan bebas&lt;br /&gt; kami sangat bersyukur bila engkau selalu menempuh jalan Allah SWT&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Sahabatiku…&lt;br /&gt; Cintailah Allah SWT dan Rasul-Nya melebihi dari dirimu agar engkau selalu berada di jalan-Nya&lt;br /&gt; Perbanyaklah mendekatkan diri kepadanya agar engkau selalu berada dalam lindungan-Nya&lt;br /&gt; selalulah memohon ampun kepadanya agar dosa-dosamu semakin berguguran&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Jadilah seorang wanita mujahidah dimanapun engkau berada&lt;br /&gt; Hati ini sangat perih, sakit dan menangis bila melihat maksiat&lt;br /&gt; Namun sangat bahagia bila melihat banyak amal-amal sholeh yang bertaburan&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Renungan seorang hamba yang penuh dengan dosa&lt;/span&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-5812173046033936434?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/5812173046033936434/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2012/03/sahabatiku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/5812173046033936434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/5812173046033936434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2012/03/sahabatiku.html' title='~✿ SAHABATIKU ✿~'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-r3QTwLFYgMA/T1vUnMPrJxI/AAAAAAAAAKY/hZ09EavKbss/s72-c/423701_314222618614078_100000790283993_844138_775481519_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-264154591381701834</id><published>2012-03-07T11:24:00.002+07:00</published><updated>2012-03-07T11:25:19.105+07:00</updated><title type='text'># Ku jaga diriku,, hanya UntukMu #</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;Lebih baik aku menatap panasnya terik matahari, daripada menatap dirimu wahai sang pujaan hati yang belum HALAL untukq.&lt;br /&gt; Sungguh tak kuasa mata ini ingin selalu memandangmu. Namun aku lebih takut kepada TU&lt;span class="text_exposed_show"&gt;HANKU. Selalu ku tundukkan wajahku setiap bertemu denganmu,bukan aku tak menghormatimu tapi aku lebih menghormati TUHANKU, bukan aku tak suka padamu tetapi cintaku kepadamu tak akan bisa melebihi cintaku kepada TUHANKU. Tuhan Sang Maha Cinta itu hanya ALLAH SWT.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;Kemudian aku bungkam mulutku dengan diamku,,, daripada berbicara kepadamu mengenai cinta dan sayang ini untukmu,,karena ku tahu, suaraq ini adalah aurat..aku tak ingin kau terngiang dengan kemaksiatan karena setiap kata yang aku ucapkan. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Lalu aku tutupi tubuhku dan auratku dengan jilbabku dan pakaian yang begitu longgar sesuai syari'at agama islam, agar kau tidak terhempas dengan nafsu ketika aku berpapasan denganmu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Semua yang aku lakukan karena Allah semata,,, dan demi harga diriku sebagai wanita... agar aku terhindar dari fitnah-fitnah dunia dan cemohan para laki-laki yang selalu menyalahkan kalau wanita adalah sumber kemaksiatan.... &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Biarkan mata ini terus menunduk, biarkan mulut ini tetap terbungkam, biarkan tubuh ini aku tutupi hingga tiba waktunya yang penuh Ke Halal an.,yaitu pernikahan.. Jika engkau jodoh yang ditakdirkan Allah untukku,,Akan senantiasa ku beri kau kebahagiaan hingga akhir hayatku dengan penuh ketulusan dan keikhlasan dengan menjadi isteri yang sholehah dan semua yang ku jaga semenjak dulu hanya benar2 milikmu,,, oh...engkau jodohku... jodoh yang hanya Allah Tahu... sampai detik ini aku belum tahu siapa dirimu yang Allah takdirkan untukku...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Biarkan cinta ini bersemi di dalam hatiku,,,dengan ikatan yang penuh Ke Halal an saat kau mempersuntingku di indahnya Mahligai pernikahan....&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-264154591381701834?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/264154591381701834/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2012/03/ucapmu-tak-sayang-aku-tersenyum-karena.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/264154591381701834'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/264154591381701834'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2012/03/ucapmu-tak-sayang-aku-tersenyum-karena.html' title='# Ku jaga diriku,, hanya UntukMu #'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-51568260258253084</id><published>2012-03-07T11:20:00.002+07:00</published><updated>2012-03-07T11:20:58.128+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='.untuk ukhti'/><title type='text'>~✿ Puisi Hatiku ✿~</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;Ucapmu tak suka&lt;br /&gt; aku tersenyum&lt;br /&gt; karena kulihat tatapanmu&lt;br /&gt; mencari bayanganku. . .&lt;br /&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt; &lt;br /&gt; Ucapmu tak rindu&lt;br /&gt; aku tersenyum&lt;br /&gt; karena kudengar lisanmu&lt;br /&gt; memanggil namaku. . .&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;Ucapmu tak sayang&lt;br /&gt; aku tersenyum&lt;br /&gt; karena hatimu&lt;br /&gt; berdetak untukku. . .&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Ucapmu tak cinta&lt;br /&gt; aku masih tersenyum manis&lt;br /&gt; karena ikhlasmu&lt;br /&gt; meminta kepada-NYA kebaikan untukku&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Haruskah kutulis per'pisahan&lt;br /&gt; untuk sebuah pertemuan&lt;br /&gt; yang tak pernah terjanjikan,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Atau kuambil akhir&lt;br /&gt; untuk sebuah awal yang tak pernah teruntai,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Perpisahan &amp;amp; Akhir&lt;br /&gt; dua kata yang tak ingin&lt;br /&gt; kuletakkan di file-ku&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Maaf. . .&lt;br /&gt; kupilih bersambung untuk cerita kita&lt;br /&gt; Meski dengan keadaan, tokoh &amp;amp; peran yang berbeda&lt;br /&gt; karena kuingin mengintip&lt;br /&gt; senyuman tulusmu di episode berikutnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-51568260258253084?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/51568260258253084/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2012/03/puisi-hatiku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/51568260258253084'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/51568260258253084'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2012/03/puisi-hatiku.html' title='~✿ Puisi Hatiku ✿~'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-5980996372243956669</id><published>2011-12-27T12:21:00.001+07:00</published><updated>2011-12-27T12:21:01.655+07:00</updated><title type='text'>✿ܓWanita Istimewa ✿ܓ</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;h6 class="uiStreamMessage" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:1}"&gt;&lt;span class="messageBody" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:3}"&gt;&amp;nbsp;♥ஜ♥(¯`•.¸ღ WANITA YANG DISAYANGI ღ¸.•´¯)♥ஜ♥&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Adalah pecinta TuhanNya ... &lt;br /&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt; Yang mengalir cinta,takut dan harap... &lt;br /&gt; Yang menguasai perjalanan penghidupannya... &lt;br /&gt; Dari waktu ke waktu,hari ke hari... &lt;br /&gt; Sehingga perjalanan diantara jasad dan nyawanya berakhir... &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; ♥ஜ♥(¯`•.¸ღ WANITA YANG DIRINDUI ღ¸.•´¯)♥ஜ♥&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Adalah perempuan yang di mata dan wajahnya terpancar sinar nur ilahi... &lt;br /&gt; Lidahnya basah dengan zikrulloh... &lt;br /&gt; disudut hati kecilnya senantiasa membesarkan Allah... &lt;br /&gt; &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; ♥ஜ♥(¯`•.¸ღ WANITA YANG DICINTAI ღ¸.•´¯)♥ஜ♥&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Yang menutup auratnya dari pandangan mata ajnabi... &lt;br /&gt; Kehormatan dirinya jadi mahal nilainya...&lt;br /&gt; Disanjung tinggi penduduk langit dan bumi... &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; ♥ஜ♥(¯`•.¸ღ WANITA YANG DIIMPIKAN ღ¸.•´¯)♥ஜ♥&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Adalah yang mendekatkan hatinya yang telah jauh... &lt;br /&gt; Kepada Ar-Rahman,,Ar-Rahiim... &lt;br /&gt; Disaat orang lain dilamar kebendaan... &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; ♥ஜ♥(¯`•.¸ღ WANITA YANG DIKASIHI ღ¸.•´¯)♥ஜ♥&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Yang bersyukur dengan apa yang ada...&lt;br /&gt; Yang bersabar pada yang tiada... &lt;br /&gt; Cinta pada hidup yang sederhana... &lt;br /&gt; Yang tidak bermata benda... &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; ♥ஜ♥(¯`•.¸ღ WANITA YANG DISUKAI ღ¸.•´¯)♥ஜ♥&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Menjadi penerang bagi dirinya sendiri... &lt;br /&gt; Menjadi pelita bagi putra-putrinya Yang akan dilahirkan... &lt;br /&gt; Untuk menyambung perjuangannya di belakang hari... &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; (¯`♥´¯) .♥.•¨`*♫ ✿ ܓ&lt;br /&gt; ´*.¸.•´♥` MUHASABAH HATI&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; ***"Apabila seorang wanita mengerjakan shalat lima waktu,menaati suaminya dan menjaga kehormatan dirinya,niscaya dia akan masuk ke dalam syurga Rabbnya dari pintu mana saja yang ia kehendaki"(HR.Ibnu Hibban dalam shahihnya)***&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h6&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-5980996372243956669?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/5980996372243956669/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/12/wanita-istimewa.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/5980996372243956669'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/5980996372243956669'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/12/wanita-istimewa.html' title='✿ܓWanita Istimewa ✿ܓ'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-8314034773554354428</id><published>2011-12-27T12:15:00.002+07:00</published><updated>2011-12-27T12:15:32.689+07:00</updated><title type='text'>✿ ܓ Pacaran vs Ta'aruf ✿ܓ</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-NuSXg1WXHE0/TvlUOZiKgMI/AAAAAAAAAJ4/e82A1sX_E-w/s1600/379532_217348065007336_124803064261837_499908_899789328_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/-NuSXg1WXHE0/TvlUOZiKgMI/AAAAAAAAAJ4/e82A1sX_E-w/s200/379532_217348065007336_124803064261837_499908_899789328_n.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="fbPhotoCaptionText"&gt;Pacaran…? Hari gini gg punya pacar? Helloooooowww…… :D&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Di zaman globalisasi ini, sering kita sebagai muslim/muslimah dipertanyakan?&lt;br /&gt; “punya pacar?”, “punya mantan berapa?”, “koleksi loe uda berapa?” ato mungkin “uda ngapain aja sama si ayank?”…..Betul gg….?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Hyuuuh..hyuuhh…kita orang Indonesia yang dikenal sebagai bangsa Timur yaitu bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai malah lebih sering terlihat/mencerminkan seperti bangsa barat yang menganut paham liberalism (kebebasan). Apa pasal?&lt;br /&gt; &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; Bagi remaja, hidup di zaman millennium ini tuntutan gaul gg bisa terelakkan. Akan d’bilang aneh bin cupu, bahkan abnormal kalo gg gaul. Bahkan menjadi anak gaul kayakx menjadi impian setiap remaja. Menyandang label anak gaul bisa bikin pede abis…ke sekolah serasa jadi bintang, ke mal serasa jadi pusat perhatian, jalan-jalan serasa jadi jadi raja jalanan :D :D Apa iya gaul yng seperti itu suatu keharusan..?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Kalo kita gg tau gossip terkini, d’cap gg up to date. Kalo kita gg pake baju super mini dan ketat, d’bilang norak. Kalo alis masih orisinil dan rambut gg d’cat, berarti kita gg ngikutin tren. Kalo gg nenteng HP keluaran terbaru d’bilang cupu atau bahkan GA GANDENG COWO/CEWE (truck gandeng kali yaaa) d’bilang cupu bin kuper. Kalo belum pernah makan burger atau pizza d’cap kuno. Entar lama-kelamaan, kalo kita seumur hidup gg pernah ngejabanin kafe, diskotik d’anggap manusia purba kali yaaa :D :D&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Walhasil, gara-gara pengen dapet anak gaul, anak SD yang mau lulus malu kalo belum ngerokok. Yang SMP juga berlomba ngumpulin koleksi artis idolanya. Si putih abu-abu juga tengsin kalo masih nyandang predikat JOMBLO, akhirnya pake serbu satu jurus buat menarik perhatian lawan jenis. Yang uda jadi mahasiswa? Lebih-lebih... Malu kalo gg tau ngerasain yang nama kissing atau making love. Sebaliknya, malah merasa bangga dan gaul kalo uda “macem-macem” sama pasangan ilegalnya itu&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Apa seperti itu gaul yang sehat? Apa Islam gg punya tuntunan dalam bergaul? Jawaban ADA, termasuk menyikapi rasa cinta. Rasa cinta itu memiliki makna yang luas, gg cuma mencakup cinta sesame lawan jenis ajh. Cinta terhadap diri sendiri (bukan egois), cinta terhadap orang tua, cinta terhadap sesama dan CINTA yang PALING HAKIKI adalah Cinta pada Dzat Yang Maha Kekal, Allah Subhana wa Ta’ala.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Inilah cintanya orang musyrik. Barangsiapa mencintai sesuatu sebagaimana ia mencintai Allah, yang ia lakukan bukan karena allah dan bukan karena mencari ridha-Nya, sesungguhnya ia telah menjadikan sesuatu sebagai tandingan Allah. Dan inilah kecintaan yang d’lakukan oleh orang-orang yang musyrik&lt;br /&gt; Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat dzalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).” (Al-Baqarah ayat 165)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Mereka mencintai selain Allah sama atau bahkan melebihi cinta mereka pada Allah. Kehidupan dunia lebih d’cintai daripada kehidupan akhirat. Mereka tertipu dan berada dalam kerugian.&lt;br /&gt; Allah berfirman: “Yang demikian itu disebabkan karena sesungguhnya mereka mencintai kehidupan di dunia lebih dari akhirat dan bahwasannnya Allah tiada member petunjuk kepada kaum yang kafir.” (An Nahl ayat 107)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Lantas bagaimana dengan cinta terhadap lawan jenis? Apakah Islam melarangnya? Apa Islam punya solusi bagaimana mengatasi persoalan cinta? Jawabannya : Iya, Islam adalah agama yang sempurna yang mengatur segala aspek kehidupan. Sejatinya, kita sebagai muslim menjadikan Islam as our way life….kenapa? karena semua sudah tertera dalam Al-Qur’an yaitu Firman Allah&lt;br /&gt; “Pada hari ini telah Ku sempurnakan untukmu agamamu, dan telah Ku cukupkan kepadamu nikmat-Ku dan telah Ku ridhoi Islam sebagai agamamu” (Al-Maidah ayat 3)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Lantas bagaimana Islam mengatur soal cinta? Ada Firman Allah dalam surat Al-Imran ayat 14&lt;br /&gt; “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia. Dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” Ada pula Firman Allah yang lain yaitu : “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang." (Maryam ayat 96)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Jadi, cinta itu adalah fitrah. Jagalah ia jangan sampah jadi FITNAH. Jangan mentang-mentang cinta itu fitrah, kita jadikan alasan untuk bebas mencintai dan mengemas hubungan dgn pacaran. Bukan dengan alasan itu kemudian berdalih apa yang kita lakukan dalam pacaran adalah sebagai wujud dari sifat fitrah yang kita miliki. Pacaran d’identikan dengan bunga mawar, warna merah jambu, seabrek kado, perayaan hari jadian, jalan-jalan, SMS atau teleponan tiap hari, mojok dua-dua-duaan, perayaan valentine. Ooppss…masa kita sebagai Muslim uda pacaran bahkan ikut-ikutan budaya valentine..?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Katanya sih pacaran itu langkah awal mencari seseorang teman dekat dalam menuju proses pendewasaan kepribadian. Masa sih? Kepribadian yang dewasa gg ada hubungannya dgn pacaran. Orang yang pengalaman pacaran banyak gg menjamin memiliki kepribadian dewasa malah sebaliknya, gg sedikit gara-gara pacaran, kepribadian seseorang itu rapuh. Misalnya bgitu d’putusin pacar, gg sedikit yang lebih memilih bunuh diri? Apa itu orang yang memiliki kepribadian dewasa?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Pacaran juga sering d’anggap sebagai bentuk penjajakan untuk mendapatkan jodoh. Argumennya, sebelum mngambil keputusan menikah, ada baiknya “menguji” si calon itu tadi. Kalo memang pacaran untuk mncari jodoh, mestinya benar-benar yang punya pikiran matang donk yang melakukan? Tapi knp malah bnyak pelaku pacaran adalah pelajar ber-rok biru atau si rok abu-abu? Atau bahkan si bocah bau kencur ber-rok merah uda aktif dalam pacaran? Masya Allah…!!! Lantas apa tujuan pacaran? Apa karena punya rencana menikah? Jelas enggak! Jelas karena belum bisa menikah, mereka berpacaran. Semua syahwat yang d’larang (sebelum waktunya) oleh Islam justru mendapatkan penyaluran dlm pacaran. Mereka merasa bahwa pacaran itu membawa kebahagiaan dan kenikmatan, padahal mereka tercebur d’lautan dosa.&lt;br /&gt; Ada pula yang menyebutkan untuk salig mengenal satu sama lain dan belajar untuk saling menyempurnakan, saling mngerti, saling berusaha mnjadi yg terbaik bagi pasangan, saling menasehati, saling melayani, saling membantu, saling bertumbuh keimanan pada Dia yang telah menciptakan pasangan yaitu Allah. Tentu kita akan terheran, sebelah mana pacaran dapat menumbuh keimanan? Apa dgn berdua-dua, berpegang tangan dan bhkan berhubungan intim? Naudzubillahi mindzalik. Saling melayani? Melayani dlm hal apa?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Ya, mereka memang saling melayani dlm berbuat maksiat dgn bersentuhan, berciuman bahkan bermesuman. Mungkin awalnya ereka hanya belajar bersama,makan bersama, berjalan bersama, hingga nantinya setan membisiki mereka untuk tidur bersama. Pacaran sendiri lebih menguntungkan pihak lelaki daripada perempuan. Lelaki bisa seenaknya merasakan tubuh wanita dgn alasan cinta. Ironisnya, si gadis juga merelakan bgitu saja tubuhnya d’sentuhi pacaranya krn janji akan d’nikahi. Hingga akhirnya hamil dan mengugurkan janinnya. Subhanallah, rentetan dosa telah terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-8314034773554354428?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/8314034773554354428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/12/pacaran-vs-taaruf.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/8314034773554354428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/8314034773554354428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/12/pacaran-vs-taaruf.html' title='✿ ܓ Pacaran vs Ta&apos;aruf ✿ܓ'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-NuSXg1WXHE0/TvlUOZiKgMI/AAAAAAAAAJ4/e82A1sX_E-w/s72-c/379532_217348065007336_124803064261837_499908_899789328_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-7620806561885732539</id><published>2011-12-27T12:10:00.000+07:00</published><updated>2011-12-27T12:10:09.165+07:00</updated><title type='text'>♥ When U Fall in Love, Beware of Syaithan ♥</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="fbPhotoCaptionText"&gt;Ketika kita jatuh cinta, dan mendambakan seseorang jadi jodoh kita. . . .&lt;br /&gt; Namun kita tetap diam, mengendalikan hati untuk tidak tergesa-gesa mengutarakannya, maka yang ada adalah harapan. . .&lt;br /&gt; Do'a kebaikan untuknya tak lupa kta panjatkan..&lt;br /&gt; Semoga ia mampu menjadi hamba yang beriman..&lt;br /&gt; Mengisi hari dengan perbaikan..&lt;br /&gt; Semoga saja Allah mempertemukan, dan mempersatukan di saat yang tepat..&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Saat dimana hanya ada perkenalan dengan cara islam yang berlanjut dengan lamaran, bukan lewat penjajakan yang bertema Pacaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="fbPhotoCaptionText"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt; Namun, kita pun tak kan menyalahkan . &lt;br /&gt; Jika Allah TIDAK menghendaki kita berjodoh dengannya karena mungkin ada seseorang yang lebih baik dari kita untuknya, dana ada yng lebih baik dari dia untuk kita. . .&lt;br /&gt; itulah nilai kepasrahan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Namun.. Ketika kita jatuh cinta..&lt;br /&gt; Lalu kita menjalin ikatan dengannya. Meski hanya di dunia maya..&lt;br /&gt; Meski hanya ingin lebih jauh mengenalnya..&lt;br /&gt; Maka Syaitan akan ikut mengambil bagian&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Menyiksa hatimu dengan rindu yang menggebu.. Kemudian rindu berganti obrolan penuh kehangatan, tentang masa depan yang akan kita bangun bersama. Senda gurau dan kemesraan yang kita bina seolah terasa indah , seolah tak ada yang salah. Kita tidak sadar bahwa apa yang sedang kita lakukan sekarang belum lah halal untuk dilakukan, dia bukan mahrom mu&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Kau telah lalai dari mengingat-Nya, kau telah lupa ada Allah yang mengawasimu. . .mengawasi kemesraan yang belum berhak kau nikmati bersamanya. &lt;br /&gt; Kerinduan berlanjut dengan impian sebuah pertemuan, Pertemuan yang berujung dengan sebuah gandengan.. Pertemuan yang berujung dengan pelukan kemudian hati menjadi bergantung padanya. . .&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Seolah yang menciptakan kebahagiaan di dunia kita hanyalah dia&lt;br /&gt; Seolah tanpa dia hidup kita tak kan ada artinya&lt;br /&gt; Seolah tanpa dia kita kan kehilangan nyawa. &lt;br /&gt; Akhirnya.. Ketika perpisahan terjadi, karena Allah tak menghendaki kau dan dengannya hidup bersama. Kau terpuruk dan putus asa.. &lt;br /&gt; Hidup seolah tak lagi berwarna, bahkan tak jarang sampai tak sudi lagi hidup di dunia. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Lalu ketika cinta terhalang perbedaan agama, hukum Allah berani dilanggarnya. Padahal Allah jelas tak mengizinkan, seorang muslim/muslimah menikah dengan orang kafir sebelum mereka beriman meskipun mereka menarik hatimu atau ketika sang kekasih mengjaknya pindah agama.. atas nama cinta murtad pun berani dipilihnya.. Naudzubillah...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Semua orang berhak mencintai dan dicintai.. Tapi bukan cinta yang tak diridhai.&lt;br /&gt; Cinta selain Karena-Nya hanya akan membawa kita pada penyesalan.. Penyesalan abadi. Kebahagiaan yang harus dipilih seorang muslim haruslah kebhagiaan yang abadi.. Kebahagiaan yang hakiki.. Kebahagiaan yang ada disisi-Nya. Di Jannah-Nya.&lt;br /&gt; Maka.. Mari saling mengingatkan dalam menetapi kesabaran..&lt;br /&gt; “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?. Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS al-‘Ankabuut [29]: 2-3)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Segala sesuatu yang hendak menjauhkan kita dari-Nya hanyalah ujian..&lt;br /&gt; Segala sesuatu yang hendak memaksa kita melanggar aturann-Nya hanyalah ujian..&lt;br /&gt; Segala sesuatu yang hendak membuat kita mendustai Janji-Nya hanyalah ujian..&lt;br /&gt; Mari mendekatkan diri pada-Nya, mari mencintai-Nya dengan sebenar-benar mencinta.. Maka kau akan tahu, sesuatu yang membuatmu hilang kenikmatan menyembah pada-Nya akan segera engkau tinggalkan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Izinkan Kami menikah tanpa Pacaran, Dengan penuh Kesabaran.. Dengan Penuh Perjuangan, Kemenangan itu ada jadwalnya, dan semua akan menjadi indah pada waktunya dengan Ridha-Mu.. &lt;br /&gt; Aamiin.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Created by : Ameera 'Afya' Nurjannah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-7620806561885732539?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/7620806561885732539/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/12/when-u-fall-in-love-beware-of-syaithan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/7620806561885732539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/7620806561885732539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/12/when-u-fall-in-love-beware-of-syaithan.html' title='♥ When U Fall in Love, Beware of Syaithan ♥'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-7277750290942507788</id><published>2011-12-27T12:06:00.000+07:00</published><updated>2012-03-07T11:27:44.566+07:00</updated><title type='text'>✿ ܓ Jangan Buat Allah Cemburu ✿ܓ</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="fbPhotoCaptionText"&gt;--Jangan Kau Buat Allah Cemburu!--&lt;br /&gt; Asma’ binti Abu Bakar radhiyallahu’anhuma meriwayatkan, suatu saat dia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak ada seorang pun yang lebih pencemburu daripada Allah ‘azza wa jalla.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Abu Hurairah radhiyallahu’anhu meriwayatkan, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seorang mukmin itu merasa cemburu, sedangkan Allah lebih besar rasa cemburunya -daripada dirinya-.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; --Kapan Allah cemburu?--&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fbPhotoCaptionText"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fbPhotoCaptionText"&gt; Abu Hurairah radhiyallahu’anhu meriwayatkan, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah merasa cemburu. Dan seorang mukmin pun merasa cemburu. Adapun kecemburuan Allah itu akan bangkit tatkala seorang mukmin melakukan sesuatu yang Allah haramkan atasnya.” (HR. Bukhari dan Muslim&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Tentu kita akan bertanya-tanya, &lt;br /&gt; “kenapa Allah CEMBURU, Nisa?”&lt;br /&gt; “baru tau aku kalo Allah juga Maha Cemburu. Masa sih Nisa”&lt;br /&gt; “gak ngerti, Nisa…contohnya gmn…?”&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="fbPhotoCaptionText"&gt; Misalnya : kita punya pacar yang tentunya belum HALAL, awaaassss….Allah CEMBURU lohhh&lt;br /&gt; kenapa??? &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Energi kita habis, waktu kita terbuang sia-sia hanya untuk melakukan pengorbanan yg sia-sia…&lt;br /&gt; sampe-sampe kita melupakan Allah!!!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Padahal Allah yang memberi kita cantik/tampan, pintar, kulit bersih, harta melimpah kenapa kita malah mengingkari semua nikmat dari-Nya…kita d’beri nikmat sehat, nikmat tubuh sempurna, nikmat masih BERNAFAS….knp buang-buang waktu hnya untuk melakukan hal sia-sia…?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Bukankah pada akhirnya nanti hanya ada dua pilihan yaitu surga dan neraka…mana yg akan kalian pilih…? Tentunya kita semua mnginginkan surga, ya kan? Tapi knp kita masih bermaksiat pada Allah? Melanggar semua aturan-Nya…adakah yang tahu kalian kapan hidup kalian akan berakhir? Kapan malaikat pncabut nyawa itu datang? Ketahuilah kawan…sesungguhnya kita semua d’bayang-bayangi kematian…sudah bnyak kah bekal yang kita miliki? Bukan bnyaknya pacar yang kita miliki selama d’dunia..! bekal yang membawa kita menjadi pnghuni surga…&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Mungkin masih ada yang mnjawab &lt;br /&gt; “kami pacaran tapi kami gg pernah ketinggalan solat, Nisa”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; hmm…&lt;br /&gt; “Katakanlah : sesungguhnya sembahyangku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah).” (QS Al-An’am : 162-163)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Bukankah itu bacaan ketika kita sedang sholat…?&lt;br /&gt; manakah aplikasi dari bacaan solat tersebut…?&lt;br /&gt; Sehabis solat saling bergandengan tangan lagi? Kalo naik motor berdua, tanganx gg lupa melingkar d’pinggang si lelaki…? Saling berpandangan? Berduaan tanpa batas?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Kenapa harus saling mencintai tanpa ada Ridho-Nya…Tahukah kalian? Allah SANGAT MENYAYANGI KITA…!&lt;br /&gt; Umar bin al-Khaththab radhiyallahu’anhu meriwayatkan bahwa suatu ketika didatangkan di hadapan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam serombongan tawanan perang. Ternyata ada seorang perempuan yang ikut dalam rombongan itu. Dia sedang mencari-cari sesuatu -yaitu anaknya, pent-. Setiap kali dia menjumpai bayi di antara rombongan tawanan itu maka dia pun langsung mengambil dan memeluknya ke perutnya dan menyusuinya. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berkata kepada kami, “Apakah menurut kalian perempuan ini akan tega melemparkan anaknya ke dalam kobaran api?”. Maka kamipun menjawab, “Tentu saja dia tidak akan mau melakukannya, demi Allah. Walaupun dia sanggup, pasti dia tidak mau melemparkan anaknya -ke dalamnya-.” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun mengatakan, “Sungguh, Allah jauh lebih menyayangi hamba-hamba-Nya dibandingkan -kasih sayang- perempuan ini kepada anaknya.” (HR. Bukhari dan Muslim))&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; --Jangan sepelekan maksiat--&lt;br /&gt; Anas bin Malik radhiyallahu’anhu mengatakan, “Sesungguhnya kalian akan melakukan perbuatan-perbuatan yang dalam pandangan mata kalian hal itu lebih ringan daripada helaian rambut. Sementara kami dulu di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menganggapnya termasuk perkara-perkara yang membinasakan.” (HR. Bukhari)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; --Bertaubatlah, sekarang juga!--&lt;br /&gt; Abu Musa al-Asy’ari radhiyallahu’anhu menuturkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah ‘azza wa jalla membentangkan tangan-Nya di waktu malam agar orang yang berbuat dosa di siang hari segera bertaubat. Dan Allah bentangkan tangan-Nya di waktu siang agar orang yang berbuat dosa di waktu malam hari segera bertaubat. Sampai matahari terbit dari tempat tenggelamnya.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Abu Hurairah radhiyallahu’anhu meriwayatkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dunia adalah penjara bagi seorang mukmin dan surga bagi orang kafir.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Anas bin Malik radhiyallahu’anhu meriwayatkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Surga diliputi oleh perkara-perkara yang terasa tidak menyenangkan, sedangkan neraka diliputi oleh perkara-perkara yang terasa menyenangkan hawa nafsu.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Lakukanlah 3M&lt;br /&gt; 1. Mulai dari hal yang kecil&lt;br /&gt; 2. Mulai dari diri sendiri dulu&lt;br /&gt; 3. Mulai dari SEKARANG…!!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Ayoo mulai dari diri sendiri dulu ^^, &lt;br /&gt; Senyum (✿◠‿◠)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-7277750290942507788?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/7277750290942507788/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/12/janagan-buat-allah-cemburu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/7277750290942507788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/7277750290942507788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/12/janagan-buat-allah-cemburu.html' title='✿ ܓ Jangan Buat Allah Cemburu ✿ܓ'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-4227909964641092604</id><published>2011-12-27T12:01:00.000+07:00</published><updated>2011-12-27T12:10:48.582+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>✿ ܓDalam Kesendirian ✿ܓ</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div id="headerArea"&gt;&lt;div data-referrer="album_header_pagelet" id="album_header_pagelet"&gt;&lt;div class="fbxPhotoSetPageHeader"&gt;&lt;div class="uiHeader uiHeaderPage photoSetHeader"&gt;&lt;div class="clearfix uiHeaderTop"&gt;&lt;div class="uiHeaderActions rfloat"&gt;&lt;span class="async_throbber_left"&gt;&lt;span class="stat_elem fbxPhotoSetViewSwitcherThrobber"&gt;&lt;a class="uiTooltip fbxPhotoSetViewSwitcher uiButton uiButtonLarge uiButtonDepressed uiButtonNoText" href="http://www.facebook.com/media/set/?set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=1" id="fbxPhotoSetViewSwitcherGrid" role="button"&gt;&lt;span class="uiButtonText"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="uiTooltip fbxPhotoSetViewSwitcher uiButton uiButtonLarge uiButtonNoText" href="http://www.facebook.com/media/set/comments/?set=a.224652664276876.54011.124803064261837" id="fbxPhotoSetViewSwitcherComment" role="button"&gt;&lt;span class="uiButtonText"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mls"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mls"&gt;&lt;a class="uiButton" href="http://www.facebook.com/ajax/photos/sets/tags_fetch.php?set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;fbid=224653667610109" id="openBulkTaggerLink" rel="async" role="button"&gt;&lt;span class="uiButtonText"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;h2 class="uiHeaderTitle"&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div data-referrer="album_photos_pagelet" id="album_photos_pagelet"&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="uiGrid fbPhotosGrid" id="ug410z_3"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="vTop hLeft pbm prm"&gt;&lt;div class="dragWrapper"&gt;&lt;a class="uiMediaThumb uiScrollableThumb uiMediaThumbHuge" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=224653667610109&amp;amp;set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=3" id="pic_224653667610109" name="224653667610109" rel="theater" title="Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-MuDalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendekapku..Dalam Kesendirian aku belajar..Ternyata teman sejati adalah sepi...Ku hitung berapa teman yang ku punya..Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..Yang menyeramkan menjadi menentramkan..Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..Ada cinta halal dari Ayah dan Bunda..Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..Tunggulah hingga tibanya akad suci..Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^Created by Ameera Afya Nurjannah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="vTop hLeft pbm prm"&gt;&lt;div class="dragWrapper"&gt;&lt;a class="uiMediaThumb uiScrollableThumb uiMediaThumbHuge" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=224653670943442&amp;amp;set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=3" id="pic_224653670943442" name="224653670943442" rel="theater" title="Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-MuDalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendekapku..Dalam Kesendirian aku belajar..Ternyata teman sejati adalah sepi...Ku hitung berapa teman yang ku punya..Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..Yang menyeramkan menjadi menentramkan..Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..Ada cinta halal dari Ayah dan Bunda..Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..Tunggulah hingga tibanya akad suci..Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^Created by Ameera Afya Nurjannah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="vTop hLeft pbm prm"&gt;&lt;div class="dragWrapper"&gt;&lt;a class="uiMediaThumb uiScrollableThumb uiMediaThumbHuge" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=224653674276775&amp;amp;set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=3" id="pic_224653674276775" name="224653674276775" rel="theater" title="Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-MuDalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendekapku..Dalam Kesendirian aku belajar..Ternyata teman sejati adalah sepi...Ku hitung berapa teman yang ku punya..Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..Yang menyeramkan menjadi menentramkan..Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..Ada cinta halal dari Ayah dan Bunda..Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..Tunggulah hingga tibanya akad suci..Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^Created by Ameera Afya Nurjannah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="vTop hLeft pbm lastChild"&gt;&lt;div class="dragWrapper"&gt;&lt;a class="uiMediaThumb uiScrollableThumb uiMediaThumbHuge" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=224653677610108&amp;amp;set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=3" id="pic_224653677610108" name="224653677610108" rel="theater" title="Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-MuDalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendekapku..Dalam Kesendirian aku belajar..Ternyata teman sejati adalah sepi...Ku hitung berapa teman yang ku punya..Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..Yang menyeramkan menjadi menentramkan..Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..Ada cinta halal dari Ayah dan Bunda..Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..Tunggulah hingga tibanya akad suci..Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^Created by Ameera Afya Nurjannah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="vTop hLeft pbm prm"&gt;&lt;div class="dragWrapper"&gt;&lt;a class="uiMediaThumb uiScrollableThumb uiMediaThumbHuge" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=224653680943441&amp;amp;set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=3" id="pic_224653680943441" name="224653680943441" rel="theater" title="Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-MuDalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendekapku..Dalam Kesendirian aku belajar..Ternyata teman sejati adalah sepi...Ku hitung berapa teman yang ku punya..Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..Yang menyeramkan menjadi menentramkan..Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..Ada cinta halal dari Ayah dan Bunda..Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..Tunggulah hingga tibanya akad suci..Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^Created by Ameera Afya Nurjannah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="vTop hLeft pbm prm"&gt;&lt;div class="dragWrapper"&gt;&lt;a class="uiMediaThumb uiScrollableThumb uiMediaThumbHuge" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=224655860943223&amp;amp;set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=3" id="pic_224655860943223" name="224655860943223" rel="theater" title="Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-MuDalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendekapku..Dalam Kesendirian aku belajar..Ternyata teman sejati adalah sepi...Ku hitung berapa teman yang ku punya..Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..Yang menyeramkan menjadi menentramkan..Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..Ada cinta halal dari Ayah dan Bunda..Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..Tunggulah hingga tibanya akad suci..Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^Created by Ameera Afya Nurjannah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="vTop hLeft pbm prm"&gt;&lt;div class="dragWrapper"&gt;&lt;a class="uiMediaThumb uiScrollableThumb uiMediaThumbHuge" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=224655864276556&amp;amp;set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=3" id="pic_224655864276556" name="224655864276556" rel="theater" title="Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-MuDalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendekapku..Dalam Kesendirian aku belajar..Ternyata teman sejati adalah sepi...Ku hitung berapa teman yang ku punya..Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..Yang menyeramkan menjadi menentramkan..Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..Ada cinta halal dari Ayah dan Bunda..Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..Tunggulah hingga tibanya akad suci..Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^Created by Ameera Afya Nurjannah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="vTop hLeft pbm lastChild"&gt;&lt;div class="dragWrapper"&gt;&lt;a class="uiMediaThumb uiScrollableThumb uiMediaThumbHuge" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=224655867609889&amp;amp;set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=3" id="pic_224655867609889" name="224655867609889" rel="theater" title="Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-MuDalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendekapku..Dalam Kesendirian aku belajar..Ternyata teman sejati adalah sepi...Ku hitung berapa teman yang ku punya..Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..Yang menyeramkan menjadi menentramkan..Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..Ada cinta halal dari Ayah dan Bunda..Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..Tunggulah hingga tibanya akad suci..Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^Created by Ameera Afya Nurjannah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="vTop hLeft pbm prm"&gt;&lt;div class="dragWrapper"&gt;&lt;a class="uiMediaThumb uiScrollableThumb uiMediaThumbHuge" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=224655870943222&amp;amp;set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=3" id="pic_224655870943222" name="224655870943222" rel="theater" title="Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-MuDalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendekapku..Dalam Kesendirian aku belajar..Ternyata teman sejati adalah sepi...Ku hitung berapa teman yang ku punya..Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..Yang menyeramkan menjadi menentramkan..Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..Ada cinta halal dari Ayah dan Bunda..Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..Tunggulah hingga tibanya akad suci..Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^Created by Ameera Afya Nurjannah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="vTop hLeft pbm prm"&gt;&lt;div class="dragWrapper"&gt;&lt;a class="uiMediaThumb uiScrollableThumb uiMediaThumbHuge" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=224655874276555&amp;amp;set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=3" id="pic_224655874276555" name="224655874276555" rel="theater" title="Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-MuDalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendekapku..Dalam Kesendirian aku belajar..Ternyata teman sejati adalah sepi...Ku hitung berapa teman yang ku punya..Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..Yang menyeramkan menjadi menentramkan..Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..Ada cinta halal dari Ayah dan Bunda..Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..Tunggulah hingga tibanya akad suci..Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^Created by Ameera Afya Nurjannah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="vTop hLeft pbm prm"&gt;&lt;div class="dragWrapper"&gt;&lt;a class="uiMediaThumb uiScrollableThumb uiMediaThumbHuge" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=224657180943091&amp;amp;set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=3" id="pic_224657180943091" name="224657180943091" rel="theater" title="Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-MuDalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendekapku..Dalam Kesendirian aku belajar..Ternyata teman sejati adalah sepi...Ku hitung berapa teman yang ku punya..Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..Yang menyeramkan menjadi menentramkan..Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..Ada cinta halal dari Ayah dan Bunda..Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..Tunggulah hingga tibanya akad suci..Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^Created by Ameera Afya Nurjannah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="vTop hLeft pbm lastChild"&gt;&lt;div class="dragWrapper"&gt;&lt;a class="uiMediaThumb uiScrollableThumb uiMediaThumbHuge" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=224657184276424&amp;amp;set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=3" id="pic_224657184276424" name="224657184276424" rel="theater" title="Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-MuDalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendekapku..Dalam Kesendirian aku belajar..Ternyata teman sejati adalah sepi...Ku hitung berapa teman yang ku punya..Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..Yang menyeramkan menjadi menentramkan..Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..Ada cinta halal dari Ayah dan Bunda..Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..Tunggulah hingga tibanya akad suci..Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^Created by Ameera Afya Nurjannah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="vTop hLeft pbm prm"&gt;&lt;div class="dragWrapper"&gt;&lt;a class="uiMediaThumb uiScrollableThumb uiMediaThumbHuge" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=224657090943090&amp;amp;set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=3" id="pic_224657190943090" name="224657190943090" rel="theater" title="Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-MuDalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendekapku..Dalam Kesendirian aku belajar..Ternyata teman sejati adalah sepi...Ku hitung berapa teman yang ku punya..Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..Yang menyeramkan menjadi menentramkan..Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..Ada cinta halal dari Ayah dan Bunda..Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..Tunggulah hingga tibanya akad suci..Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^Created by Ameera Afya Nurjannah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="vTop hLeft pbm prm"&gt;&lt;div class="dragWrapper"&gt;&lt;a class="uiMediaThumb uiScrollableThumb uiMediaThumbHuge" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=224657194276423&amp;amp;set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=3" id="pic_224657194276423" name="224657194276423" rel="theater" title="Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-MuDalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendekapku..Dalam Kesendirian aku belajar..Ternyata teman sejati adalah sepi...Ku hitung berapa teman yang ku punya..Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..Yang menyeramkan menjadi menentramkan..Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..Ada cinta halal dari Ayah dan Bunda..Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..Tunggulah hingga tibanya akad suci..Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^Created by Ameera Afya Nurjannah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="vTop hLeft pbm prm"&gt;&lt;div class="dragWrapper"&gt;&lt;a class="uiMediaThumb uiScrollableThumb uiMediaThumbHuge" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=224657197609756&amp;amp;set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=3" id="pic_224657197609756" name="224657197609756" rel="theater" title="Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-MuDalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendekapku..Dalam Kesendirian aku belajar..Ternyata teman sejati adalah sepi...Ku hitung berapa teman yang ku punya..Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..Yang menyeramkan menjadi menentramkan..Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..Ada cinta halal dari Ayah dan Bunda..Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..Tunggulah hingga tibanya akad suci..Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^Created by Ameera Afya Nurjannah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="vTop hLeft pbm lastChild"&gt;&lt;div class="dragWrapper"&gt;&lt;a class="uiMediaThumb uiScrollableThumb uiMediaThumbHuge" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=224661380942671&amp;amp;set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=3" id="pic_224661380942671" name="224661380942671" rel="theater" title="Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-MuDalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendekapku..Dalam Kesendirian aku belajar..Ternyata teman sejati adalah sepi...Ku hitung berapa teman yang ku punya..Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..Yang menyeramkan menjadi menentramkan..Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..Ada cinta halal dari Ayah dan Bunda..Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..Tunggulah hingga tibanya akad suci..Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^Created by Ameera Afya Nurjannah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="vTop hLeft pbm prm"&gt;&lt;div class="dragWrapper"&gt;&lt;a class="uiMediaThumb uiScrollableThumb uiMediaThumbHuge" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=224661384276004&amp;amp;set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=3" id="pic_224661384276004" name="224661384276004" rel="theater" title="Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-MuDalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendekapku..Dalam Kesendirian aku belajar..Ternyata teman sejati adalah sepi...Ku hitung berapa teman yang ku punya..Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..Yang menyeramkan menjadi menentramkan..Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..Ada cinta halal dari Ayah dan Bunda..Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..Tunggulah hingga tibanya akad suci..Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^Created by Ameera Afya Nurjannah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="vTop hLeft pbm prm"&gt;&lt;div class="dragWrapper"&gt;&lt;a class="uiMediaThumb uiScrollableThumb uiMediaThumbHuge" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=224661387609337&amp;amp;set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=3" id="pic_224661387609337" name="224661387609337" rel="theater" title="Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-MuDalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendekapku..Dalam Kesendirian aku belajar..Ternyata teman sejati adalah sepi...Ku hitung berapa teman yang ku punya..Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..Yang menyeramkan menjadi menentramkan..Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..Ada cinta halal dari Ayah dan Bunda..Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..Tunggulah hingga tibanya akad suci..Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^Created by Ameera Afya Nurjannah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="vTop hLeft pbm prm"&gt;&lt;div class="dragWrapper"&gt;&lt;a class="uiMediaThumb uiScrollableThumb uiMediaThumbHuge" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=224661394276003&amp;amp;set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=3" id="pic_224661394276003" name="224661394276003" rel="theater" title="Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-MuDalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendekapku..Dalam Kesendirian aku belajar..Ternyata teman sejati adalah sepi...Ku hitung berapa teman yang ku punya..Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..Yang menyeramkan menjadi menentramkan..Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..Ada cinta halal dari Ayah dan Bunda..Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..Tunggulah hingga tibanya akad suci..Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^Created by Ameera Afya Nurjannah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="vTop hLeft pbm lastChild"&gt;&lt;div class="dragWrapper"&gt;&lt;a class="uiMediaThumb uiScrollableThumb uiMediaThumbHuge" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=224661397609336&amp;amp;set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=3" id="pic_224661397609336" name="224661397609336" rel="theater" title="Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-MuDalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendekapku..Dalam Kesendirian aku belajar..Ternyata teman sejati adalah sepi...Ku hitung berapa teman yang ku punya..Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..Yang menyeramkan menjadi menentramkan..Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..@da cinta halal dari Ayah dan Bunda..Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..Tunggulah hingga tibanya akad suci..Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^Created by Ameera Afya Nurjannah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="vTop hLeft pbm prm" id="ug410z_4"&gt;&lt;div class="dragWrapper"&gt;&lt;a class="uiMediaThumb uiScrollableThumb uiMediaThumbHuge" data-src="http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/390426_224664560942353_124803064261837_519168_248779758_a.jpg" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=224664560942353&amp;amp;set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=3" id="pic_224664560942353" name="224664560942353" rel="theater" title="Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-MuDalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendekapku..Dalam Kesendirian aku belajar..Ternyata teman sejati adalah sepi...Ku hitung berapa teman yang ku punya..Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..Yang menyeramkan menjadi menentramkan..Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..Ada cinta halal dari Ayah dan Bunda..Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..Tunggulah hingga tibanya akad suci..Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^Created by Ameera Afya Nurjannah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="vTop hLeft pbm prm"&gt;&lt;div class="dragWrapper"&gt;&lt;a class="uiMediaThumb uiScrollableThumb uiMediaThumbHuge" data-src="http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/390426_224664564275686_124803064261837_519169_1893074035_a.jpg" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=224664564275686&amp;amp;set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=3" id="pic_224664564275686" name="224664564275686" rel="theater" title="Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-MuDalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendejapku..Dalam Kesendirian aku belajar..Ternyata teman sejati adalah sepi...Ku hitung berapa teman yang ku punya..Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..Yang menyeramkan menjadi menentramkan..Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..Ada cinta halal dari Ayah dan Bunda..Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..Tunggulah hingga tibanya akad suci..Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^Created by Ameera Afya Nurjannah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="vTop hLeft pbm prm"&gt;&lt;div class="dragWrapper"&gt;&lt;a class="uiMediaThumb uiScrollableThumb uiMediaThumbHuge" data-src="http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/390426_224664567609019_124803064261837_519170_85416679_a.jpg" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=224664567609019&amp;amp;set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=3" id="pic_224664567609019" name="224664567609019" rel="theater" title="Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-MuDalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendekapku..Dalam Kesendirian aku belajar..Ternyata teman sejati adalah sepi...Ku hitung berapa teman yang ku punya..Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..Yang menyeramkan menjadi menentramkan..Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..Ada cinta halal dari Ayah dan Bunda..Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..Tunggulah hingga tibanya akad suci..Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^Created by Ameera Afya Nurjannah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="vTop hLeft pbm lastChild"&gt;&lt;div class="dragWrapper"&gt;&lt;a class="uiMediaThumb uiScrollableThumb uiMediaThumbHuge" data-src="http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/390426_224664570942352_124803064261837_519171_1223060496_a.jpg" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=224664570942352&amp;amp;set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=3" id="pic_224664570942352" name="224664570942352" rel="theater" title="Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-MuDalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendekapku..Dalam Kesendirian aku belajar..Ternyata teman sejati adalah sepi...Ku hitung berapa teman yang ku punya..Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..Yang menyeramkan menjadi menentramkan..Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..Ada cinta halal dari Ayah dan Bunda..Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..Tunggulah hingga tibanya akad suci..Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^Created by Ameera Afya Nurjannah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="vTop hLeft prm" id="ug410z_5"&gt;&lt;div class="dragWrapper"&gt;&lt;a class="uiMediaThumb uiScrollableThumb uiMediaThumbHuge" data-src="http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/390426_224664580942351_124803064261837_519172_95279800_a.jpg" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=224664580942351&amp;amp;set=a.224652664276876.54011.124803064261837&amp;amp;type=3" id="pic_224664580942351" name="224664580942351" rel="theater" title="Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-MuDalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendekapku..Dalam Kesendirian aku belajar..Ternyata teman sejati adalah sepi...Ku hitung berapa teman yang ku punya..Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..Yang menyeramkan menjadi menentramkan..Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..Ada cinta halal dari Ayah dan Bunda..Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..Tunggulah hingga tibanya akad suci..Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^Created by Ameera Afya Nurjannah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="clearfix mtm fbPhotoInlineCaptionEditor"&gt;&lt;div class="fbPhotoCaption"&gt;&lt;span class="fbPhotoCaptionText"&gt;Dalam Kesendirian aku menemukan-Mu Tuhan..&lt;br /&gt; Dalam Kesendirian aku merasa sangat dekat dengan-Mu&lt;br /&gt; Dalam Kesendirian rinduku selalu tertuju pada-Mu..&lt;br /&gt; Dalam Kesendirian Keberadaan-Mu terasa sangat dekat mendekapku..&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Dalam Kesendirian aku belajar..&lt;br /&gt; Ternyata teman sejati adalah sepi...&lt;br /&gt; Ku hitung berapa teman yang ku punya..&lt;br /&gt; Ternyata tak banyak jumlahnya, ada sekian yang lari mengkhianati..&lt;br /&gt; Ada sekian yang sibuk dengan dunianya sendiri...&lt;br /&gt; Dan kembali ku sadar.. teman sejati adalah sepi..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fbPhotoCaptionText"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fbPhotoCaptionText"&gt; &lt;br /&gt; Banyak yang merasa.. Kesendirian teramat menyeramkan..&lt;br /&gt; Ya.. Kesendirian Memang terkadang menyeramkan, namun tidak jika bersama-Mu..&lt;br /&gt; Yang menyeramkan menjadi menentramkan..&lt;br /&gt; Mereka belum pernah mencoba,, seperti apa indah hidup bersama Cinta-Mu..&lt;br /&gt; Mereka sibuk dengan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri..&lt;br /&gt; Tak harus dengan Asmara hidup akan berwarna..&lt;br /&gt; Ada cinta halal dari Ayah dan Bunda..&lt;br /&gt; Ada kasih suci dari saudara dan sahabat sejati..&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Jika kau butuh cinta dari kekasih hati..&lt;br /&gt; Tunggulah hingga tibanya akad suci..&lt;br /&gt; Agar cinta kita di ridhai.. dan menjadi jalan kita meraih Surga , Bertemu wajah Ilahi... Aamiin ^_^&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Created by Ameera Afya Nurjannah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-4227909964641092604?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/4227909964641092604/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/12/dalam-kesendirian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/4227909964641092604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/4227909964641092604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/12/dalam-kesendirian.html' title='✿ ܓDalam Kesendirian ✿ܓ'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-6086058683067499231</id><published>2011-12-27T11:55:00.001+07:00</published><updated>2011-12-27T12:07:28.340+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><title type='text'>♥ Wahai Orang yang Sedang Jatuh Cinta ♥</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;h6 class="uiStreamMessage" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:1}" id="ufx83v_7"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="messageBody" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:3}"&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;Wahai orang yg sedang jatuh cinta,&lt;br /&gt; jangan kau cintai ia karena wajah dan parasnya, karena tak selamanya ia sempurna di matamu, entah suatu saat akan ada masanya wajah itu tumbuh jerawat atau bahkan membusuk yg membuat engkau jijik.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Wahai orang yg sedang jatuh sayang,&lt;br /&gt; jangan kau sayangi ia karena harta dan tahtanya, karena itu hanya penghias dunia saja, entah suatu saat akan ada masanya harta dan &lt;span class="text_exposed_show"&gt;tahta itu akan ludes dilalap api atau dihilangkan Allah, yang membuat hidupmu akan sengsara, melarat dan menderita.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h6&gt;&lt;h6 class="uiStreamMessage" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:1}" id="ufx83v_7"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="messageBody" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:3}"&gt;&lt;span class="translationEligibleUserMessage"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt; Wahai orang yg lagi jatuh suka,&lt;br /&gt; jangan kau sukai ia karena hanya berbalas budi atas kebaikan2 yg ia berikan kepadamu, karena entah suatu saat engkau akan lihat ia melakukan keburukan kpd mu, yg akan membuat engkau membenci setengah mati.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Wahai orang yg jatuh hati, cintailah, sayangilah, dan sukailah ia seadanya, sesuai yg ada pada dirinya, jangan kau agung-agungkan kelebihannya karena engkau akan kecewa ternyata banyak sekali kekurangannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Jangan engkau sebut-sebut kekurangannya karena itu akan membuatnya sakit, pahamilah kekurangannya dan tutupilah kekurangan itu dengan kebijaksanaanmu&lt;br /&gt; (Indahnya Menikah Full Barokah)&lt;br /&gt; Senyum (✿◠‿◠)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h6&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-6086058683067499231?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/6086058683067499231/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/12/wahai-orang-yg-sedang-jatuh-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/6086058683067499231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/6086058683067499231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/12/wahai-orang-yg-sedang-jatuh-cinta.html' title='♥ Wahai Orang yang Sedang Jatuh Cinta ♥'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-2296413958593539453</id><published>2011-05-26T16:41:00.000+07:00</published><updated>2011-05-26T16:41:14.304+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ketika cinta berwirid'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>♥ Ketika Cinta Berwirid ♥</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;Semoga Cerita  Ini Bermanfaat bagi Aku Kamu dan Kita..^_^&lt;br /&gt;Dan Semoga  Cintanya kita kepada Makhluk-Nya Tidak Melupakan kita dalam Berwirid  (Mengingat Allah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kulitnya  hitam. Wajahnya jelek. Usianya tua.&lt;br /&gt;Waktu pertama kali masuk ke  rumah wanita itu, hampir saja ia percaya kalau ia berada di rumah hantu.  Lelaki kaya dan tampan itu sejenak ragu kembali. Sanggupkah ia  menjalani keputusannya? Tapi ia segera kembali pada tekadnya. Ia sudah  memutuskan untuk menikahi dan mencintai perempuan itu. Apapun resikonya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Suatu saat perempuan itu berkata padanya, "Ini emas-emasku yang sudah  lama kutabung, pakailah ini untuk mencari wanita idamanmu, aku hanya  membutuhkan status bahwa aku pernah menikah dan menjadi seorang istri."  Tapi lelaki itu malah menjawab, "Aku sudah memutuskan untuk mencintaimu.&lt;br /&gt;Aku  takkan menikah lagi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang terheran-heran. Keluarga itu  tetap utuh sepanjang hidup mereka. Bahkan mereka dikaruniai anak-anak  dengan kecantikan dan ketampanan yang luar biasa. Bertahun-tahun  kemudian orang-orang menanyakan rahasia ini padanya. Lelaki itu menjawab  enteng, "Aku memutuskan untuk encintainya. Aku berusaha melakukan yang  terbaik. Tapi perempuan itu melakukan semua kebaikan yang bisa ia  lakukan untukku. Sampai aku bahkan tak pernah merasakan kulit hitam dan  wajah jeleknya dalam kesadaranku. Yang kurasakan adalah kenyamanan jiwa  yang melupakan aku pada fisik."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah cinta ketika ia terurai  jadi perbuatan. Ukuran integritas cinta adalah ketika ia bersemi dalam  hati... terkembang dalam kata... terurai dalam perbuatan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau  hanya berhenti dalam hati, itu cinta yang lemah dan tidak berdaya.&lt;br /&gt;Kalau  hanya berhenti dalam kata, itu cinta yang disertai dengan kepalsuan&lt;br /&gt;dan  tidak nyata...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau cinta sudah terurai jadi perbuatan, cinta  itu sempurna seperti pohon;&lt;br /&gt;akarnya terhunjam dalam hati, batangnya  tegak dalam kata, buahnya menjumbai dalam perbuatan.&lt;br /&gt;Persis seperti  iman, terpatri dalam hati, terucap dalam lisan, dan dibuktikan oleh  perbuatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin dalam kita merenungi makna cinta, semakin kita  temukan fakta besar ini, bahwa cinta hanya kuat ketika ia datang dari  pribadi yang kuat, bahwa&lt;br /&gt;integritas cinta hanya mungkin lahir dari  pribadi yang juga punya integritas. Karena cinta adalah keinginan baik  kepada orang yang kita cintai yang harus menampak setiap saat sepanjang  kebersamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahasia dari sebuah hubungan yang sukses bertahan  dalam waktu lama adalah pembuktian cinta terus menerus. Yang dilakukan  para pecinta sejati disini&lt;br /&gt;adalah memberi tanpa henti. Hubungan  bertahan lama bukan karena perasaan cinta yang bersemi di dalam hati,  tapi karena kebaikan tiada henti yang&lt;br /&gt;dilahirkan oleh perasaan cinta  itu. Seperti lelaki itu, yang terus membahagiakan istrinya, begitu ia  memutuskan untuk mencintainya. Dan istrinya, yang terus menerus  melahirkan kebajikan dari cinta tanpa henti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta yang tidak  terurai jadi perbuatan adalah jawaban atas angka-angka&lt;br /&gt;perceraian  yang semakin menganga lebar dalam masyarakat kita.**&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;********************************************************&lt;br /&gt;Judul  Asli : Ketika Cinta Terurai Menjadi Perbuatan&lt;br /&gt;Source : dudung.net       &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-2296413958593539453?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/2296413958593539453/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/05/ketika-cinta-berwirid.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/2296413958593539453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/2296413958593539453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/05/ketika-cinta-berwirid.html' title='♥ Ketika Cinta Berwirid ♥'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-2234747675762078696</id><published>2011-05-26T16:34:00.000+07:00</published><updated>2011-05-26T16:34:55.239+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='adakah pacaran dalam islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pacaran islami'/><title type='text'>♥ Pacaran Islami, ADAKAH ???  ♥</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-wNGM9wAuKDc/Td4eJX9hGHI/AAAAAAAAAJw/XFd6nsW3z-A/s1600/248332_105601059530200_100002409194166_55289_164225_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-wNGM9wAuKDc/Td4eJX9hGHI/AAAAAAAAAJw/XFd6nsW3z-A/s320/248332_105601059530200_100002409194166_55289_164225_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pacaran, setiap kali kita mendengarnya akan terlintas dibenak kita   sepasang anak manusia yang tengah dimabairahuk cinta dan dilanda asmara,   saling mengungkapkan rasa sayang serta rindu. Lalu kenapa harus  dipermasalahkan? Bukankah "ada pacaran islami" tanpa harus melanggar  batasan-batasan syariat?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Dalam Islam memang tidak dikenal proses pacaran seperti apa yang  dipahami kebanyakan remaja islam sekarang. Proses pacaran seringkali  lebih banyak membawa mudharat daripada manfaat, bahkan seringkali  membawa kepada perbuatan yang dilarang dalam agama,. Melihat  kecenderungan aktifitas pasangan muda yang berpacaran, sesungguhnya  sangat sulit untuk mengatakan bahwa pacaran itu adalah media untuk  saling mencinta satu sama lain. Sebab sebuah cinta sejati tidak&lt;br /&gt;berbentuk  sebuah perkenalan singkat, misalnya dengan bertemu di suatu kesempatan  tertentu lalu saling bertelepon, tukar menukar SMS, chatting dan  diteruskan dengan janji bertemu langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua bentuk  aktifitas itu cenderung bukanlah sebuah aktifitas cinta, sebab yang  terjadi adalah kencan dan bersenang-senang. Sama sekali tidak ada ikatan  formal yang resmi dan diakui. Juga tidak ada ikatan tanggung-jawab  antara mereka. Bahkan tidak ada ketentuan tentang kesetiaan dan  seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal cinta itu memiliki, tanggung-jawab,  ikatan syah dan sebuah harga kesetiaan. Dalam format pacaran, semua  instrumen itu tidak terdapat, sehingga jelas sekali bahwa pacaran itu  sangat berbeda dengan cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;CINTA, FITRAH ANAK  MANUSIA &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia diciptakan oleh  Allah Subhaanahu wa Ta'ala&amp;nbsp; dengan membawa  fitrah (insting) untuk  mencintai lawan jenisnya. sebagaimana firman-Nya,  artinya,&lt;br /&gt;"Dijadikan  indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang  diingini,  yaitu Wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis  emas,  perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang.  Itulah  kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allahlah tempat kembali  yang  baik (surga)." (QS. Âli-'Imrân: 14).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Imam  Qurthubi, "Allah&amp;nbsp; memulai dengan wanita karena kebanyakan  manusia  menginginkannya, juga karena mereka merupakan jerat-jerat setan  yang  menjadi fitnah bagi kaum laki-laki, sebagaimana sabda Rasulullah   Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, "Tiadalah aku tinggalkan setelahku fitnah   yang lebih berbahaya bagi laki-laki daripada wanita." (HR. Bukhârî dan   Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, wanita adalah fitnah terbesar  dibanding yang lainnya.  (Lihat Tafsîr al Qurthubî 2/20). Rasulullah  Shallallahu 'Alaihi wa  Sallam pun, sebagai manusia, tak luput dari rasa  cinta terhadap wanita.  Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam  bersabda, "Disenangkan kepadaku  dari urusan dunia wewangian dan  wanita." (HR. Ahmad dan selainnya  dengan sanad hasan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena  cinta merupakan fitrah manusia, maka Allah&amp;nbsp; menjadikan wanita  sebagai  perhiasan dunia dan nikmat yang dijanjikan bagi orang-orang  beriman di  surga dengan bidadarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Rasulullah Shallallahu  'Alaihi wa Sallam bersabda, "Dunia ini adalah  perhiasan, dan  sebaik-baiknya perhiasan adalah wanita yang shalihah."  (HR. Muslim).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;  Allah Subhaanahu wa Ta'ala berfirman, artinya, "Di dalam surga-surga  itu  ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik." (QS.   Ar-Rahmân: 70).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Islam sebagai agama paripurna  para rasul, tidak membiarkan fitnah  itu mengembara tanpa batas, Islam  telah mengatur dengan tegas bagaimana  menyalurkan cinta, juga bagaimana  batas pergaulan antara dua insan  lawan jenis sebelum nikah, agar  semuanya tetap berada dalam koridor  etika dan norma yang sesuai dengan  syari'at.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PACARAN BUKANLAH PENJAJAKAN/PERKENALAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan  kalau pun pacaran itu dianggap sebagai sarana untuk saling melakukan  penjajagan, perkenalan atau mencari titik temu antara kedua calon suami  istri, bukanlah anggapan yang benar. Sebab penjajagan itu tidak adil dan  kurang memberikan gambaran sesungguhnya dari data yang diperlukan dalam  sebuah persiapan pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam format mencari  pasangan hidup, Islam telah memberikan panduan yang jelas tentang apa  saja yang perlu diperhitungkan. Misalnya sabda Rasulullah SAW tentang 4  kriteria yang terkenal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dari Abi Hurairah ra bahwa  Rasulullah SAW berdabda,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Wanita itu dinikahi karena 4  hal: [1] hartanya, [2] keturunannya, [3] kecantikannya dan [4] agamanya.  Maka perhatikanlah agamanya kamu akan selamat." (HR. Bukhari Kitabun  Nikah Bab Al-Akfa' fiddin nomor 4700, Muslim Kitabur-Radha' Bab  Istihbabu Nikah zatid-diin nomor 2661) &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain empat  kriteria itu, Islam membenarkan bila ketika seorang memilih pasangan  hidup untuk mengetahui hal-hal yang tersembunyi yang tidak mungkin  diceritakan langsung oleh yang bersangkutan. Maka dalam masalah ini,  peran orang tua atau pihak keluarga menjadi sangat penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah  proses yang dikenal dalam Islam sebaga ta'aruf. Jauh lebih bermanfaat  dan objektif ketimbang kencan berduaan. Sebab kecenderungan pasangan  yang sedang kencan adalah menampilkan sisi-sisi terbaiknya saja.  Terbukti dengan mereka mengenakan pakaian yang terbaik, bermake-up,  berparfum dan mencari tempat-tempat yang indah dalam&lt;br /&gt;kencan.  Padahal nantinya dalam berumah tangga tidak lagi demikian kondisinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri  tidak selalu dalam kondisi bermake-up, tidak setiap saat berbusana  terbaik dan juga lebih sering bertemua dengan suaminya dalam keadaan  tanpa parfum. Bahkan rumah yang mereka tempati itu bukanlah  tempat-tempat indah mereka dulu kunjungi sebelumnya. Setelah menikah  mereka akan menjalani hari-hari biasa yang kondisinya jauh dari&lt;br /&gt;suasana  romantis saat pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kesan indah saat pacaran itu  tidak akan ada terus menerus di dalam kehidupan sehari-hari mereka.  Dengan demikian, pacaran bukanlah sebuah penjajakan yang jujur,  sebaliknya sebuah penyesatan dan&lt;br /&gt;pengelabuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan  tidak heran kita dapati pasangan yang cukup lama berpacaran, namun  segera mengurus perceraian belum lama setelah pernikahan terjadi.  Padahal mereka pacaran bertahun-tahun dan membina rumah tangga dalam  hitungan hari. Pacaran bukanlah perkenalan melainkan ajang kencan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;ETIKA  PERGAULAN LAWAN JENIS DALAM ISLAM &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Menundukan  Pandangan terhadap Lawan Jenis&lt;br /&gt;Allah memerintahkan kaum laki-laki  untuk menundukan pandangannya,  sebagaimana firman-Nya, artinya,  "Katakanlah kepada laki-laki yang  beriman, "Hendaklah mereka menahan  pandangannya dan memelihara  kemaluannya." (QS. An-Nûr: 30).&lt;br /&gt;Sebagaimana  hal ini juga diperintahkan kepada wanita beriman, Allah  berfirman,  artinya, "Dan katakanlah kepada wanita yang beriman,  "Hendaklah mereka  menahan pandangannya dan memelihara kemaluan-nya."  (QS. An-Nûr: 31).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.  Menutup Aurat&lt;br /&gt;Allah Subhaanahu wa Ta'ala berfirman, "Dan  janganlah mereka menampakan  perhiasannya, kecuali yang biasa nampak  dari padanya. Dan hendaklah  mereka menutupkan kain kerudung ke  dadanya." (QS. An-Nûr: 31).&lt;br /&gt;Juga firman-Nya, artinya, "Hai Nabi,  katakanlah kepada istri-istrimu,  anak-anak perempuanmu dan istri-istri  orang mukmin, "Hendaklah mereka  mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh  mereka." Yang demikian itu supaya  mereka lebih mudah untuk dikenal,  karena itu mereka tidak diganggu. Dan  Allah adalah Maha Pengampun lagi  Maha Penyayang." (QS. Al-Ahzâb: 59).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Adanya Pembatas  Antara Laki-laki dengan Wanita&lt;br /&gt;Seseorang yang memiliki keperluan  terhadap lawan jenisnya, harus  menyampaikannya dari balik tabir  pembatas. Sebagaimana firman-Nya,  artinya, "Dan apabila kalian meminta  sesuatu kepada mereka (para wanita)  maka mintalah dari balik hijab."  (QS. Al-Ahzâb: 53).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tidak Berdua-duaan dengan Lawan  Jenis&lt;br /&gt;Dari Ibnu 'Abbâs Radhiyallahu ‘Anhu berkata, "Saya mendengar  Rasulullah  Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda, "Janganlah seorang  laki-laki  berdua-duaan dengan wanita kecuali wanita itu bersama  mahramnya." (HR.  Bukhârî 9/330, Muslim 1341).&lt;br /&gt;Rasulullah  Shallallahu 'Alaihi wa Sallam juga bersabda, "Janganlah salah  seorang  dari kalian berdua-duaan dengan seorang wanita, karena setan  akan  menjadi yang ketiganya." (HR. Ahmad dan At-Tirmidzî dengan sanad   shahih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tidak Mendayukan Ucapan&lt;br /&gt;Seorang wanita  dilarang mendayukan ucapan saat berbicara kepada selain  suami. Firman  Allah Subhaanahu wa Ta'ala, artinya, "Hai istri-istri  Nabi, kamu  sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu  bertakwa. Maka  janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga  berkeinginanlah orang  yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah  perkataan yang baik."  (QS. Al-Ahzâb: 32).&lt;br /&gt;Berkata Imam Ibnu Katsîr—rahimahullâh, "Ini  adalah beberapa etika yang  diperintahkan oleh Allah kepada para istri  Rasulullah Shallallahu  'Alaihi wa Sallam serta para wanita Mukminah  lainnya, yaitu hendaklah  dia kalau berbicara dengan orang lain tanpa  suara merdu, dalam artian  janganlah seorang wanita berbicara dengan  orang lain sebagaimana dia  berbicara dengan suaminya." (Tafsîr Ibnu  Katsîr: 3/530).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Tidak Menyentuh Lawan Jenis&lt;br /&gt;Dari  Ma'qil bin Yasâr t berkata, "Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa  Sallam  bersabda, "Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi  itu  masih lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal  baginya."  (HR. Thabrânî dalam Mu'jam al Kabîr: 20/174/386).&lt;br /&gt;Berkata Syaikh  Al-Albânî—rahimahullâh, "Dalam hadits ini terdapat  ancaman keras  terhadap orang-orang yang menyentuh wanita yang tidak  halal baginya."  (Ash-Shohîhah: 1/448).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa  Sallam tidak pernah menyentuh wanita  meskipun dalam saat-saat penting  seperti membaiat dan lain-lain. Dari  'Aisyah berkata, "Demi Allah,  tangan Rasulullah tidak pernah menyentuh  tangan wanita sama sekali  meskipun saat membaiat." (HR. Bukhârî 4891).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah  sebagian etika pergaulan laki-laki dengan wanita selain mahram,  yang  mana, apabila seseorang melanggar semuanya atau sebagiannya saja  akan  menjadi dosa zina baginya, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu   'Alaihi wa Sallam, "Sesungguhnya Allah menetapkan untuk anak adam   bagiannya dari zina, yang pasti akan mengenainya. zina mata dengan   memandang, zina lisan dengan berbicara, sedangkan jiwa berkeinginan   serta berangan-angan, lalu farji yang akan membenarkan atau mendustakan   semuanya." (HR. Bukhârî dan Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal Allah  Subhaanahu wa Ta'ala telah melarang perbuatan zina dan  segala sesuatu  yang bisa mendekati perzinaan. (Lihat Hirâsatul Fadhîlah  oleh Syaikh  Bakr Abu Zaid, hal. 94-98). Sebagaimana firman-Nya, artinya,  "Dan  janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu   perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." (QS. Al-Isrâ': 32).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hukum  Pacaran &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah memerhatikan  ayat dan hadits di atas, maka tidak diragukan lagi bahwa pacaran itu  haram, karena beberapa sebab berikut:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Orang yang sedang  pacaran tidak mungkin menundukan pandangannya  terhadap kekasihnya. Awal  munculnya rasa cinta itu pun adalah dari  seringnya mata memandang  kepadanya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Orang yang sedang pacaran tidak akan bisa menjaga  hijab. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;orang yang sedang pacaran biasanya sering berdua-duaan  dengan kekasihnya, baik di dalam rumah atau di luar rumah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Wanita  akan bersikap manja dan mendayukan suaranya saat bersama kekasihnya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pacaran  identik dengan saling menyentuh antara laki-laki dengan wanita,  meskipun itu hanya jabat tangan. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Orang yang sedang pacaran,  bisa dipastikan selalu membayangkan orang yang dicintainya.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Perhatikan  kembali etika pergaulan dengan lawan jenis  dalam Islam yang telah kami  sebutkan di atas. Berapa poin pelanggaran  yang dilakukan oleh orang  pacaran? Dalam kamus pacaran, hal-hal tersebut  adalah lumrah dilakukan,  padahal satu hal saja cukup untuk mengharamkan  pacaran, lalu bagaimana  kalau semuanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Nggak Ada Pacaran  Islami!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Memang betul, kalo dikatakan bahwa ada anak  masjid yang meneladani   tingkah James Van Der Beek dalam serial  Dawson’s Creek tapi bukan   berarti kemudian dikatakan ada pacaran  islami. Itu nggak benar. Tetap   saja, siapapun yang melakukan aktivitas  maksiat, tetap saja berdosa.   Jangan karena yang melakukan adalah anak  masjid lalu ada istilah pacaran   Islami. Nggak bisa, jangan-jangan  nanti kalo anak masjid kebetulan  lagi  nongkrongin?&amp;nbsp; judi rolet,  disebut judi islami? Wah gawat bin  bahaya,  Non!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi   mungkin bukan itu yang dimaksud. Kita yakin kok, kalo yang  namanya   pacaran secara ‘radikal’, pasti anak masjid nggak bakal  melakukannya.   Malu. Bisa jadi itu alasannya. Tapi masalahnya adalah  bagaimana ketika   mereka mengekspresikan rasa cintanya, karena  beliau-beliau juga  manusia  seperti kita. Barangkali sebagian anak masjid  menganggap  boleh-boleh  saja bila aktivitas pacaran itu tidak sebrutal  pada  umumnya. Boleh jadi  itu dugaan dan anggapan. Disinilah perlunya   pemahaman Islam yang benar  dan tinggi. Jangan sampai aktivitas maksiat   berubah menjadi halal  hanya gara-gara pake embel-embel Islam. Nggak  bisa  dan memang nggak  benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu  lucu bin menggelikan  dong, bila suatu saat nanti teman-teman  remaja  yang berstatus anak  masjid atau aktivis dakwah terkena ‘virus’  cinta  kemudian  mengekspresikan cintanya lewat pacaran. Tapi inget,  aktivitas  itu  nggak bisa disebut pacaran islami, karena memang nggak ada  istilah   itu. Jangan salah sangka, mentang-mentang pacarannya pake  jilbab, baju   koko dan berjenggot, lalu mojoknya di masjid, kita sebut  aktivitas   pacaran Islami. Wah salah besar, itu. Dan yang jelas dosa  besar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suer,   kita juga nggak pernah dengar istilah daging babi islami, hanya    gara-gara disembelihnya dengan menyebut nama Allah, misalkan. Ya nggak?    Begitulah, tak ada istilah pacaran islami, seperti halnya tak ada    istilah daging babi islami. Catet itu, Brur!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu   bagaimana dengan sepak terjang teman-teman remaja yang terlanjur    menganggap aktivitas baku sayhwatnya sebagai pacaran islami? Tentu saja    itu dosa. Sekali lagi dosa! Iya dong, soalnya siapapun yang melakukan    kemaksiatan jelas dosa sebagai ganjarannya. Apalagi anak masjid.    Malu-maluin aja.&lt;br /&gt;Jadi memang pacaran islami itu nggak ada. Tapi  kenapa istilah itu  bisa  muncul? Boleh jadi karena teman-teman remaja  yang punya semangat   keislaman tapi miskin tsaqofah Islamnya. Modalnya  cuma semangat doang.   Karuan saja itu sangat berbahaya. Bukan apa-apa,  mencintai Islam nggak   cukup modal semangat yang menyala. Ilmunya juga  kudu dipelajari. Kalo   nggak kenal, tentu saja kita nggak bakal sayang  sama Islam. Makanya   harus mengenal Islam lebih jauh. Supaya bisa  ‘menyayanginya’. Bahkan   akan membelanya jika ada orang yang berusaha  memadamkan cahaya Islam.   Remaja yang mencintai Islam tentu saja nggak  bakal menodai Islam dengan   aktivitas maksiatnya, seperti pacaran,  misalkan. Itu nggak baik dan   memang nggak bener. Kalo kamu dilanda  cinta, kan nggak mesti diwujudkan   dalam bentuk pacaran, iya, nggak??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana  Mengendalikan Cinta?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Siapa bilang cinta tak bisa  dikendalikan? Bisa, Brur! Malah kalo tahu   aturan mainnya enjoy saja,  tuh. Barangkali yang merasa sulit   mengendalikan cinta karena memang  terlalu memanjakan hawa nafsunya.   Bener kan? Aduh, bila yang terjadi  demikian, berarti memang rada-rada   sulit untuk bisa mengendalikan.  Ibarat kamu lagi sakit, tapi tak   berusaha untuk menyembuhkannya.  Pantangan malah diterjang, ya, gawat.   Gimana mau sembuh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang   betul, bila hati tengah dilanda cinta, serasa dunia milik  sendiri dan   cuma ingin membaginya kepada seseorang yang selalu ada di  hati.  Kemana  saja dan di mana saja selalu ingat si dia (tapi hati-hati,   jangan  sampai lihat ’saudara-saudaranya’ di kebun binatang jadi ingat  si  dia  juga). Malah tak jarang yang akhirnya harus menderita karena  cinta   pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Qayyim Al Jauziyyah dalam kitabnya yang  berjudul “Raudhah Al   Muhibbin wa Nuzhah Al Musytaqin” alias “Taman  Orang-orang Jatuh Cinta   dan Memendam Rindu” mengutip sebuah kisah  tentang ‘kuatnya’ cinta yang   mampu membuat pelakunya tetap mencintai  meski kekasihnya sudah di alam   kubur. Heboh juga, ya? Atau kisah kasih  Romeo and Juliet karya William   Shakespeare yang evergreen alias  selalu fresh. Sampai-sampai ada   parodinya, Rojali dan Juleha, film  Indonesia yang dibuat tahun 70-an dan   dibintangi Benyamin S., Nanu  “Warkop”, dan Ida Royani. Bukan hanya  itu,  Chris Klein, Leelee  Sobieski, dan Josh Hartnett ikut menghangatkan  film  remaja paling  anyar, Here on Earth pun bikin remaja dibuai dengan   percintaan. Itulah  fakta bahwa cinta memang bikin hidup lebih hidup   (sori, nggak  bermaksud nyontek pameo Losta Masta!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan  perlu diketahui  ‘virus’ cinta bisa menimpa siapa saja, termasuk  anak  masjid atawa  aktivis dakwah di sekolah/kampus. Iya, dong, soalnya   mereka juga  manusia. Bisa sedih, bisa gembira. Sangat mungkin untuk   sakit hati,  dan sekaligus bisa berbunga-bunga. Namun tentu saja kadar   kesedihan  dan kegembiraannya berbeda-beda satu sama lain. Nah, berkaitan   dengan  urusan cinta ini, anak masjid bukan berarti ‘ma’sum’ dari   melakukan  aktivitas itu. Bisa saja mereka berbuat begitu. Tapi tentu   saja, akan  sangat hebat bila ketaatan kepada Islam mampu menenggelamkan   hawa  nafsunya dari berbuat maksiat.&lt;br /&gt;Disinilah perlunya ilmu untuk  mengendalikan cinta supaya nggak liar  tak  karuan. Kalo liar bisa  gawat. Apalagi menimpa anak masjid atawa   aktivis dakwah di sekolah.  Malu dong, kalo sampe aktivis dakwah pacaran.   Bukan hanya memalukan,  tapi juga dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap  orang boleh mencintai dan  dicintai. Itu haknya, termasuk  remaja seusia  kamu. Tapi bukan berarti  kemudian menghalalkan segala  cara, seperti  melakukan pacaran. Brur,  aktivitas itu sangat bertentangan  dengan  ajaran Islam. Kamu kan  seorang muslim, masak mau melakukan  tradisi yang  bukan berasal dari  Islam. Suer, budaya pacaran itu tak  dikenal dalam  kamus ajaran Islam.  Nggak ada itu. Catet, ya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakin  deh, cinta itu bisa  dikendalikan. Yang nggak bisa itu adalah   dimatikan. Ini memang urusan  hati. Jadi sejauh mana hati kita bisa   menahan hawa nafsu yang  bergejolak dalam gairah jiwa muda kita. Kamu   tetap harus tahu aturan  main dalam Islam. Wajib kamu ketahui, bahwa   Islam tak pernah mengekang  umatnya. Kalaupun ada aturan yang menurut   kamu mengekang aktivitas  kamu. Kamu jangan salah paham. Itu adalah upaya   Islam untuk  menyelamatkan umatnya. Ya, itulah ‘risiko’ kamu milih   Islam, yang  tentu saja itu adalah pilihan terbaik buat kamu.&lt;br /&gt;Lalu bagaimana  langkah riil dalam mengendalikan cinta? Begini sobat,   hal yang paling  mendasar sebagai seorang muslim kamu kudu beriman kepada   Allah SWT.  Dan keimanan kepada Allah itu bukan cuma mengimani   keberadaan-Nya  saja, yakni hubungan penciptaan (shilatul kholqi), tapi   sekaligus  harus ada hubungan ketaatan terhadap perintah-perintah Allah   (shilatul  awaamir). Nah, dengan kata lain, wajib taat terhadap apa yang   telah  ditetapkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Firman Allah SWT:&lt;br /&gt;Dan   tidaklah patut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak (pula) bagi    perempuan yang mu’min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan    suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan    mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka   sungguhlah  dia telah sesat, sesat yang nyata.” (Al Ahzab: 36).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketaatan   kamu itu akan menciptakan dinding yang tebal agar kamu tak  tergoda   untuk melihat atau melakukan aktivitas yang tak diperintahkan  oleh   Allah dan Rasul-Nya. Terus kamu juga kudu memahami bahwa perasaan  cinta   itu muncul jika ada rangsangan dari luar. Maka langkah bijak dan   logis  adalah menutup seluruh peluang yang bisa membuat kamu tergoda   untuk  melakukannya. Hindari aktivitas yang menjurus kepada   pikiran-pikiran  kamu tentang cinta yang liar sehingga kamu merasa gatal   bila tak  menempuh jalur pacaran untuk mengekspresikan cinta kamu.   Sebaliknya  kamu harus menyibukkan diri dalam aktivitas yang tidak   bersentuhan  dengan perasaan-perasaan cinta terhadap lawan jenis kamu.   Olah raga  atau full ngurus pengajian, insya Allah cara itu bisa  mengusir   keinginan kamu untuk melakukan pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pilih  mana; Nikah atau Zina?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Idih, ngeri bin serem! Pilih  nikah dong! Aman dan dapat pahala. Iya,   nggak? Tapi sebentar, kita kan  masih sekolah, masak mau nekat nikah,   sih? Ya, itu persoalannya.&lt;br /&gt;Jadi  begini sobat, tadi kita sudah sepakat bahwa tak ada istilah   pacaran  islami. Betul, kan? Terus kamu juga sudah tahu bagaimana   mengendalikan  cinta. Masalahnya sekarang tak ada jalan lain bila kamu   tetap ngotot  ingin menyalurkan ‘aspirasi’ kamu kepada lawan jenis   kecuali nikah.  Nikah adalah sarana legal dan aman secara syar’i untuk   menumpahkan  kasih sayang kita seutuhnya kepada lawan jenis kita. Firman   Allah  SWT.:&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Dan  di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia  menciptakan  untukmu  isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu  cenderung dan  merasa  tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu  rasa kasih dan   sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu  benar-benar terdapat   tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (Ar Ruum:  21)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan  Al Quran juga menyisipkan larangan untuk  berbuat zina. Allah  SWT  berfirman: “Dan janganlah kamu mendekati zina;  sesungguhnya zina itu   adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu  jalan yang buruk.” (Al Isra:   32).&lt;br /&gt;Inilah Al Quran pedoman yang  paripurna yang bakal menyelamatkan kita.&lt;br /&gt;Nah, itu memang tuntunan  Al Quran. Tapi lain lagi dengan tuntunan  para  selebriti yang telah  menancapkan pengaruhnya lewat perilaku  hidupnya.  Selebriti mana sih  yang bersih dari perbuatan ini? Masih  ragu-ragu  menunjuk selebriti  mana yang alim. Bukan apa-apa, ketika ia  memilih  karir dan ‘pekerjaan’  sebagai artis, sejak saat itulah ia mulai   melangkah meninggalkan  ajaran Islam yang suci. Terus terang, sudah   menjadi rahasia umum kan  bila mayoritas kehidupan kaum selebritis akrab   dengan kemaksiatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Celakanya,   remaja sekarang justeru mencontek abis gaya hidup artis  pujaannya.   Termasuk sebagian anak masjid, lho. Disinilah perlunya  pemahaman Islam.   Kembali ke urusan cinta. Memang bila kamu tetap ngotot ingin    berkasih-sayang dengan putri pujaan kamu. Atau untuk yang putri dengan    ‘Arjuna’ pilihannya. Ya, sudah, nikah saja. Habis perkara. Iya, nggak?    Kalo ternyata masih mikir-mikir karena masih sekolah. Mendingan    keinginan itu ‘dikubur’ dulu untuk sementara. Kamu fokuskan dulu    belajar. Tapi ingat, jangan coba-coba nekat untuk ‘mendekati’ kekasihmu    dengan cara pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soalnya  Non, pacaran itu adalah  pintu gerbang menuju perzinaan.  Makanya, kita  wanti-wanti banget  jangan sampai kamu ngotot melakukan  aktivitas baku  syahwat yang  dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya.&lt;br /&gt;Jadi  sekali lagi, pacaran  islami itu nggak ada dalam kamus ajaran  Islam.  Kalaupun boleh  mengatakan, ada sih ‘pacaran islami’, yakni nikah  dulu!  Begitu, Non!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.wahdah.or.id/wis/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=1153&amp;amp;Itemid=190" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this), &amp;quot;22bf0&amp;quot;, event, bagof({}));" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://www.wahdah.or.id/wis/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=1153&amp;amp;Itemid=190&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://marsandhy.multiply.com/reviews/item/8" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this), &amp;quot;22bf0&amp;quot;, event, bagof({}));" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://marsandhy.multiply.com/reviews/item/8&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.himmah-fe.co.cc/2010/12/pacaran-islami-adakah-bag1.html" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this), &amp;quot;22bf0&amp;quot;, event, bagof({}));" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://www.himmah-fe.co.cc/2010/12/pacaran-islami-adakah-bag1.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="photo photo_none"&gt;&lt;div class="caption"&gt;SYUBHAT DAN JAWABANNYA&lt;br /&gt;Sebenarnya,  keharaman pacaran lebih jelas daripada matahari di siang bolong. Namun  begitu, masih ada yang berusaha menolaknya walaupun dengan dalil yang  sangat rapuh, serapuh rumah laba-laba Di antara syubhat itu adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syubhat  pertama:&lt;br /&gt;Tidak bisa dipukul rata bahwa pacaran itu haram, karena  bisa saja orang pacaran yang Islami, tanpa melanggar syariat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggapan:&lt;br /&gt;Istilah  "Pacaran Islami" itu cuma ada dalam khayalan, dan tidak pernah ada  wujudnya. Anggaplah dia bisa menghindari khalwat (berduaan), menyentuh  serta menutup aurat, tapi tetap tidak akan bisa menghindari dari saling  memandang. Atau paling tidak membayangkan dan memikirkan kekasihnya.  Yang mana hal itu sudah cukup mengharamkan pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syubhat  kedua:&lt;br /&gt;Orang sebelum memasuki dunia pernikahan, butuh untuk mengenal  dahulu calon pasangan hidupnya, baik sisi fisik maupun karakter, yang  mana hal itu tidak akan bisa dilakukan tanpa pacaran, karena  bagaimanapun juga kegagalan sebelum menikah akan jauh lebih ringan  daripada kalau terjadi setelah nikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggapan:&lt;br /&gt;Memang,  mengenal fisik dan karakter calon istri maupun suami merupakan suatu hal  yang dibutuhkan orang sebelum memasuki biduk pernikahan, agar tidak ada  penyesalan di kemudian hari, juga tidak terkesan membeli kucing dalam  karung. Namun, tujuan ini tidak bisa menghalalkan sesuatu yang haram.  Ditambah lagi, bahwa orang yang sedang jatuh cinta akan berusaha  menampakkan segala yang baik dengan menutupi kekurangannya di hadapan  kekasihnya. Juga orang yang sedang jatuh cinta akan menjadi buta dan  tuli terhadap perbuatan kekasihnya, sehingga akan melihat semua yang  dilakukannya adalah kebaikan tanpa cacat. (Lihat Faidhul Qodîr oleh Imam  Al-Munâwî: 3/454).&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-2234747675762078696?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/2234747675762078696/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/05/pacaran-islami-adakah.html#comment-form' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/2234747675762078696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/2234747675762078696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/05/pacaran-islami-adakah.html' title='♥ Pacaran Islami, ADAKAH ???  ♥'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-wNGM9wAuKDc/Td4eJX9hGHI/AAAAAAAAAJw/XFd6nsW3z-A/s72-c/248332_105601059530200_100002409194166_55289_164225_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-8640743344250338130</id><published>2011-05-26T16:23:00.000+07:00</published><updated>2011-05-26T16:23:52.841+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='3 cara bersyukur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bersyukur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syukur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kumpulan Tips Islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cara bersyukur'/><title type='text'>♥ 3 Cara Bersyukur ♥</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-_21PXHq3cgc/Td4b5CrnKcI/AAAAAAAAAJs/LLPPJm4dbmg/s1600/grateful.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="198" src="http://1.bp.blogspot.com/-_21PXHq3cgc/Td4b5CrnKcI/AAAAAAAAAJs/LLPPJm4dbmg/s200/grateful.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;”Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat  menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi  Maha Penyayang.”&lt;/i&gt; (QS Alnahl [16]: 18).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukur merupakan salah  satu kewajiban setiap orang kepada Allah. Begitu wajibnya bersyukur,  Nabi Muhammad yang jelas-jelas dijamin masuk surga, masih menyempatkan  diri bersyukur kepada Allah. Dalam sebuah hadis disebutkan, Nabi selalu  menunaikan shalat tahajud, memohon maghfirah dan bermunajat kepada-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seusai  shalat, Nabi berdoa kepada Allah hingga shalat Subuh.Bersyukur  merupakan salah satu ibadah mulia kepada Allah yang mudah dilaksanakan,  tidak banyak memerlukan tenaga dan pikiran. Bersyukur atas nikmat Allah  berarti berterima kasih kepada Allah karena kemurahan-Nya. Dengan kata  lain, bersyukur berarti mengingat Allah yang Mahakaya, Maha Pengasih,  Maha Penyayang, dan Maha Penyantun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama mengemukakan tiga  cara bersyukur kepada Allah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, bersyukur dengan hati  nurani. Kata hati alias nurani selalu benar dan jujur. Untuk itu, orang  yang bersyukur dengan hati nuraninya sebenarnya tidak akan pernah  mengingkari banyaknya nikmat Allah. Dengan detak hati yang paling dalam,  kita sebenarnya mampu menyadari seluruh nikmat yang kita peroleh setiap  detik hidup kita tidak lain berasal dari Allah. Hanya Allahlah yang  mampu menganugerahkan nikmat-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, bersyukur dengan ucapan.  Lidahlah yang biasa melafalkan kata-kata. Ungkapan yang paling baik  untuk menyatakan syukur kita kepada Allah adalah hamdalah. Dalam sebuah  hadis, Rasulullah bersabda, ”Barangsiapa mengucapkan subhana Allah, maka  baginya 10 kebaikan. Barangsiapa membaca la ilaha illa Allah, maka  baginya 20 kebaikan. Dan, barangsiapa membaca alhamdu li Allah, maka  baginya 30 kebaikan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, bersyukur dengan perbuatan, yang  biasanya dilakukan anggota tubuh. Tubuh yang diberikan Allah kepada  manusia sebaiknya dipergunakan untuk hal-hal yang positif. Menurut Imam  al-Ghazali, ada tujuh anggota tubuh yang harus dimaksimalkan untuk  bersyukur. Antara lain, mata, telinga, lidah, tangan, perut, kemaluan,  dan kaki. Seluruh anggota ini diciptakan Allah sebagai nikmat-Nya untuk  kita. Lidah, misalnya, hanya untuk mengeluarkan kata-kata yang baik,  berzikir, dan mengungkapkan nikmat yang kita rasakan. Allah berfirman,  ”Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan  bersyukur).” (QS Aldhuha [93]: 11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah Malwa       &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-8640743344250338130?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/8640743344250338130/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/05/3-cara-bersyukur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/8640743344250338130'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/8640743344250338130'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/05/3-cara-bersyukur.html' title='♥ 3 Cara Bersyukur ♥'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-_21PXHq3cgc/Td4b5CrnKcI/AAAAAAAAAJs/LLPPJm4dbmg/s72-c/grateful.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-1064634893501387319</id><published>2011-02-26T11:58:00.000+07:00</published><updated>2011-02-26T11:58:17.548+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='seindah mutiara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='akhwat dan ukhti'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wanita'/><title type='text'>♥ Seindah Mutiara.. ♥</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh5.googleusercontent.com/-9OKnBpiesQs/TWiIGDqgosI/AAAAAAAAAJk/_tYjJEJLnRs/s1600/mutiara1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="285" src="https://lh5.googleusercontent.com/-9OKnBpiesQs/TWiIGDqgosI/AAAAAAAAAJk/_tYjJEJLnRs/s320/mutiara1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;Wahai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan  istri-istri orang-orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya  keseluruh tubuh mereka. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah  untuk di kenal karena itu mereka tidak di ganggu.Dan Allah adalah maha  pengampun dan penyayang. (Al Ahzab.59).&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seindah Mutiara..Itulah WANITA&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Siapa lah yang tak tau mutiara…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia,yang begitu indah..begitu anggun dengan kesempurnaannya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat siapa saja ingin memiliki…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang harus menyelam sampai dasar lautan hanya untuk mendapatkannya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia,yang tersimpan begitu rapat dalam cangkang kerasnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat siapa saja juga harus berusaha keras,hanya untuk membuatnya menampakkan wajahnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia,sangat berharga….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sebelumnya..tak pernah ada yang menjamahnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia,begitu  suci,terlindungi…dan hanya oleh tangan yang tepat saja ia mau membuka  cangkang kerasnya, kemudian menampakkan indah kemilaunya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia,tak ada seorangpun yang pernah melihatnya…tanpa seizinnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak sembarang orang boleh menyentuhnya,melihatpun tidak….!apalagi…memiliki…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Ia…terlalu indah…terlalu suci….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya seseorang yang punya kesungguhan hati yang boleh menyentuhnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya seseorang yang telah terpilih saja yang boleh melihatnya…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya…karena ia begitu berharga….karena ia mutiara….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan kerikil di sepanjang jalan,yang bisa ditemui oleh siapa saja…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan  pula sayur kangkung,genjer dll di pasar,yang diobral murah,tanpa  plastik…yang sudah tentu telah terjamah siapa saja yang baru akan  membelinya….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih indah menjadi mutiara….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indahnya,pesonanya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lantas membuat orang lain semena-mena memperlakukannya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ia punya harga….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tak kan terbeli dengan harta….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga itu bernama….iman…keshalihan….juga cinta….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indahnya jadi mutiara…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai saja…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua wanita mengerti….memahami….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa mereka begitu berarti…..begitu indah….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seindah mutiara…..&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-1064634893501387319?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/1064634893501387319/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/02/seindah-mutiara.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/1064634893501387319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/1064634893501387319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/02/seindah-mutiara.html' title='♥ Seindah Mutiara.. ♥'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh5.googleusercontent.com/-9OKnBpiesQs/TWiIGDqgosI/AAAAAAAAAJk/_tYjJEJLnRs/s72-c/mutiara1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-4680167716393877569</id><published>2011-02-26T11:53:00.000+07:00</published><updated>2011-02-26T11:53:14.010+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='3 kaleng coca cola'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>♥ MERENUNGI 3 KALENG COCA-COLA ♥</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh6.googleusercontent.com/-ow5u6P0Pjg8/TWiG9jDnT9I/AAAAAAAAAJg/qzzLR0t7U6Y/s1600/cocacola.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="195" src="https://lh6.googleusercontent.com/-ow5u6P0Pjg8/TWiG9jDnT9I/AAAAAAAAAJg/qzzLR0t7U6Y/s320/cocacola.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Ada 3 kaleng coca cola, ketiga kaleng tersebut diproduksi di pabrik yang  sama. Ketika tiba harinya, sebuah truk datang ke pabrik, mengangkut  kaleng-kaleng coca cola dan menuju ke tempat yang berbeda untuk  pendistribusian.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Pemberhentian pertama adalah supermaket lokal.  Kaleng coca cola pertama di turunkan disini. Kaleng itu dipajang di rak  bersama dengan kaleng coca cola lainnya dan diberi harga Rp. 4.000.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Pemberhentian kedua adalah pusat perbelanjaan besar. Di sana , kaleng  kedua diturunkan. Kaleng tersebut ditempatkan di dalam kulkas supaya  dingin dan dijual dengan harga Rp. 7.500.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberhentian terakhir  adalah hotel bintang 5 yang sangat mewah. Kaleng coca cola ketiga  diturunkan di sana. Kaleng ini tidak ditempatkan di rak atau di dalam  kulkas. Kaleng ini hanya akan dikeluarkan jika ada pesanan dari  pelanggan. Dan ketika ada yang pesan, kaleng ini dikeluarkan bersama  dengan gelas kristal berisi batu es. Semua disajikan di atas baki dan  pelayan hotel akan membuka kaleng coca cola itu, menuangkannya ke dalam  gelas dan dengan sopan menyajikannya ke pelanggan. Harganya Rp. 60.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, pertanyaannya adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa  ketiga kaleng coca cola tersebut memiliki harga yang berbeda padahal  diproduksi dari pabrik yang sama, diantar dengan truk yang sama dan  bahkan mereka memiliki rasa yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan Anda mencerminkan harga Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan berbicara tentang RELATIONSHIP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila  Anda berada dilingkungan yang bisa mengeluarkan terbaik dari diri Anda,  maka Anda akan menjadi cemerlang. Tapi bila Anda berada dilingkungan  yang meng-kerdil- kan diri Anda, maka Anda akan menjadi kerdil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Orang yang sama, bakat yang sama, kemampuan yang sama) + lingkungan yang berbeda = NILAI YANG BERBEDA..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barakallah fiikum...        &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-4680167716393877569?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/4680167716393877569/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/02/merenungi-3-kaleng-coca-cola.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/4680167716393877569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/4680167716393877569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/02/merenungi-3-kaleng-coca-cola.html' title='♥ MERENUNGI 3 KALENG COCA-COLA ♥'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh6.googleusercontent.com/-ow5u6P0Pjg8/TWiG9jDnT9I/AAAAAAAAAJg/qzzLR0t7U6Y/s72-c/cocacola.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-2264057015294599102</id><published>2011-02-26T11:45:00.000+07:00</published><updated>2011-02-26T11:45:50.943+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hati'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='terapi penyakit hati'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='install cinta'/><title type='text'>♥ Install Cinta ♥</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh3.googleusercontent.com/-YNvx14A8Zxs/TWiEiJzm5hI/AAAAAAAAAJc/U4IS7s-n91Y/s1600/my-love-copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="https://lh3.googleusercontent.com/-YNvx14A8Zxs/TWiEiJzm5hI/AAAAAAAAAJc/U4IS7s-n91Y/s320/my-love-copy.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;mungkin ukhti/akhi semua sudah membaca artikel ini, namun tidak ada salahnya kita mengingatnya kembali ..&lt;br /&gt;hehe. semoga bermanfaat yah :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Customer Service ( CS ) : Ya, ada yang bisa saya bantu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelanggan  ( P ) : Baik, setelah saya pertimbangkan , saya ingin menginstall cinta  kasih. Bisakah anda membantu saya menyelesaikan prosesnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CS : Ya, saya dapat membantu anda. Anda siap melakukannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Baik, saya tidak mengerti secara teknis tetapi saya siap untuk menginstallnya sekarang. Apa yang harus saya lakukan dulu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CS : Langkah pertama adalah membuka HATI anda. Tahukah anda dimana HATI anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P  : Ya, tapi ada banyak program yang masih aktif. Apakah saya masih dapat  menginstalnya sementara program-program tersebut aktif?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CS : Program apa saja yang sedang aktif?&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Sebentar saya lihat dulu, program yang sedang aktif adalah SAKITHATI.EXE ,MINDER.EXE ,DENDAM.EXE dan BENCI.COM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CS  : Tidak apa-apa. CINTA-KASIH akan menghapus SAKITHATI.EXE dari system  operasi anda. Program tersebut akan tetap ada dalam memori anda, tetapi  tidak lama karena tertimpa program-program lain. CINTA-KASIH akan  menimpa MINDER.EXE dengan modul yang disebut PERCAYADIRI.EXE. Tetapi  anda harus mematikan BENCI.COM dan DENDAM.EXE. program tersebut akan  menyebabkan CINTA-KASIH tidak terinstal secara sempurna. Dapatkah anda  mematikannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Saya tidak tahu cara mematikannya. Dapatkah anda membantu saya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CS  : Dengan senang hati. Gunakan Start menu dan aktifkan MEMAAFKAN.EXE.  Aktifkan program ini sesering mungkin sampai BENCI.COM dan DENDAM.EXE  terhapus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : OK, sudah. CINTA-KASIH mulai terinstal secara otomatis. Apakah ini wajar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CS  : Ya, anda akan menerima pesan bahwa CINTA-KASIH akan terus diinstal  kembali dalam HATI anda. Apakah anda melihat pesan tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Ya, apakah sudah selesai terinstal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CS : Ya, tapi ingat bahwa anda hany punya program dasarnya saja. Anda perlu memghubungkan HATI lain untuk mengupgradenya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Oops. Saya mendapat pesan error. Apa yang harus saya lakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CS : Apa pesannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : ERROR 412 – PROGRAM NOT RUN ON INTERNAL COMPONENT”. &lt;br /&gt;Apa artinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CS  : Jangan khawatir, itu masalah biasa. Artinya, program CINTA-KASIH  diset untuk aktif di HATI eksternal tetapi belum bisa aktif di HATI  internal anda. Ini adalah salah satu kerumitan pemrograman. Tetapi dalam  istilah non-teknis ini berarti anda harus men-“CINTA-KASIH”-I mesin  anda sebelum anda men-“CINTA-KASIH”-i orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Lalu apa yang harus saya lakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CS : Dapatkan anda klik pulldown direktori yang disebut “PASRAH”?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Ya, sudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CS  : Bagus. Pilih file-file berikut dan salin ke direktori “MYHEART”  MEMAAFKAN-DIRI-SENDIRI.DOC dan MENYADARI KEKURANGAN.TXT. sistem akan  menimpa file-file konflik dan mulai memperbaiki program-program yang  salah. Anda juga perlu mengosongkan Recycle Bin untuk memastikan  program-program yang salah tidak muncul kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Sudah. Hei!  HATI saya terisi file-file baru. SENYUM.MPG aktif di monitor saya dan  menandakan bahwa DAMAI.EXE dan KEPUASAN.COM dikopi ke HATI. Apakah ini  wajar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CS : Kadang-kadang. Orang lain mungkin perlu waktu untuk  mendownloadnya. Jadi, CINTA-KASIH telah terindtal dan aktif. Anda  harusmenanganinya dari sini. Ada satu hal lagi yang penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CS  : CINTA-KASIH adalah freeware. Pastikan untuk memberikannya kepada  orang lain yang anda temui. Mereka akan share ke orang lain dan  seterusnya sampai anda akan menerimanya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sebagian  dari anda sudah pernah membaca cerita itu, yuph saya memang mengambil  ini dari buku karangan Burhan Sodiq yang berjudul “Ya Allah, aku jatuh  cinta”. Semoga kalian dapat memahami makna yang terkandung didalam  cerita tersebut dan anda dapat memperolah manfaat dari makna tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-2264057015294599102?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/2264057015294599102/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/02/install-cinta.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/2264057015294599102'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/2264057015294599102'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/02/install-cinta.html' title='♥ Install Cinta ♥'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh3.googleusercontent.com/-YNvx14A8Zxs/TWiEiJzm5hI/AAAAAAAAAJc/U4IS7s-n91Y/s72-c/my-love-copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-3875151668810874149</id><published>2011-02-19T13:10:00.000+07:00</published><updated>2011-02-19T13:10:58.623+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hati'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENYAKIT HATI DAN OBATNYA'/><title type='text'>PENYAKIT HATI DAN OBATNYA</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-od5xFTigHDs/TV9esL59mjI/AAAAAAAAAJY/JIziNtPMbb4/s1600/pilihan-hati.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-od5xFTigHDs/TV9esL59mjI/AAAAAAAAAJY/JIziNtPMbb4/s320/pilihan-hati.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Setiap penyakit sudah tentu ada  obat penyembuhnya kecuali bagi orang2  yang tidak ingin sembuh atau ingin selamanya  penyakit itu bersarang  dalam dirinya.Penyakit hati juga bisa disembuhkan dengan jalan  mendekatkan diri kepada Allah dan senantiasa menjauhi larangan Allah.&lt;br /&gt;Ada  juga penyakit hati yang tidak ada obatnya yaitu,bagi orang2 yang  mendustakan agama Allah,ini obatnya  kalau  orang2 tesebut sadar dengan  apa yang dilakukannya dan  mau menerima  agama yang benar dari  Allah,seperti dalam Al quran surat Al Baqarah ayat 10 yang artinya.”  Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan  bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.,Yang mana  maksud dari ayat ini adalah,ada rasa dengki dan iri tehadap sesuatu  apakah itu terhadap orang lain atau terhadap Agama Allah.&lt;br /&gt;Dan yang menderita penyakit ini  biasanya disebut  munafik ,dimana dia mengaku islam padahal dia kufur.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sebagai umat islam, kita tentu sudah tau  bagaimana yang dikatakan orang munafik dan tidak perlu terlalu di  jabarkan dalam tulisan ini,yang jelas penyakit ini  adalah satu penyakit  kronis,yang obatnya hanya dengan jalan bertaubat.&lt;br /&gt;Dalam hal ini yang ingin di bahas adalah bagian dari peyakit yang sudah di tentukan Allah swt.&lt;br /&gt;1.Penyakit  Syubhat,inilah satu penyakit dimana penderitanya senantiasa merasa ragu  akan kekuasaan Allah hingga si penderita menerima kekukfuran dan  kemunafikan,sebaiknyalah kita berlindung kepada Allah terhindar dari  penyakit ini. Penyakit syubhat, ini lebih parah daripada penyakit  syahwat. Karena penyakit syahwat masih bisa diharapkan sembuh, bila  syahwatnya sudah terlampiaskan. Sedangkan penyakit syubhat, tidak akan  dapat sembuh, kalau Allah tidak menanggulanginya dengan limpahan  rahmat-Nya. Dan adapun orang yang didalam hati mereka ada penyakit, maka  dengan surat itu bertambah kekafiran mereka, di samping kekafirannya  (yang telah ada)." (At-Taubah : 125)&lt;br /&gt;2.Penyakit Syahwat,mengenai  penyakit ini Allah berfirman dalam  surat Al hzab ayat 32 yang artinya  “Hai isteri-isteri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang  lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk  dalam berbicara  sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya  dan  ucapkanlah perkataan yang baik. Yang dimaksud dengan "tunduk" di sini  ialah berbicara dengan sikap yang menimbulkan keberanian kepada orang  bertindak yang tidak baik terhadap mereka, sementara yang dimaksud  dengan "dalam hati mereka ada penyakit" ialah: orang yang mempunyai niat  berbuat serong dengan wanita, seperti melakukan zina.Untuk semua inilah  Allah wasiatkan kepada kaum wanita untuk tidak tunduk atau lemah dalam  berbicara,sebab kelemahan ini akan bisa di manfaatkan oleh orang2 yang  dirinya sudah terkena virus penyakit syahwat ini,maka sebaiknyalah kita  lebih banyak berzikir dan berlindung kepada Allah semoga terhindar dari  segala  bentuk penyakit hati dan jenisnya.&lt;br /&gt;Sebenarnya apa yang menyebabkan timbulnya penyakit hati dalam diri seorang umat  manusia  antara lain :&lt;br /&gt;1.  Syirik,dalam artian mempersekutukan Allah dengan yang lain atau lebih  mempercayai sesuatu di banding Allah yang Maha dari segala yang  Maha,atau meminta pertolongan kepada selain Allah misalnya ke pada  pohon2 besar atau benda2   lain yang di anggap keramat.Padahal sebagai  umat islam sadar bahwa memohon itu hanya kepada Allah dan minta  perlindungan dari  hati yang penuh ragu,karena  keraguan dapat membuat  hati kita tercabik2 dan mengakibatkanseorang manusia tidak mempunya hati  dan hisupe seperti binatang ternak.,“atau apakah kamu mengira bahwa  kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. Mereka itu tidak lain,  hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya  (dari binatang ternak itu).(al furqaan 44).Kalau sudah demikian halnya  maka  manusia tersebut  hidup sama denrajatnya dengan binatang  ternak,dan bisa saja binatang lebih terhormat dari manusia itu  sendiri.Sebab binatang tidak hidup dengan akal dan iman serta  akidah,subhanallah semoga kita terlindung dari hal2 demikian.&lt;br /&gt;2.Perbuatan  maksiat,perbuatan maksiat ini bisa berkarat dalam hati dan akan menjadi  penyakit yang akut,hingga dapat membuat sipenderita tidak dapat  melihat,tidak bisa mendengar,dan tidak bisa merasakan kebenaran dan  kesalahan,dan tidak sanggup lagi menggunakan pikirannya secara wajar,dan  penderita itu ibarat segumpal daging yang didalamnya terkandung urat  nadi dan darah,Allah Ta’ala berfirman “(Tetapi) karena mereka melanggar  janjinya, Kami kutuki mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras  membatu. Mereka suka merobah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya dan  mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah  diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat  kekhianatan dari mereka kecuali sedikit diantara mereka (yang tidak  berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkan mereka, sesungguhnya  Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik(Al_Maidah 13).&lt;br /&gt;Apabila  hati telah terkena virus maksiat,maka ia akan hancur berkeping2 sehingga  dia tidak lagi menyukai kebaikkan,peringatan dan dakwah, ilmu dan  sebagainya,dan penderita akut yang seperti ini tak ubahnya  bagai seekor  sapi yang hobbynya hanya mencari kesenangan semata.Dan Allah jelas2  memperingatkan hambanya yang terkena penyakit ini dalam surat Al A’raaf  175-176 yang artinya “&lt;br /&gt;Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang  telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al  Kitab), kemudian dia melepaskan diri dari pada ayat-ayat itu, lalu dia  diikuti oleh syaitan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk  orang-orang yang sesat.(175) Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya  Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung  kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka  perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya  lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga).  Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami.  Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka  berfikir.(176)&lt;br /&gt;3.Lalai,penyakit ini hampir dapat dikatakan menimpa  siapa saja hamba2 Allah,tidak pilih kasih apakah dia hidup dikota  metropolitan maupun di desa yang terpencil,ulama,da’i dan para  orang2  gede senantiasa sering terkena penyakit hati yang satu ini.Mungkin kita  pernah bertemu ataupun berhadapaan langsung dengan  orang yang  selalu  mendengar perintah dan mendengar khutbah atau nasihat,tapi itu belum  tentu dapat merubah semua tingkah lakunya sehari2,ini terjadi karena  kelalaiannya,dan lalai dari mengingat Allah.Dalam Al-quran di jelaskan  tentang masalah ini dalam surat Al  Anbiya : 97 -98 &lt;br /&gt;“Dan telah  dekatlah kedatangan janji yang benar (hari berbangkit), maka tiba-tiba  terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (Mereka berkata): "Aduhai,  celakalah kami, sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini,  bahkan kami adalah orang-orang yang zalim"(97). Sesungguhnya kamu dan  apa yang kamu sembah selain Allah, adalah umpan Jahannam, kamu pasti  masuk ke dalamnya.(98)&lt;br /&gt;Dari ayat itu sudah dapat di gambarkan  bagaimana seorang yang lalai,dan menurut Abu Hurairah ra. “orang yang  lalai ialah orang yang masuk kedalam  mesjid tetapi jenggotnya di gayuti  oleh syeitan.dan dipaksa untuk memandangi langit-langit atap  mesjid,tapi bukan untuk mengingat Allah”.&lt;br /&gt;Bagaikan seorang aktivis  yang hidupnya hanya di isi bernyanyi2 dan bernari2 memainkan berbagai  alat musik atau membaca majalah2  cabul,maka kalau sedang sholat hatinya  akan merasa gelisah dan letih.&lt;br /&gt;Dan masya Allah, sungguh  malang orang-orang yang lalai memelihara dan menjaga hatinya, sehingga  menjadi qalbun maridh (hati yang sakit). Ibarat cermin, ia adalah cermin  yang tidak terawat, sehingga penuh noktah-noktah (titik-titik) hitam.  Mulanya mungkin hanya satu noktah, namun dari hari ke hari noktah itu  terus bertambah dan bertambah. Akibatnya, setiap benda sebagus apa pun  yang disimpan di mukanya akan tampak lain pantulan bayangannya.  Setidak-tidaknya bayangan benda itu tampak buram dan lebih buruk  daripada aslinya. Apalagi yang bercermin di depannya, siapa pun dia,  niscaya akan merasa kecewa. Ini karena sebagus dan serapi apa pun  dandanannya, bayangan yang terpantul dari cermin akan tampak buruk dan  kusam.Sebenarnya masih banyak lagi sebab2 yang dapat merusak dan  mencabik2 hati manusia selain  hal yang tiga itu,,ada yang namanya  takabur(merasa dirinya paling mampu dari orang lain) atau ujub atau  sombong yang kesannya kagum akan diri sendiri,dimana ujub itu terjadi  karena,merasa dirinyalah yang paling hebat dan perkasa seperti si Firaun  karena sombongnya dia binasa.&lt;br /&gt;Riya,dengki dan iri serta lebih  memilih dunia juga termasuk dalam penyakit hati,yang dengan cara  mendekatkan diri kepada Allah penyakit itu akan sembuh,dan berusaha dan  berjanjilah untuk senantiasa dekat kepada Allah dan minta perlindungan  dari Allah agar terhindar dari segala jenis  penyakit hati,baik yang  kronis maupun yang tidak kronis.&lt;br /&gt;Sebab kalau hati sedikit saja  sudah  rusak,kalau tidak cepat di sembuhkan akan semakin parah,rusaknya dan  akan menjadikan hati itu mati.Apa yang paling membimbangkan kita ialah  apabila hati mati, kerana inilah kemusnahan yang amat besar terhadap  manusia. Matinya hati adalah bencana dan malapetaka besar yang bakal  menghitamkan seluruh kehidupan di dunia dan akhirat. Inilah ujian  apabila kita lalai dan hendaklah kita coba mengobati dan membersihkan  hati kita. Kegagalan kita menghidupkan hati akan dipertanggung jawabkan  oleh Allah Subhanahu Wataala di akhirat kelak.&lt;br /&gt;Untuk  mencegah terjadinya semua itu,mulailah kita sama2 untuk menata dan  mengobati hati yang sakit sedini mungkin, dengan cara  zikurrullah dan  senantiasa dekat dengan Allah,dalam keadaan berdiri atau duduk,maupun  berbaring, diwaktu pagi dan sore.Seperti yang ada dalam surat al imran  ayat 191”yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau  duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang  penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah  Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka  peliharalah kami dari siksa neraka.”&lt;br /&gt;Hati yang sehat dalam  pandangan Allah Azza wa Jalla tiada lain adalah hati yang selamat  (qalbun salim). Ia tidak ubahnya laksana cermin yang bening dan bersih,  sehingga bayangan yang terpantul darinya akan persis sebagaimana benda  yang ditaruh di mukanya. Tampak jelas, apa adanya, dan indah. Siapa saja  yang bercermin di depannya, niscaya akan merasakan kepuasan karena  tidak merasa "didustai" oleh sang cermin.&lt;br /&gt;Semoga Allah  memberikan kita semua qalbun salim,dan terhindar dari  qalbun maridh  (hati yang sakit).Wallahualam,segala yang benar datang dari Allah dan  yang salah dari penulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://aina-alqalby.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bahan rujukkan:Al_Qulub Al Maridhat&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt; sayikh Aidh Bin Abdullah Al_Qarni&lt;br /&gt;Terjemahan Alquran.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-3875151668810874149?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/3875151668810874149/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/02/penyakit-hati-dan-obatnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/3875151668810874149'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/3875151668810874149'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/02/penyakit-hati-dan-obatnya.html' title='PENYAKIT HATI DAN OBATNYA'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-od5xFTigHDs/TV9esL59mjI/AAAAAAAAAJY/JIziNtPMbb4/s72-c/pilihan-hati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-9123280934339084502</id><published>2011-02-19T13:04:00.000+07:00</published><updated>2011-02-19T13:04:54.551+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wanita pilihan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ukhti'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='akhwat'/><title type='text'>RABI'ATUL ADAWIYAH</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;Rabiah adalah salah satu tokoh sufi wanita pada  zamannya,beliau  dilahirkan di kota Basrah tahun 95 hijriyah,dan putri ke 4 dari seorang  lelaki bernama,Ismail Adawiyah.Beliau hidup dalam kemiskinan dan  lingkungan yang serba kurang bahkan ketika Rabiah lahir lampu untuk  menerangi saat kelahirannyapun tidak ada. Rabiah yang lahir dalam  keadaan miskin tapi kaya akan iman dan peribadatan kepada Allah. Ayahnya   hanya seorang yang bekerja mengangkut penumpang menyeberangi Sungai  Dijlah dengan menggunakan sampan. Pada akhir kurun pertama Hijrah,  keadaan hidup masyarakat Islam dalam pemerintahan Bani Umaiyah yang  sebelumnya terkenal dengan ketaqwaan  mulai berubah. Pergaulan semakin  bebas dan orang ramai berlomba-lomba mencari kekayaan. Sebab itu  kejahatan dan maksiat tersebar luas.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;agungkan. Maka ketajaman iman mulai tumpul dan zaman hidup wara’ serta  zuhud hampir lenyap sama sekali. Namun begitu, Allah telah memelihara  sebahagian kaum Muslimin agar tidak terjerumus ke dalam fitnah tersebut.  Pada masa itulah muncul satu gerakan baru yang dinamakan Tasawuf Islami  yang dipimpin oleh Hasan al-Bashri. Pengikutnya terdiri daripada lelaki  dan wanita. Mereka menghabiskan waktu dan tenaga untuk mendidik jiwa  dan rohani mengatasi segala tuntutan hawa nafu demi mendekatkan diri  kepada Allah sebagai hamba yang benar-benar taat. Ayahanda Rabi’ah  merupakan hamba yang sangat taat dan taqwa,hidup jauh dari kemewahan  dunia dan tidak pernah berhenti bersyukur kepada Allah. Beliau mendidik  anak perempuannya menjadi muslimah yang berjiwa bersih. Pendidikan yang  diberikannya bersumberkan al-Quran semata-mata. Natijahnya Rabi’ah  sendiri begitu gemar membaca dan menghayati isi al-Quran sehigga  berhasil menghafal kandungan al-Quran.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sejak  kecil Rabi’ah sudah berjiwa halus, mempunyai keyakinan yang tinggi  serta keimanan yang mendalam. Memasuki masa kedewasaannya, kehidupannya  menjadi serba sempit,dan semakin sulit setelah beliau ditinggal ayah dan  ibunya,dipanggil Allah. Dan ujian2 lain yang menguji keteguhan  imannya,sampai  dia sanggup,untuk menjadi&lt;br /&gt;hamba sahaya dari seorang   kaya raya pada zaman itu,dan ini terjadi karena penderitaan kemiskinan  yang dideritanya.Cobaan demi cobaan dilalui Rabiah dalam menjalani  hidupnya yang sarat akan penderitaan dan karena beliau pinter memainkan  alat musik,maka majikannya semakin menjadikannya sumber mencari uang  dengan keahlian yang dimiliki Rabiah.&lt;br /&gt;Dalam keadaan hidup yang keras  dan serba terkekang sebagai hamba sahaya,membuat Rabiah mendekatkan diri  kepada Allah,dan selalu menyempatkan waktunya yang luang untuk terus  bermohon kepada Allah,baik pagi maupun petang,malam dan siang. Amalannya  tidak hanya sebatas berdoa saja tapi sepanjang hari dan sepanjang ada  waktu dia senantiasa selalu  berzikir dan berdoa,dan selalu melaksanakan  amalan2 sunat lainnya dan saat melakukan sholat sepanjangn sholat  airmatanya selalu membasahi sajadahnya,air mata kerinduan kepada Allah  sang Khaliq yang di rinduinya.Ada riwayat yang mengatakan beliau telah  terjebak dalam dunia maksiat. Namun dengan limpah hidayah Allah, dengan  dasar keimanan yang kuat dan belum padam di hatinya, dia dipermudahkan  oleh Allah untuk kembali bertaubat. Saat2  taubat inilah yang mungkin  dapat menyadarkan serta mendorong hati bagaimana merasai cara   berkomunikasi yang baik antara seorang hamba rabiah dengan sang Khaliq  Allah swt dan selayaknya seorang hamba bergantung harapan kepada belas  ihsan Rabbnya.&lt;br /&gt;Kecintaan Rabiah kepada Allah mengalahkan hidup dan  kecintaannya kepada dunia dan isinya,hari2 nya habis untuk berkomunikasi  dengan Allah betapa dia merasa dirinya adalah milik Allah hingga ada  beberapa pemuda ingin melamarnya di tolaknya dengan halus.&lt;br /&gt;Beliau  selalu berbicara dengan Allah seolah2 dekat sekali dengan Allah dengan  bahasa2 yang indah dah doa2 yang sangat menusuk hati dan kata pujian  seperti layaknya kerinduan seseorang kepada kekasih hatinya.Salah satu  kata2 Rabiah ketika ber munajat sambil air matanya mengalir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekasihku  tiada menyamai kekasih lain biar bagaimanapun, Tiada selain Dia di  dalam hatiku mempunyai tempat manapun, Kekasihku ghaib daripada  penglihatanku dan peribadiku sekalipun, Akan tetapi Dia tidak pernah  ghaib di dalam hatiku walau sedetik pun.”&lt;br /&gt;Ya Tuhanku!&lt;br /&gt;Tenggelamkanlah aku di dalam kecintaan-Mu&lt;br /&gt;supaya tiada suatupun yang dapat&lt;br /&gt;memalingkan aku daripada-Mu.”&lt;br /&gt;Rabiah banyak menolak lamaran yang datang kepada nya &lt;br /&gt;dengan  inilah alasannya: “Perkawinan itu memang perlu bagi siapa yang  mempunyai pilihan. Adapun aku tiada mempunyai pilihan untuk diriku. Aku  adalah milik Tuhanku dan di bawah perintah-Nya. Aku tidak mempunyai  apa-apa pun.” Rabi’ah seolah-olah tidak mengenali yang lain daripada  Allah. Oleh itu dia terus-menerus mencintai Allah semata- mata. Dia  tidak mempunyai tujuan lain kecuali untuk mencapai keridhaan Allah.  Rabi’ah telah mematikan akalnya, pemikirannya dan perasaannya hanya  kepada akhirat semata-mata.&lt;br /&gt;Selam 30 tahun selalu doa ini yang senantiasa di ulang2 ketiak dalam sholatnya “Ya Tuhanku!&lt;br /&gt;Tenggelamkanlah aku di dalam kecintaan-Mu&lt;br /&gt;supaya tiada suatupun yang dapat&lt;br /&gt;memalingkan aku daripada-Mu.”&lt;br /&gt;Antara syairnya yang masyhur berbunyi:&lt;br /&gt;“Kekasihku  tiada menyamai kekasih lain biar bagaimanapun, Tiada selain Dia di  dalam hatiku mempunyai tempat manapun, Kekasihku ghaib daripada  penglihatanku dan peribadiku sekalipun, Akan tetapi Dia tidak pernah  ghaib di dalam hatiku walau sedetik pun.”&lt;br /&gt;Rabi’ah sangat luar biasa  di dalam mencintai Allah. Dia menjadikan kecintaan pada Ilahi itu  sebagai satu cara untuk membersihkan hati dan jiwa. Dia memulaikan  pemahamannya tentang sufinya dengan menanamkan rasa takut dari murka  Allah seperti yang pernah ungkapkannya dalam doa2nya&lt;br /&gt;“Wahai Tuhanku!&lt;br /&gt;Apakah Engkau akan membakar&lt;br /&gt;dengan api hati yang mencintai-Mu&lt;br /&gt;dan lisan yang menyebut- Mu dan&lt;br /&gt;hamba yang takut kepada-Mu?”&lt;br /&gt;Kecintaan  Rabi’ah kepada Allah bukan karena  pengharapan untuk beroleh syurga  Allah semata-mata,tapi sudah menjadi kewajiban baginya&lt;br /&gt;“Jika aku  menyembah-Mu kerana takut daripada api neraka-Mu maka bakarlah aku di  dalamnya! Dan jika aku menyembah-Mu kerana  mengharap syurgaMu maka  jauhkan aku dari syurgaMu ! Tetapi jika aku menyembah- Mu kerana  kecintaanku kepada-Mu maka berikanlah aku balasan yang besar, berilah  aku melihat wajah-Mu yang Maha Besar dan Maha Mulia itu.”&lt;br /&gt;Begitulah  keadaan kehidupan Rabi’ah yang ditakdirkan Allah untuk diuji dengan  keimanan serta kecintaan kepada- Nya. Rabi’ah meninggal dunia pada 135  Hijrah yaitu ketika usianya menjangkau 80 tahun. Moga-moga Allah  meridhanya, amin.&lt;br /&gt;Untuk itu mari kita merenung adakah kita sadar akan  sebuah hakikat yang ada di sebut dalam surat al Imran ayat 142” Apakah  kamu mengira bahawa kamu akan masuk syurga padahal belum nyata bagi  Allah orang yang berjihad di antaramu dan belum nyata orang yang sabar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana  perasaan kita apabila orang yang kita kasihi menyinggung perasaan kita?  Adakah kita terus berkecil hati dan meletakkan kesalahan kepada orang  tesrbut? Tidakkah terpikir oleh kita untu merasakan dalam hati dan  berdoa“Ya Allah! Ampunilah aku. Sesungguhnya hanya Engkau yang Maha  Pengasih lagi Maha Penyayang. Hanya kasih-Mu yang abadi dan hanya hidup  di sisi-Mu saja yang kekal. Selamatkanlah aku dari tipu daya yang  mengasyikkan.”&lt;br /&gt;Sesungguhnya hendaklah kecintaan kepada Allah benar2  dapat kita tanamkan kepada diri kita bukan hanya sekedar sholat dan  puasa atau ibadah ritual lainnya tapi yakin kan diri semakin kita  mengenal Allah dengan dekat maka semakin ingin kita bertemu dan akan ada  kerinduan untuk bertemu sang Khaliq.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;shared by http://aina-alqalby.blogspot.com/2007/11/wanita-sufi-itu-bernama-rabiatul.html&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-9123280934339084502?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/9123280934339084502/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/02/rabiatul-adawiyah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/9123280934339084502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/9123280934339084502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/02/rabiatul-adawiyah.html' title='RABI&apos;ATUL ADAWIYAH'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-8345491071664558050</id><published>2011-02-19T12:52:00.000+07:00</published><updated>2011-02-19T12:52:09.016+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keistimewaan Rasululloh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muhammad'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rasulullah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kekuatan maaf Rasululloh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Kekuatan Maaf Rasulullah SAW</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;Seorang lelaki Arab bernama Tsumamah bin Itsal dari Kabilah Al Yamamah pergi ke&lt;br /&gt;Madinah dengan tujuan hendak membunuh Nabi Shalallahu alaihi wa sallam. Segala&lt;br /&gt;persiapan telah matang, persenjataan sudah disandangnya, dan ia pun sudah masuk ke kota&lt;br /&gt;suci tempat Rasulullah tinggal itu. Dengan semangat meluap-luap ia mencari majlis&lt;br /&gt;Rasulullah, langsung didatanginya untuk melaksanakan maksud tujuannya. Tatkala&lt;br /&gt;Tsumamah datang, Umar bin Khattab ra. yang melihat gelagat buruk pada penampilannya&lt;br /&gt;menghadang.&lt;br /&gt;Umar bertanya, “Apa tujuan kedatanganmu ke Madinah? Bukankah engkau seorang&lt;br /&gt;musyrik?”&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Dengan terang-terangan Tsumamah menjawab, “Aku datang ke negeri ini hanya&lt;br /&gt;untuk membunuh Muhammad!”.&lt;br /&gt;Mendengar ucapannya, dengan sigap Umar langsung memberangusnya. Tsumamah&lt;br /&gt;tak sanggup melawan Umar yang perkasa, ia tak mampu mengadakan perlawanan. Umar&lt;br /&gt;berhasil merampas senjatanya dan mengikat tangannya kemudian dibawa ke masjid. Setelah&lt;br /&gt;mengikat Tsumamah di salah satu tiang masjid Umar segera melaporkan kejadian ini pada&lt;br /&gt;Rasulullah.&lt;br /&gt;Rasulullah segera keluar menemui orang yang bermaksud membunuhnya itu.&lt;br /&gt;Setibanya di tempat pengikatannya, beliau mengamati wajah Tsumamah baik-baik, kemudian&lt;br /&gt;berkata pada para sahabatnya, “Apakah ada di antara kalian yang sudah memberinya&lt;br /&gt;makan?”.&lt;br /&gt;Para shahabat Rasul yang ada disitu tentu saja kaget dengan pertanyaan Nabi. Umar&lt;br /&gt;yang sejak tadi menunggu perintah Rasulullah untuk membunuh orang ini seakan tidak&lt;br /&gt;percaya dengan apa yang didengarnya dari Rasulullah. Maka Umar memberanikan diri&lt;br /&gt;bertanya, “Makanan apa yang anda maksud wahai Rasulullah? Orang ini datang ke sini ingin&lt;br /&gt;membunuh bukan ingin masuk Islam!” Namun Rasulullah tidak menghiraukan sanggahan&lt;br /&gt;Umar. Beliau berkata, “Tolong ambilkan segelas susu dari rumahku, dan buka tali&lt;br /&gt;pengikat orang itu”.&lt;br /&gt;Walaupun merasa heran, Umar mematuhi perintah Rasulullah. Setelah memberi&lt;br /&gt;minum Tsumamah, Rasulullah dengan sopan berkata kepadanya, “Ucapkanlah Laa ilaha illa-&lt;br /&gt;Llah (Tiada ilah selain Allah).” Si musyrik itu menjawab dengan ketus, “Aku tidak akan&lt;br /&gt;mengucapkannya!”. Rasulullah membujuk lagi, “Katakanlah, Aku bersaksi tiada ilah selain&lt;br /&gt;Allah dan Muhammad itu Rasul Allah.” Namun Tsumamah tetap berkata dengan nada keras,&lt;br /&gt;“Aku tidak akan mengucapkannya!”&lt;br /&gt;Para sahabat Rasul yang turut menyaksikan tentu saja menjadi geram terhadap orang&lt;br /&gt;yang tak tahu untung itu. Tetapi Rasulullah malah membebaskan dan menyuruhnya pergi.&lt;br /&gt;Tsumamah yang musyrik itu bangkit seolah-olah hendak pulang ke negerinya. Tetapi belum&lt;br /&gt;berapa jauh dari masjid, dia kembali kepada Rasulullah dengan wajah ramah berseri. Ia&lt;br /&gt;berkata, “Ya Rasulullah, aku bersaksi tiada ilah selain Allah dan Muahammad Rasul Allah.”&lt;br /&gt;21&lt;br /&gt;Rasulullah tersenyum dan bertanya, “Mengapa engkau tidak mengucapkannya ketika&lt;br /&gt;aku memerintahkan kepadamu?” Tsumamah menjawab, “Aku tidak mengucapkannya ketika&lt;br /&gt;masih belum kau bebaskan karena khawatir ada yang menganggap aku masuk Islam karena&lt;br /&gt;takut kepadamu. Namun setelah engkau bebaskan, aku masuk Islam semata-mata karena&lt;br /&gt;mengharap keredhaan Allah Robbul Alamin.”&lt;br /&gt;Pada suatu kesempatan, Tsumamah bin Itsal berkata, “Ketika aku memasuki kota&lt;br /&gt;Madinah, tiada yang lebih kubenci dari Muhammad. Tetapi setelah aku meninggalkan kota&lt;br /&gt;itu, tiada seorang pun di muka bumi yang lebih kucintai selain Muhammad Rasulullah.”&lt;br /&gt;Sahabat………..&lt;br /&gt;Apakah kita pengikut ajaran beliau?&lt;br /&gt;Tetapi sejauh mana kita bisa memaafkan kesalahan orang? Seberapa besar kita&lt;br /&gt;mencintai sesama? kalau tidak, kita perlu menanyakan kembali ikrar kita yang pernah&lt;br /&gt;kita ucapkan sebagai tanda kita pengikut beliau…&lt;br /&gt;Sungguh, beliau adalah contoh yang sempurna sebagai seorang manusia biasa. beliau&lt;br /&gt;adalah Nabi terbesar, beliau juga adalah Suami yang sempurna, Bapak yang sempurna,&lt;br /&gt;pimpinan yang sempurna, teman dan sahabat yang sempurna, tetangga yang&lt;br /&gt;sempurna. maka tidak salah kalau Allah mengatakan bahwa Beliau adalah teladan&lt;br /&gt;yang sempurna.&lt;br /&gt;Semoga Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada beliau, junjungan dan teladan&lt;br /&gt;kita yang oleh Allah telah diciptakan sebagai contoh manusia yang sempurna.&lt;br /&gt;Salam ’alaika ya Rasulullah………&lt;br /&gt;Semoga Bermanfaat…. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-8345491071664558050?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/8345491071664558050/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/02/kekuatan-maaf-rasulullah-saw.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/8345491071664558050'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/8345491071664558050'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/02/kekuatan-maaf-rasulullah-saw.html' title='Kekuatan Maaf Rasulullah SAW'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-8767291020118313649</id><published>2011-01-21T12:38:00.000+07:00</published><updated>2011-01-21T12:38:41.538+07:00</updated><title type='text'>Kisah Wanita Yang Selalu Berbicara Dengan Bahasa Al-Qur’an</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Semoga Catatan ini bisa menjadi bahan Renungan Buat Kita Tentang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Pentingnya menjaga Lidah Kita karena kelak semua yang keluar dari mulut kita akan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;dimintai pertangungjawaban&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Berkata Abdullah bin Mubarak Rahimahullahu Ta’ala :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Saya berangkat menunaikan Haji ke Baitullah Al-Haram, lalu berziarah ke makam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Rasulullah sallAllahu ‘alayhi wasallam. Ketika saya berada disuatu sudut jalan, tiba-tiba saya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;melihat sesosok tubuh berpakaian yang dibuat dari bulu. Ia adalah seorang ibu yang sudah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;tua. Saya berhenti sejenak seraya mengucapkan salam untuknya. Terjadilah dialog dengannya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;beberapa saat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Dalam dialog tersebut wanita tua itu , setiap kali menjawab pertanyaan Abdulah bin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Mubarak, dijawab dengan menggunakan ayat-ayat Al-Qur’an. Walaupun jawabannya tidak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;tepat sekali, akan tetapi cukup memuaskan, karena tidak terlepas dari konteks pertanyaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;yang diajukan kepadanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Abdullah : “Assalamu’alaikum warahma wabarakaatuh.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Salaamun qoulan min robbi rohiim.” (QS. Yaasin : 58) (artinya : “Salam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;sebagai ucapan dari Tuhan Maha Kasih”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Abdullah : “Semoga Allah merahmati anda, mengapa anda berada di tempat ini?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Wa man yudhlilillahu fa la hadiyalahu.” (QS : Al-A’raf : 186 ) (“Barang siapa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;disesatkan Allah, maka tiada petunjuk baginya”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Dengan jawaban ini, maka tahulah saya, bahwa ia tersesat jalan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Abdullah : “Kemana anda hendak pergi?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Subhanalladzi asra bi ‘abdihi lailan minal masjidil haraami ilal masjidil aqsa.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;(QS. Al-Isra’ : 1) (“Maha suci Allah yang telah menjalankan hambanya di waktu malam dari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;masjid haram ke masjid aqsa”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Dengan jawaban ini saya jadi mengerti bahwa ia sedang mengerjakan haji dan hendak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;menuju ke masjidil Aqsa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Abdullah : “Sudah berapa lama anda berada di sini?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Tsalatsa layaalin sawiyya” (QS. Maryam : 10) (“Selama tiga malam dalam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;keadaan sehat”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Abdullah : “Apa yang anda makan selama dalam perjalanan?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Huwa yut’imuni wa yasqiin.” (QS. As-syu’ara’ : 79) (“Dialah pemberi aku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;makan dan minum”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Abdullah : “Dengan apa anda melakukan wudhu?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Fa in lam tajidu maa-an fatayammamu sha’idan thoyyiban” (QS. Al-Maidah :6)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;(“Bila tidak ada air bertayamum dengan tanah yang bersih”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;29&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Abdulah : “Saya mempunyai sedikit makanan, apakah anda mau menikmatinya?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Tsumma atimmus shiyaama ilallaiil.” (QS. Al-Baqarah : 187) (“Kemudian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;sempurnakanlah puasamu sampai malam”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Abdullah : “Sekarang bukan bulan Ramadhan, mengapa anda berpuasa?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Wa man tathawwa’a khairon fa innallaaha syaakirun ‘aliim.” (QS. Al-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Baqarah:158) (“Barang siapa melakukan sunnah lebih baik”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Abdullah : “Bukankah diperbolehkan berbuka ketika musafir?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Wa an tashuumuu khoirun lakum in kuntum ta’lamuun.” (QS. Al-Baqarah :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;184) (“Dan jika kamu puasa itu lebih utama, jika kamu mengetahui”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Abdullah : “Mengapa anda tidak menjawab sesuai dengan pertanyaan saya?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Maa yalfidhu min qoulin illa ladaihi roqiibun ‘atiid.” (QS. Qaf : 18) (“Tiada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;satu ucapan yang diucapkan, kecuali padanya ada Raqib Atid”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Abdullah : “Anda termasuk jenis manusia yang manakah, hingga bersikap seperti itu?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Wa la taqfu ma laisa bihi ilmun. Inna sam’a wal bashoro wal fuaada, kullu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;ulaaika kaana ‘anhu mas’ula.” (QS. Al-Isra’ : 36) (“Jangan kamu ikuti apa yang tidak kamu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;ketahui, karena pendengaran, penglihatan dan hati, semua akan dipertanggung jawabkan”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Abdullah : “Saya telah berbuat salah, maafkan saya.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Laa tastriiba ‘alaikumul yauum, yaghfirullahu lakum.” (QS.Yusuf : 92) (“Pada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;hari ini tidak ada cercaan untuk kamu, Allah telah mengampuni kamu”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Abdullah : “Bolehkah saya mengangkatmu untuk naik ke atas untaku ini untuk melanjutkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;perjalanan, karena anda akan menjumpai kafilah yang di depan.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Wa maa taf’alu min khoirin ya’lamhullah.” (QS Al-Baqoroh : 197) (“Barang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;siapa mengerjakan suatu kebaikan, Allah mengetahuinya”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Lalu wanita tua ini berpaling dari untaku, sambil berkata :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Qul lil mu’miniina yaghdudhu min abshoorihim.” (QS. An-Nur : 30)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;(“Katakanlah pada orang-orang mukminin tundukkan pandangan mereka”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Maka saya pun memejamkan pandangan saya, sambil mempersilahkan ia mengendarai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;untaku. Tetapi tiba-tiba terdengar sobekan pakaiannya, karena unta itu terlalu tinggi baginya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita itu berucap lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Wa maa ashobakum min mushibatin fa bimaa kasabat aidiikum.” (QS. Asy-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Syura’ 30) (“Apa saja yang menimpa kamu disebabkan perbuatanmu sendiri”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Abdullah : “Sabarlah sebentar, saya akan mengikatnya terlebih dahulu.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Fa fahhamnaaha sulaiman.” (QS. Anbiya’ 79) (“Maka kami telah memberi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;pemahaman pada nabi Sulaiman”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Selesai mengikat unta itu saya pun mempersilahkan wanita tua itu naik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Abdullah : “Silahkan naik sekarang.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Subhaanalladzi sakhkhoro lana hadza wa ma kunna lahu muqriniin, wa inna ila&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;robbinaa munqolibuun.” (QS. Az-Zukhruf : 13-14) (“Maha suci Tuhan yang telah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;30&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;menundukkan semua ini pada kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Sesungguhnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;kami akan kembali pada tuhan kami”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Saya pun segera memegang tali unta itu dan melarikannya dengan sangat kencang. Wanita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;tua itu berkata lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Waqshid fi masyika waghdud min shoutik” (QS. Lukman : 19) (“Sederhanakan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;jalanmu dan lunakkanlah suaramu”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Lalu jalannya unta itu saya perlambat, sambil mendendangkan beberapa syair, Wanita tua itu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;berucap.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Faqraa-u maa tayassara minal qur’aan” (QS. Al- Muzammil : 20) (“Bacalah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;apa-apa yang mudah dari Al-Qur’an”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Abdullah : “Sungguh anda telah diberi kebaikan yang banyak.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Wa maa yadzdzakkaru illa uulul albaab.” (QS Al-Baqoroh : 269) (“Dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;tidaklah mengingat Allah itu kecuali orang yang berilmu”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Dalam perjalanan itu saya bertanya kepadanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Abdullah : “Apakah anda mempunyai suami?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Laa tas-alu ‘an asy ya-a in tubda lakum tasu’kum” (QS. Al-Maidah : 101)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;(“Jangan kamu menanyakan sesuatu, jika itu akan menyusahkanmu”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Ketika berjumpa dengan kafilah di depan kami, saya bertanya kepadanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Abdullah : “Adakah orang anda berada dalam kafilah itu?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Al-maalu wal banuuna zinatul hayatid dunya.” (QS. Al-Kahfi : 46) (“Adapun&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;harta dan anak-anak adalah perhiasan hidup di dunia”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Baru saya mengerti bahwa ia juga mempunyai anak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Abdullah : “Bagaimana keadaan mereka dalam perjalanan ini?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Wa alaamatin wabin najmi hum yahtaduun” (QS. An-Nahl : 16) (“Dengan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;tanda bintang-bintang mereka mengetahui petunjuk”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Dari jawaban ini dapat saya fahami bahwa mereka datang mengerjakan ibadah haji&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;mengikuti beberapa petunjuk. Kemudian bersama wanita tua ini saya menuju perkemahan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Abdullah : “Adakah orang yang akan kenal atau keluarga dalam kemah ini?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Wattakhodzallahu ibrohima khalilan” (QS. An-Nisa’ : 125) (“Kami jadikan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;ibrahim itu sebagai yang dikasihi”) “Wakallamahu musa takliima” (QS. An-Nisa’ : 146)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;(“Dan Allah berkata-kata kepada Musa”) “Ya yahya khudil kitaaba biquwwah” (QS. Maryam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;: 12) (“Wahai Yahya pelajarilah alkitab itu sungguh-sungguh”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Lalu saya memanggil nama-nama, ya Ibrahim, ya Musa, ya Yahya, maka keluarlah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;anak-anak muda yang bernama tersebut. Wajah mereka tampan dan ceria, seperti bulan yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;baru muncul. Setelah tiga anak ini datang dan duduk dengan tenang maka berkatalah wanita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;31&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Fab’atsu ahadaku bi warikikum hadzihi ilal madiinati falyandzur ayyuha azkaa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;tho’aaman fal ya’tikum bi rizkin minhu.” (QS. Al-Kahfi : 19) (“Maka suruhlah salah seorang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;dari kamu pergi ke kota dengan membawa uang perak ini, dan carilah makanan yang lebih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;baik agar ia membawa makanan itu untukmu”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Maka salah seorang dari tiga anak ini pergi untuk membeli makanan, lalu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;menghidangkan di hadapanku, lalu perempuan tua itu berkata :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Wanita tua : “Kuluu wasyrobuu hanii’an bima aslaftum fil ayyamil kholiyah” (QS. Al-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Haqqah : 24) (“Makan dan minumlah kamu dengan sedap, sebab amal-amal yang telah kamu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;kerjakan di hari-hari yang telah lalu”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Abdullah : “Makanlah kalian semuanya makanan ini. Aku belum akan memakannya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;sebelum kalian mengatakan padaku siapakah perempuan ini sebenarnya.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Ketiga anak muda ini secara serempak berkata :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;“Beliau adalah orang tua kami. Selama empat puluh tahun beliau hanya berbicara&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;mempergunakan ayat-ayat Al-Qur’an, hanya karena khawatir salah bicara.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Maha suci zat yang maha kuasa terhadap sesuatu yang dikehendakinya. Akhirnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;saya pun berucap :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;“Fadhluhu yu’tihi man yasyaa’ Wallaahu dzul fadhlil adhiim.” (QS. Al-Hadid : 21)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;(“Karunia Allah yang diberikan kepada orang yang dikehendakinya, Allah adalah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;pemberi karunia yang besar”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;[Disarikan oleh: DHB Wicaksono, dari kitab Misi Suci Para Sufi, Sayyid Abubakar bin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Muhammad Syatha, hal. 161-168] dari Situs Al-Muhajir&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayatayat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;dari Tuhannya lalu dia berpaling daripadanya dan melupakan apa yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;dikerjakan oleh kedua tangannya Sesungguhnya Kami telah meletakkan tutupan di&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;atas hati mereka, (sehingga mereka tidak) memahaminya, dan (Kami letakkan pula)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;sumbatan di telinga mereka; dan kendatipun kamu menyeru mereka kepada petunjuk,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk selama-lamanya. (QS. 18:57)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-8767291020118313649?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/8767291020118313649/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/01/kisah-wanita-yang-selalu-berbicara.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/8767291020118313649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/8767291020118313649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/01/kisah-wanita-yang-selalu-berbicara.html' title='Kisah Wanita Yang Selalu Berbicara Dengan Bahasa Al-Qur’an'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-637734526789502689</id><published>2011-01-21T12:35:00.001+07:00</published><updated>2011-01-21T12:39:06.090+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluarga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='orang tua'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Ungkapan dalam Mendidik Anak</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Jika anak di besarkan dengan celaan, ia belajar memaki&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Jika anak di besarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Jika anak di besarkan dengan ketakutan, ia belajar gelisah&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Jika anak di besarkan dengan rasa iba, ia belajar menyesali diri&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Jika anak di besarkan dengan olok-olok, ia belajar rendah diri&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Jika anak di besarkan dengan dipermalukan, ia belajar merasa bersalah&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Jika anak di besarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Jika anak di besarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Jika anak di besarkan dengan pujian, ia belajar menghargai&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Jika anak di besarkan dengan penerimaan, ia belajar mencinta&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Jika anak di besarkan dengan dukungan, ia belajar menenangi diri&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Jika anak di besarkan dengan pengakuan, ia belajar mengenali tujuan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Jika anak di besarkan dengan rasa berbagi, ia belajar kedermawaan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Jika anak di besarkan dengan kejujuran dan keterbukaan, ia belajar kebenaran dan keadilan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Jika anak di besarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh kepercayaan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Jika anak di besarkan dengan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Jika anak di besarkan dengan ketentraman, ia belajar berdamai dengan pikiran&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-637734526789502689?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/637734526789502689/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/01/ungkapan-dalam-mendidik-anak.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/637734526789502689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/637734526789502689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/01/ungkapan-dalam-mendidik-anak.html' title='Ungkapan dalam Mendidik Anak'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-1770119571188632830</id><published>2011-01-21T12:26:00.000+07:00</published><updated>2011-01-21T12:26:20.794+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='orang tua'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ayah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><title type='text'>Antara Ayah, Anak dan Burung Gagak</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;Pada suatu petang seorang tua bersama anak mudanya yang baru menamatkan&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;pendidikan tinggi duduk berbincang-bincang di halaman sambil memperhatikan suasana di&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;sekitar mereka.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Tiba-tiba seekor burung gagak hinggap di ranting pokok berhampiran. Si ayah lalu&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;menuding jari ke arah gagak sambil bertanya,&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;“Nak, apakah benda itu?”&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;“Burung gagak”, jawab si anak.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Si ayah mengangguk-angguk, namun sejurus kemudian sekali lagi mengulangi&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;pertanyaan yang sama. Si anak menyangka ayahnya kurang mendengar jawabannya tadi, lalu&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;menjawab dengan sedikit kuat,&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;“Itu burung gagak, Ayah!”&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Tetapi sejurus kemudian si ayah bertanya lagi pertanyaan yang sama.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Si anak merasa agak keliru dan sedikit bingung dengan pertanyaan yang sama&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;diulang-ulang, lalu menjawab dengan lebih kuat,&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;“BURUNG GAGAK!!” Si ayah terdiam seketika.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Namun tidak lama kemudian sekali lagi sang ayah mengajukan pertanyaan yang&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;serupa hingga membuat si anak hilang kesabaran dan menjawab dengan nada yang kesal&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;kepada si ayah,&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;“Itu gagak, Ayah.” Tetapi agak mengejutkan si anak, karena si ayah sekali lagi&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;membuka mulut hanya untuk bertanya hal yang sama. Dan kali ini si anak benar-benar hilang&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;sabar dan menjadi marah.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;“Ayah!!! Saya tak tahu Ayah paham atau tidak. Tapi sudah 5 kali Ayah bertanya soal&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;hal tersebut dan saya sudah juga memberikan jawabannya. Apa lagi yang Ayah mau saya&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;katakan????&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Itu burung gagak, burung gagak, Ayah…..”, kata si anak dengan nada yang begitu marah.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Si ayah lalu bangun menuju ke dalam rumah meninggalkan si anak yang&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;kebingungan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Sesaat kemudian si ayah keluar lagi dengan sesuatu di tangannya. Dia mengulurkan benda itu&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;kepada anaknya yang masih geram dan bertanya-tanya. Diperlihatkannya sebuah diary lama.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;“Coba kau baca apa yang pernah Ayah tulis di dalam diary ini,” pinta si Ayah.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;9&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Si anak setuju dan membaca paragraf yang berikut.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;“Hari ini aku di halaman melayani anakku yang genap berumur lima tahun. Tiba-tiba&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;seekor gagak hinggap di pohon berhampiran. Anakku terus menunjuk ke arah gagak dan&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;bertanya,&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;“Ayah, apa itu?”&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Dan aku menjawab,&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;“Burung gagak.”&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Walau bagaimana pun, anakku terus bertanya soal yang serupa dan setiap kali aku&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;menjawab dengan jawaban yang sama. Sehingga 25 kali anakku bertanya demikian, dan demi&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;rasa cinta dan sayangku, aku terus menjawab untuk memenuhi perasaan ingin tahunya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;“Aku berharap hal ini menjadi suatu pendidikan yang berharga untuk anakku kelak.”&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Setelah selesai membaca paragraf tersebut si anak mengangkat muka memandang wajah si&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Ayah yang kelihatan sayu. Si Ayah dengan perlahan bersuara,&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;“Hari ini Ayah baru bertanya kepadamu soal yang sama sebanyak 5 kali, dan kau&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;telah hilang kesabaran serta marah.”&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Lalu si anak seketika itu juga menangis dan bersimpuh di kedua kaki ayahnya&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;memohon ampun atas apa yg telah ia perbuat.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;PESAN:&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Jagalah hati dan perasaan kedua orang tuamu, hormatilah mereka.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangimu di waktu kecil.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Kita sudah banyak mempelajari tuntunan Islam apalagi berkenaan dengan berbakti&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;kepada kedua orangtua.Tapi berapa banyak yang sudah dimengerti oleh kita apalagi&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;diamalkan???&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Ingat! ingat! Banyak ilmu bukanlah kunci masuk syurganya Allah.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;SEBARKAN ke teman anda jika menurut anda catatan ini bermanfaat….&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-1770119571188632830?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/1770119571188632830/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/01/antara-ayah-anak-dan-burung-gagak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/1770119571188632830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/1770119571188632830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2011/01/antara-ayah-anak-dan-burung-gagak.html' title='Antara Ayah, Anak dan Burung Gagak'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-5704499189792326294</id><published>2010-12-18T07:41:00.000+07:00</published><updated>2010-12-18T07:41:48.887+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='akhwat dan ukhti'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='akhwat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='.untuk ukhti'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rumus kecantikan wanita'/><title type='text'>Rumus Kecantikan Wanita !!!</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;Tidak cantik = Minder dan jarang disukai orang.&lt;br /&gt;Cantik = Percaya diri, terkenal dan banyak yang suka.&lt;br /&gt;AH MASA SIH??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah  sekelumit rumus yang ada dalam fikiran wanita atau bisa juga akhwat.  Sebuah rumus simple namun amat berbahaya. Darimanakah asal muasal rumus  ini? Bisa jadi dari media ataupun oleh opini masyarakat yang juga telah  teracuni oleh media- baik cetak maupun elektronik- bahwa kecantikan  hanya sebatas kulit luar saja.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Semua  warga Indonesia seolah satu kata bahwa yang cantik adalah yang berkulit  putih, tinggi semampai, hidung mancung, bibir merah, mata jeli,  langsing, dll. Akibatnya banyak kaum hawa yang ingin memiliki image  cantik seperti yang digambarkan khalayak ramai, mereka tergoda untuk  membeli kosmetika yang dapat mewujudkan mimpi-mimpi mereka dan mulai  melalaikan koridor syari’at yang telah mengatur batasan-batasan untuk  tampil cantik. Ada yang harap-harap cemas mengoleskan pemutih kulit,  pelurus rambut, mencukur alis, mengeriting bulu mata, mengecat rambut  sampai pada usaha memancungkan hidung melalui serangkaian treatment  silikon, dll. Singkat kata, mereka ingin tampil secantik model sampul,  bintang iklan ataupun teman pengajian yang qadarullah tampilannya  memikat hati. Maka tidak heran setiap saya melewati toko kosmetik  terbesar di kota saya, toko tersebut tak pernah sepi oleh riuh rendah  kaum hawa yang memilah milih kosmetik dalam deretan etalase dan mematut  di depan kaca sambil terus mendengarkan rayuan manis dari si mba SPG.&lt;br /&gt;Kata  cantik telah direduksi sedemikian rupa oleh media, sehingga banyak yang  melalaikan hakikat cantik yang sesungguhnya. Mereka sibuk memoles kulit  luar tanpa peduli pada hati mereka yang kian gersang. Tujuannya? Jelas,  untuk menambah deretan fans dan agar kelak bisa lebih mudah mencari  pasangan hidup, alangkah naifnya. Faktanya, banyak dari teman-teman  pengajian saya yang sukses menikah bukanlah termasuk wanita yang cantik  ataupun banyak kasus yang muncul di media massa bahwa si cantik ini dan  itu perkawinannya kandas di tengah jalan. Jadi, tidak ada korelasi  antara cantik dan kesuksesan hidup!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman-teman saya yang sukses  menikah walaupun tidak cantik-cantik amat tapi kepribadiannya amat  menyenangkan, mereka tidak terlalu fokus pada rehab kulit luar tapi  mereka lebih peduli pada recovery iman yang berkelanjutan sehingga  tampak dalam sikap dan prinsip hidup mereka, kokoh tidak rapuh. Pun,  jika ada teman yang berwajah elok mereka malah menutupinya dengan cadar  supaya kecantikannya tidak menjadi fitnah bagi kaum adam dan hanya  dipersembahkan untuk sang suami saja, SubhanAlloh. Satu kata yang terus  bergema dalam hidup mereka yakni bersyukur pada apa-apa yang telah Alloh  berikan tanpa menuntut lagi, ridho dengan bentuk tubuh dan lekuk wajah  yang dianugerahkan Alloh karena inilah bentuk terbaik menurut-Nya, bukan  menurut media ataupun pikiran dangkal kita. Kalau kita boleh memilih,  punya wajah dan kepribadian yang cantik itu lebih enak tapi tidak semua  orang dianugerahi hal semacam itu, itulah ke maha adilan Alloh, ada  kelebihan dan kekurangan pada diri tiap orang. Dan satu hal yang pasti,  semua orang bertingkah laku sesuai pemahaman mereka, jika kita rajin  menuntut ilmu agama InsyaAlloh gerak-gerik kita sesuai dengan ilmu yang  kita miliki. Demikian pula yang terjadi pada wanita-wanita yang terpaku  pada kecantikan fisik semata, menurut asumsi saya, mereka merupakan  korban-korban iklan dan kurang tekun menuntut ilmu agama, sehingga  lahirlah wanita-wanita yang berpikiran dangkal, mudah tergoda dan  menggoda. Mengutip salah satu hadist, Rasulullah Shalallahu ’alaihi wa  sallam bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa yang Alloh kehendaki kebaikan baginya, Alloh akan pahamkan ia dalam agamanya”(Shahih, Muttafaqun ‘alaihi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadist  diatas dijelaskan oleh Syaikh Ibnu Baz bahwa ia menunjukkan keutamaan  ilmu. Jika Alloh menginginkan seorang hamba memperoleh kebaikan, Alloh  akan memahamkan agama-Nya hingga ia dapat mengetahui mana yang benar dan  mana yang bathil, mana petunjuk mana kesesatan. Dengannya pula ia dapat  mengenal Rabbnya dengan nama dan sifat-sifat-Nya serta tahu keagungan  hak-Nya. Ia pun akan tahu akhir yang akan diperoleh para wali Alloh dan  para musuh Alloh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Ibnu Baz lebih lanjut juga mengingatkan betapa urgennya menuntut ilmu syari’at:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Adapun  ilmu syar’i, haruslah dituntut oleh setiap orang (fardhu ‘ain), karena  Alloh menciptakan jin dan manusia untuk beribadah dan bertaqwa  kepada-Nya. Sementara tidak ada jalan untuk beribadah dan bertaqwa  kecuali dengan ilmu syar’i, ilmu Al-Qur’an dan as Sunnah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dus,  sadari sejak semula bahwa Alloh menciptakan kita tidak dengan sia-sia.  Kita dituntut untuk terus menerus beribadah kepadaNya. Ilmu agama yang  harus kita gali adalah ilmu yang Ittibaurrasul (mencontoh Rasulullah)  sesuai pemahaman generasi terbaik yang terdahulu (salafusshalih), itu  adalah tugas pokok dan wajib. Jika kita berilmu niscaya kita akan  mengetahui bahwa mencukur alis (an-namishah), tatto (al-wasyimah),  mengikir gigi (al-mutafallijah) ataupun trend zaman sekarang seperti  menyambung rambut asli dengan rambut palsu (al-washilah) adalah haram  karena perbuatan-perbuatan tersebut termasuk merubah ciptaan Alloh.  Aturan-aturan syari’at adalah seperangkat aturan yang lengkap dan  universal, sehingga keinginan untuk mempercantik diri seyogyanya dengan  tetap berpedoman pada kaidah-kaidah syara’ sehingga kecantikan kita  tidak mendatangkan petaka dan dimurkai Alloh. Apalah gunanya cantik tapi  hati tidak tentram atau cantik tapi dilaknat oleh Alloh dan rasul-Nya,  toh kecantikan fisik tidak akan bertahan lama, ia semu saja. Ada yang  lebih indah dihadapan Alloh, Rabb semesta alam, yaitu kecantikan hati  yang nantinya akan berdampak pada mulianya akhlaq dan berbalaskan surga.  Banyak-banyaklah introspeksi diri (muhasabah), kenali apa-apa yang  masih kurang dan lekas dibenahi. Jangan ikuti langkah-langkah syaitan  dengan melalaikan kita pada tugas utama karena memoles kulit luar  bukanlah hal yang gratis, ia butuh waktu dan biaya yang tidak sedikit.  Bukankah menghambur-hamburkan uang (boros) adalah teman syaitan?. JADI,  mari kita ubah sedikit demi sedikit mengenai paradigma kecantikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faham Syari’at = CANTIK&lt;br /&gt;Tidak Faham Syari’at = Tidak CANTIK sama sekali!&lt;br /&gt;Bagaimana? setuju?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah, Rasulullah Shalallahu ’alaihi Wa sallam bersabda:&lt;br /&gt;”Innallaha la yanzhuru ila ajsamikum wa la ila shuwarikum walakin yanzhuru ila qulubikum”&lt;br /&gt;”Sesungguhnya Allah tidak melihat fisik kalian dan rupa kalian akan tetapi Allah melihat hati dan kalian” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita simak syair indah dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak lebah mendatangi bunga yang kurang harum&lt;br /&gt;Karena banyaknya madu yang dimiliki bunga&lt;br /&gt;Tidak sedikit lebah meninggalkan bunga yang harum karena sedikitnya madu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak laki-laki tampan yang tertarik dan terpesona oleh wanita yang kurang cantik&lt;br /&gt;Karena memiliki hati yang cantik&lt;br /&gt;Dan tidak sedikit pula wanita cantik ditinggalkan laki-laki karena jelek hatinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kecantikan yang sejati bukanlah cantiknya wajah tapi apa yang ada didalam dada&lt;br /&gt;Maka percantiklah hatimu agar dicintai dan dirindukan semua orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu ‘alam bisshowab (ummu Zahwa).&lt;br /&gt;Maroji’:&lt;br /&gt;297 Larangan Dalam Islam dan Fatwa-Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, Syaikh Ali Ahmad Abdul ‘Aal ath-Thahthawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : &lt;a href="http://jilbab.or.id/archives/484-rumus-kecantikan-wanita/" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://jilbab.or.id/archives/484-rumus-kecantikan-wanita/&lt;/a&gt;              &lt;div class="GBThreadMessageRow_ReferrerLink"&gt;                &lt;/div&gt;&lt;div class="GBThreadMessageRow_Body_Attachment"&gt;                &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-5704499189792326294?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/5704499189792326294/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/12/rumus-kecantikan-wanita.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/5704499189792326294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/5704499189792326294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/12/rumus-kecantikan-wanita.html' title='Rumus Kecantikan Wanita !!!'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-8877503004051912348</id><published>2010-11-08T08:40:00.001+07:00</published><updated>2010-12-17T12:25:47.112+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='telaga dan segenggam garam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Telaga dengan Segenggam Garam</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, ia didatangi seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan wajahnya kusam. Keadaan tubuhnya tak karuan. Ia seperti sedang menghadapi sebuah masalah yang sangat menyusahkan hatinya. Begitu bertemu dengan si orang tua yang bijak, ia segera menceritakan semua permasalahan yang ia hadapi.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;Pak Tua yang bijak hanya mendengarkannya dengan seksama. Begitu tamunya selesai bertutur, ia lalu mengambil segenggam garam dan memintanya untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu ke dalam gelas, lalu diaduknya perlahan. “ Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya, ” ujar Pak Tua itu. “ Pahit…., pahit sekali, ” jawab anak muda itu sambil meludah ke samping.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;Pak Tua tersenyum. Lalu ia mengajak tamunya berjalan-jalan di hutan sekitar rumahnya. Kedua orang itu berjalan di hutan sekitar rumahnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan. Setelah melakukan perjalanan cukup lama, akhirnya mereka tiba di tepi sebuah telaga yang tenang. Pak Tua itu kembali menaburkan segenggam garam ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, ia mengaduk air telaga sehingga sebagian airnya terciprat membasahi wajah anak muda itu.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;“ Sekarang, coba ambil air dari telaga ini dan minumlah..!!! ” ujar Pak Tua kemudian.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;Anak muda itu menuruti apa yang diminta Pak Tua. Ia segera meminum beberapa teguk air telaga. Begitu tamunya selesai mereguk air, Pak Tua berkata lagi, “ Bagaimana rasanya? ”&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;“ Segar..!!! ” sahut anak muda itu.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;“ Apakah engkau bisa merasakan garam di dalam air itu? ” tanya Pak Tua lagi.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;“ Tidak, ” jawab si anak muda.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;Dengan bijak, Pak Tua menepuk-nepuk punggung si anak muda. Lalu ia mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh di samping telaga itu.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;“ Anak muda, dengarkanlah ucapanku. Pahitnya kehidupan yang engkau rasakan seperti segenggam garam. Jumlah dan rasa pahit itu sama, dan memang akan tetap sama. Tapi, kepahitan yang kita rasakan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu tergantung dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi ketika engkau merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa engkau lakukan untuk mengatasinya. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskan hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu. ”&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;Pak Tua itu kembali menambahkan nasihatnya, “ Hatimu adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Qalbumu adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan dan mengubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan. “&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;Keduanya beranjak meninggalkan tepian telaga. Mereka sama-sama belajar hari itu. Dan Pak Tua, si orang bijak itu kembali menyimpan segenggam garam untuk anak muda yang lain, yang sering datang padanya untuk meminta nasihat.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;Sebuah renungan untukku, untukmu, untuk kita semua.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati yang terkunci...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/notes/wanita-solehah-tidak-memandang-tidak-dipandang/telaga-dengan-seganggam-garam/164015813630186" rel="nofollow" style="color: #3b5998; cursor: pointer; text-decoration: none;" target="_blank"&gt;http://www.facebook.com/notes/wanita-solehah-tidak-memandang-tidak-dipandang/telaga-dengan-seganggam-garam/164015813630186&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-8877503004051912348?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/8877503004051912348/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/11/telaga-dengan-segenggam-garam.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/8877503004051912348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/8877503004051912348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/11/telaga-dengan-segenggam-garam.html' title='Telaga dengan Segenggam Garam'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-2853606240795525970</id><published>2010-11-06T08:51:00.002+07:00</published><updated>2010-12-17T12:36:12.960+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pakaian ketat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pengetahuan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ukhti'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='akhwat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kumpulan Tips Islami'/><title type='text'>Pakaian Ketat dalam Pandangan Islam</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;Pakaian Ketat dalam Syariat Islam Jelas Hukumnya Haram. Nah,kalo dalam  pandangan medis pakaian ketat itu justru dapat menimbulkan beberapa  penyakit. Mau tau lebih lanjut,..??? Simak dan hayati penjelasan dibawah  ini: PARASTHESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr.Malvinder Parmar dari Timmins dan District  Hospital Ontaria,Kanada menyatakan celana ketat sepinggul berpeluang  menimbulkan penyakit Parasthesia. Istilah Parasthesia sendiri menurut  kamus kedokteran Dorland berarti perasaan sakit atau abnormal seperti  kesemutan,rasa panas seperti terbakar dan sejenisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam  tulisannya di Canadian Medical Associational Journal, Parmar mengaku  setahun terakhir ini kedatangan cukup banyak pasien yang bisa  dikategorikan sebagai korban Parasthesia. Dia sudah mengobati sedikitnya  3 wanita berusia 22 – 35 tahun yang mengeluhkan rasa panas dan gatal di  sekitar paha. Gangguan saraf ringan itu terjadi lantaran mereka suka  sekali memakai celana ketat sebatas pinggul,setidaknya dalam 6 bulan  terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Mereka mengalami gejala yang sama,gatal dan panas  serta kulit disekitar paha menjadi lunak.” Kata Parmar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parasthesia  gampang dikenali. Gejalanya adalah kesemutan dan lama – kelamaan  berubah menjadi mati rasa. Kesemutan terjadi lantaran terganggunya saraf  terpi.Umumnya karena tertekan, infeksi maupun gangguan metabolisme.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Walaupun kerusakan saraf tidak masuk kategori serius, hal itu cukup  mengganggu aktivitas korbannya. Hasil penelitian Parma menunjukkan,  kelainan itu menjadi permanen selama celana ketat sepinggul melilit di  tubuh. Itu sebabnya Parmar menyarankan menjauhi segala macam pakaian  ketat selama terapi.&lt;br /&gt;Resep Puasa Seksi itu manjur. Setelah 6  pekan mengubah gaya pakaian ,pasien – pasien mulai menunjukkan tanda –  tanda perbaikan. Namun, dia tidak bisa menjamin mereka ini tak akan  mengalami gangguan serupa jika kembali tergoda ber-hip style.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa  nasehat dari Parmar,..???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Saya sarankan,sebaiknya  tinggalkan pakaian sepinggul. Pakailah yang longgar atau baju terusan  saja. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* ANCAMAN JAMUR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Parasthesia,  penggemar pakaian ketat juga kudu mempertimbangkan faktor kesehatan  kulit. Pasalnya gangguan saraf masih bisa sembuh tanpa bekas,tapi  iritasi dan eksim,..?!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percuma body seksi kalau belang – belang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah  ahli spesialis kulit menyatakan pada dasarnya semua jenis pakaian ketat  berpotensi menimbulkan 3 macam gangguan kulit. Apakah itu sebatas  pinggul maupun di atas pinggul. Nah Lho..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah kelembapan  yang memungkinkan jamur subur dan berkembangbiak.Belakangan ini pasien  korban Jamur yang berobat ke Klinik Kulit dan Kelamin RS Cipto  Mangunkusumo meningkat di bandingkan tahun – tahun sebelumnya. Sepanjang  tahun 2002,sekitar 35% pasien terbukti kena serangan jamur. Usia mereka  berkisar 15 – 45 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idealnya, dinegara tropis seperti di  Indonesia, pakaian ketat memang kudu wajib dan harus di hindari. Kulit  jadi kurang ruang untuk bernafas sementara cairan yang keluar dari tubuh  lumayan banyak. Akibatnya permukaan kulit menjadi lembab. Kalau tak di  imbangi busana yang tepat, jamur akan lebih mudah beranak pinak. Yang  banyak di temui adalah jamur panu ( bercak putih,coklat atau kemerahan)  jamur kurap denganbintik menonjol gatal, serta jamur kandida yang basah  dan gatal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Berbekas Hitam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kelembapan,  kontak langsung antara kulit dengan benda asing juga memungkinkan  terjadinya iritasi. Salah satu penyakit kulit yang masuk golongan ini  adalah dermatitis kontak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai namanya gejala gatal dan  beruntusan sang dermatitis hanya muncul jika terjadi gesekan antara  kulit dengan benda luar tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benda asing yang berpotensi gesek  cukup tinggi tak Cuma benda keras semisal perhiasan,jam tangan atau ikat  pinggang. Busana sehari – hari jika terlalu ketat terutama berpengaruh  pada kondisi kulit di sela – sela paha. Awalnya mungkin Cuma radang  ringan. Tapi,kalau prosesnya berlangsung lama bisa menimbulkan bercak  hitam di pangkal paha. Jika si pemilik tubuh insaf dan menjauhkan diri  dari busana ketat,warna hitam tadi mungkin saja berkurang atau hilang  sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun proses menghilangkan noda hitam itu tidak bisa  dilakukan dengan cepat secepat membalikkan telapak tangan. Walaupun  sudah di bantu dengan krem pemutih sekalipun. Soalnya,produk pemutih  yang kini banyak beredar di pasar lebih berfungsi sebagai pencegah  terbentuknya pigmen atau zat pewarna kulit yang baru. Jadi,sama sekali  bukan penghilang noda. Bila pigmen masih berada di lapisan tanduk atau  lapisan kulit paling luar,noda hitam dapat lebih cepat hilang. Lain  halnya kalau sudah menembus lapisan kulit lebih dalam,raibnya bisa dalam  hitungan tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis penyakit kulit lain yang biasa  menghinggapi pemakai celana ketat adalah Biduran. Bentuknya bentol –  bentol mirip bekas gigitan ulat bulu. Tingkat keparahannya mulai bentol  sebesar biji jagung hingga bibir bengkak. Masalahnya,banyak pasien yang  tidak menyadari,biduran dapat juga di sebabkan oleh tekanan serta  ketatnya pakaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengusir iritasi dan biduran sebagian  orang menyiasatinya dengan memakai bedak. Cuma,fungsi bedak sekedar  mengeringkan. Jika ternyata bedak tadi tak cukup bagus untuk menyerap  keringat,kulit menjadi lebih lembab.Akhirnya,malah di hampiri  jamur..............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* JALAN KELUARNYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan  keluar satu – satunya untuk menghindari berbagai macam penyakit di atas  adalah memakai busana yang longgar, busana yang tidak ngepas di badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah,satu  lagikan pembuktian bahwa syariat (aturan) yang ditetapkan oleh Allah  adalah baik untuk hambaNya. Dalam Al – Qur’an surah ke 24 (An – Nuur)  ayat ke 21 Allah berfirman yang artinya : “ Katakanlah kepada wanita  yang beriman ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya  dan memelihara  kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang  biasa tampak darinya.Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung  kedadanya dan janganlah menampakkan perhiasannya lecuali kepada suami  mereka,atau ayah mereka,atau ayah suami mereka,atau saudara – saudara  laki – laki mereka atau putra – putra saudara – saudara laki – laki  mereka atau putra – putra saudara – saudara perempuan mereka,atau wanita  – wanita Islam atau budak – budak yang mereka miliki atau pelayan –  pelayan laki – laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita)  atau anak – anak yang belum mengerti tentang aurat wanita.Dan janganlah  mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka  sembunyikan.Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah,hai orang – orang  yang beriman supaya kamu beruntung.”  Dan pada Q.S Al – Ahzab ayat 59  yang artinya “ Hai nabi,katakanlah kepada istri – istrimu,anak – anak  perempuanmu dan istri – istri orang mukmin,’Hendaklah mereka mengulurkan  jilbabnya keseluruh tubuh mereka’ yang demikian itu supaya mereka lebih  mudah dikenal,karena itu mereka tidak di ganggu.dan Allah adalah maha  pengampun lagi maha penyayang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah,bahwa semua  Syariat (aturan) yang di tetapkan oleh Allah untuk kita PASTI adalah  YANG PALING TERBAIK untuk kita karena Dia lah yang menciptakan kita dan  Dia lah yang paling tau apa yang TERBAIK dan PANTAS untuk kita.Jadi, Bye  – Bye Pakain Ketat......DAN Welcome busana Muslimah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah  renungan untukku, untukmu, untuk kita semua.&lt;br /&gt;Semoga tulisan ini dapat  membuka pintu hati yang terkunci.... &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-2853606240795525970?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/2853606240795525970/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/11/pakaian-ketat-dalam-pandangan-islam.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/2853606240795525970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/2853606240795525970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/11/pakaian-ketat-dalam-pandangan-islam.html' title='Pakaian Ketat dalam Pandangan Islam'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-5261296583697873305</id><published>2010-11-06T08:44:00.004+07:00</published><updated>2010-12-18T07:22:11.469+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='1 menit'/><title type='text'>Renungan 1 Menit</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TNSzHlPP4rI/AAAAAAAAAJM/1xvth6ALc2A/s1600/minutes1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TNSzHlPP4rI/AAAAAAAAAJM/1xvth6ALc2A/s200/minutes1.jpg" width="131" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Adalah seorang pemuda yang tengah berjalan- jalan ditepi hutan untuk  mencari udara segar, ketika dia tengah berjalan, tiba -tiba terdengarlah  Bunyi auman suara harimau…&lt;br /&gt;Auuuummmm… .!!!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seekor  harimau yang sedang lapar Dan mencari mangsa untuk mengisi perutnya Dan  tiba-tiba Sudah berada dihadapan pemuda . pemuda tadi karena takut,  diapun berlari semampu dia bisa, Harimau yang sedang lapar tentunya  tidak Begitu saja melepas mangsa empuk di depan matanya, harimau itupun  mengejar pemuda tadi.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Ditengah kepanikkannya, pemuda tadi masih sempat  berdoa, agar diselamatkan dari terkaman harimau,…rupanya doanya  dikabulkan, dalam pelariannya dia melihat sebuah sumur tua,..terlintas  Dibenaknya untuk masuk kedalam sumur itu,..karena harimau pasti tidak  akan mengejarnya ikut masuk kesumur tersebut.&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;br /&gt;Beruntungnya lagi  ternyata sumur tersebut ditengahnya Ada tali menjulur ke bawah, jadi  pemuda tadi tidak harus melompat yang mungkin saja bisa membuat kakinya  patah karena dalamnya sumur tersebut. Tapi ternyata tali itu pendek Dan  takkan sanggup membantu dia sampai kedasar sumur, hingga akhirnya dia  bergelayutditengah- tengah sumur, ketika tengah bergelayut. Dia  menengadahkan mukanya keatas ternyata harimau tadi masih menunggunya  dibibir sumur, Dan ketika dia menunduk kebawah, terdengar suara kecipak  air,.. setelah diamati ternyata Ada 2 ekor buaya yang ganas yang  berusaha menggapai badannya,.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah bagaimana ini, diatas aku  ditunggu harimau, dibawah buaya siap menerkamku, ketika dia tengah  berpikir caranya keluar, tiba-tiba dari Pinggir sumur yang Ada lobangnya  keluarlah seekor tikus putih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;..ciiit…ciiit. .. ….ciit…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang  naik meniti tali pemuda tadi Dan mulai menggerogoti tali pemuda tadi,..  belum hilang keterkejutannya dari lobang Satunya lagi muncul seekor  tikus hitam yang melakukan hal sama seperti tikus putih menggerogoti  tali yang dipakai pemuda tuk bergelantungan. Waduh …jika tali ini putus,  .habislah riwayatku dimakan buaya..!!! Cemas dia berpikir,… jika aku  naik keatas ….sudah pasti harimau menerkamku,... jika menunggu  disini…lama- lama tali ini akan putus Dan Buaya dibawah siap  menyongsongku. .. Saat itulah dia mendengar dengungan rombongan lebah  yang sedang mengangkut madu untuk dibawa kesarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka,.. dia  mendongakkan wajahnya keatas.. Dan tiba-tiba jatuhlah setetes madu dari  lebah itu langsung tertelan ke mulut pemuda tadi. Spontan pemuda tadi  berkata…Subhanallah ..Alangkah manisnya madu Ini,..baru sekali ini aku  merasakan madu semanis Dan selezat ini…!!! Dia lupa akan ancaman buaya  Dan harimau tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah kamu, inti dari cerita diatas… ^^,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda  tadi adalah Kita semua, harimau yang mengejar adalah maut Kita  sedangkan ajal memang selalu mengejar kita, jadi ingatlah akan mati. Dua  ekor buaya adalah malaikat Munkar dan Nakir yang menunggu kita di alam  kubur nantinya . Tali tempat pemuda bergelayut adalah panjang umur  kita,..jika talinya panjang maka pendeklah umur kita, jika talinya  pendek maka panjanglah umur kita. Tikus putih dan tikus hitam adalah  dunia kita, siang dan malam yang senantiasa mengikis umur kita. Madu  setetes adalah nikmat dunia yang hanya sebentar. Bayangkan madu setetes  tadi masuk ke mulut pemuda,…sampai dia lupa akan ancaman harimau dan  buaya,.. Begitulah kita, ketika kita menerima nikmat sedikit, kita lupa  kepada Allah dan ketika susah baru ingat kepada Allah..  Astaghfirullah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 menit untuk mengingat Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebutlah  dengan sepenuh hati dengan lidah yang fasih akan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"  subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar la haula  wala quwwata illah billahil 'aliyyil adzim " &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Hayatilah  sedalamnya akan makna ayat demi ayat dan  perkataan demi perkataan "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah  renungan untukku, untukmu, untuk kita semua.&lt;br /&gt;Semoga tulisan ini  dapat membuka pintu hati yang terkunci....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/notes/wanita-solehah-tidak-memandang-tidak-dipandang/renungan-satu-menit/163761410322293" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://www.facebook.com/notes/wanita-solehah-tidak-memandang-tidak-dipandang/renungan-satu-menit/163761410322293&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-5261296583697873305?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/5261296583697873305/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/11/renungan-1-menit.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/5261296583697873305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/5261296583697873305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/11/renungan-1-menit.html' title='Renungan 1 Menit'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TNSzHlPP4rI/AAAAAAAAAJM/1xvth6ALc2A/s72-c/minutes1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-5486892035757076478</id><published>2010-11-05T12:09:00.001+07:00</published><updated>2010-12-17T12:36:57.631+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cantik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='akhwat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='.untuk ukhti'/><title type='text'>Siapa Bilang Ukhti Tidak Cantik?</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;CANTIK....&lt;br /&gt;Bagi sebagian wanita, Beberapa orang mungkin mempunyai  persepsi beda-beda tentang cantik.&lt;br /&gt;Bahkan ada yang bilang kalau  cantik itu relatif. Itu benar.&lt;br /&gt;Tapi saya tambahkan sebait puisi  beriku sebagai Motivasi:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;Menjadi wanita itu kehendak Tuhan&lt;br /&gt;Menjadi  Cantik itu relatif&lt;br /&gt;Menjadi muslimah itu anugrah&lt;br /&gt;Tetapi menjadi  muslimah yg sholehah itu PILIHAN !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun,  seiring dengan maraknya produk-produk kecantikan di TV. Kita jadi  berpikir kalau yang di sebut wanita cantik itu adalah yang seperti model  di produk kecantikan tersebut. Berkulit putih, berhidung mancung,  berbibir tipis, dan semua yang tampak pada si model.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga  terciptalah image, bahwa wanita yang berkulit gelap, hidungnya mancung  ke dalam dan berbibir tebal itu adalah wanita yang jelek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,  jika sekarang kamu merasa kalau wajahmu gak cantik. Cobalah pandang  kembali wajahmu ke cermin. Lihatlah betapa Allah telah menyempurnakan  bentuk wajahmu. Bayangkanlah jika seandainya Allah menciptakan lubang  hidungmu bukan menghadap ke bawah, tapi ke depan. Bisa ukhti bayangkan  apa yang terjadi jika ada lalat dan nyamuk yang terbang nyasar ke dalam  hidung mu. Atau jika Allah menciptakan lubang hidung mu menghadap ke  atas, bisa dibayangkan jika musim hujan tiba, Ukh. Hidung kita akan  menampung air hujan yang turun dari langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau bisa kamu  bayangkan jika Allah menciptakan sepasang matamu ditaruh dijidat atau  telingamu hanya sebelah. Wah, bentuknya pasti gak karuan rupa. Jangankan  manusia yg melihatnya, hantupun juga akan takut melihatnya...hihi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh  Maha Suci Allah atas semua ciptaan-Nya. Karena Allah sendiri yang  bersumpah dalam firman-Nya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Sungguh, Kami telah menciptakan  manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. ” (QS. At-Tin: 4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh,  mudah bagi Allah menciptakan seluruh wanita di dunia ini dengan wajah  yang cantik semua. Tapi dengan begitu, kita jadi sama. Tidak ada yang  menjadi pembedanya. Kita jadi sulit mengenal jika wajah kita sama semua,  Ukh....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah ingin menciptakan keindahan di dunia ini, dengan  banyak perbedaan di dalamnya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka biarlah kita menjadi salah  satu yang indah itu, Ukh. Dengan segala perbedaan di antara kita....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku  jadi teringat dialog salah seorang sahabatku dengan mamanya beberapa  tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Ma, hidung Aya kok pesek sih? Gak kayak  temen-temen Aya yang lain. Aya jadi keliatan jelek. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu  itu mamanya ketawa, dan bilang :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Aya harus bersyukur karena  di beri hidung sama Allah. Coba bayangin kalo Aya gak di kasih hidung  sama Allah? Trus siapa yang bilang kalau hidung pesek itu jelek?  Buktinya banyak kok yang hidungnya mancung tapi kelihatan jelek.  Sedangkan Aya, walaupun pesek tapi cantik. Aya anak mama yang paling  cantik.. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya jelas aja mama bilang kalo aku adalah anaknya yang  paling cantik, karena adek-adeknya 'kan cowok semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi waktu  itu Aya serasa melambung ke langit, karena di puji oleh mama. Dan ketika  Aya beranjak dewasa, Aya tau mamanya hanya ingin membuat Aya merasa  selalu bersyukur atas pemberian-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa Ukhti, Syukur. Itulah  perasaan yang harus kita miliki. Bukan perasaan minder dan sedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukurlah,  karena Allah menciptakan mu dengan sempurna. Bersyukurlah, karena  banyak yang telah Dia beri pada mu, pada kita. Bahkan jika kita mencoba  menghitung nikmat-Nya, tidak akan cukup waktu kita untuk menghitungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukurlah  Ukhti....Seperti yang Dia katakan padamu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Jika engkau  bersyukur kepada-Ku, niscaya akan Ku tambah nikmat-Ku kepadamu. Namun  jika engkau mengingkari nikmat-Ku, sesungguhnya azab-Ku amat pedih. ”  (QS. Ibrahim : 7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun jadi teringat dengan ucapan salah  seorang temanku beberapa waktu lalu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“aku ini jelek, pasti nggak  ada ikhwan yang mau jadi suami ku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ternyata, 4 bulan  sesudahnya dia menikah. Subhanallah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyaallah Ukh....jika ada  pikiran suudzon kepada Allah  terlintas di dada dan otakmu tentang  bentuk wajahmu ,maka Ingatlah kembali janji-Nya pada kita,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“  ....perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik..... ” (QS.  An-Nur : 26)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah tidak pernah mengingkari janji-Nya,  Ukh....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di ayat itu, Allah tidak berfirman kalau  perempuan-perempuan yang cantik untuk laki-laki yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan, Ukh...bukan cantik....tapi baik !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka perbaikilah  diri kita dengan akhlak Qur’ani, bukan malah mempercantik diri dengan  make-up tebal seperti wanita-wanita jahiliyah di zaman Rasulullah dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percayalah,  Ukh..! Laki-laki itu datang bukan karena kecantikan, kekayaan dan  kepandaianmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan, Ukhti...!! tapi karena Allah lah yang  menggerakkan hatinya untuk mengkhitbahmu, untuk menyempurnakan setengah  agama bersama-sama denganmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka tunggulah janji Allah itu,  karena janji Allah akan pasti datangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalaupun tidak di dunia  ini, insyaallah... Allah mempertemukanmu dengannya di alam yang  abadi....alam yang tidak ada keburukan di dalamnya....hanya ada  keindahan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;insyaallah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jangan merasa minder  atau sedih jika ada yang mengatakan kalau wajahmu gak cantik, Ukhti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena  Allah yang menjamin, bahwa Dia telah menciptakanmu dengan  sebaik-baiknya bentuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bila rasa sedih itu masih ada karena  seisi dunia menganggapmu bukanlah wanita yang cantik, dengarkanlah  kembali firman-Nya yang dapat menenangkan hatimu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Dan  janganlah kamu merasa lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati.  Sebab kamu paling tinggi derajatnya, jika kamu orang yang beriman. ”  (QS. Ali ‘Imran : 139)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percayalah, Ukhti.. Beratnya timbangan  amalanmu di Hari Akhir nanti tidak lah di tentukan dengan seberapa  banyak orang di dunia ini yang menganggap kamu cantik. Tapi seberapa  banyak orang di dunia ini yang menganggap kamu baik. Insyaallah, mereka  akan menjadi saksi di hadapan Allah atas semua amal kebaikanmu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insyaallah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk  yang terakhir, izinkan aku mengutip salah satu kalimat dari sebuah buku  yang pernah ku baca:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Semua bunga itu cantik. Tidak ada bunga  yang tidak cantik, walaupun mekar dengan cara yang berbeda-beda. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah,  kita semua cantik Ukhti !&lt;br /&gt;Dan semoga, kita bukan hanya cantik, tapi  juga baik.....&lt;br /&gt;Sebuah renungan untukku, untukmu, untuk kita semua.&lt;br /&gt;Semoga  tulisan ini dapat membuka pintu hati yang terkunci....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-5486892035757076478?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/5486892035757076478/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/11/siapa-bilang-ukhti-tidak-cantik_05.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/5486892035757076478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/5486892035757076478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/11/siapa-bilang-ukhti-tidak-cantik_05.html' title='Siapa Bilang Ukhti Tidak Cantik?'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-2738170015591897723</id><published>2010-11-05T12:05:00.001+07:00</published><updated>2010-12-17T12:52:57.617+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cantik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='akhwat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='.untuk ukhti'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Siapa Bilang Ukhti Tidak Cantik?</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Ketika para wanita bertanya tentang nikmat mulia yang kelak bias mereka  dapatkan di surga, tentu para wanita akan menanyakan… " Jika para lelaki  ahli surga mendapatkan para bidadari surga, apakah para wanita juga  akan mendapatkan bidadara di surga,..?? "  2 orang fuqaha, ahli fiqih  dari Jazirah Arab telah menjelaskan tentang pertanyaan tersebut dengan  sebuah jawaban yang indah.. ^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-insya Allah- &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;*  Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Pria  mendapatkan istri-istri bidadari di Surga, lalu wanita mendapatkan  apa,..??? "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Jawaban:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para wanita akan mendapatkan pria ahli Surga dan pria  ahli Surga lebih afdhal dari pada bidadari. Pria yang paling baik ada di  antara pria ahli Surga. Dengan demikian, bagian wanita di Surga bisa  jadi lebih besar dan lebih banyak daripada bagian pria, dalam masalah  pernikahan. Karena wanita di dunia juga (bersuami) mereka mempunyai  beberapa suami di Surga. Bila wanita mempunyai 2 suami, ia diberi  pilihan untuk memilih di antara keduanya, dan ia akan memilih yang  paling baik dari keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Fatawa wa Durusul Haramil Makki,  Syaikh Ibn Utsaimin 1/132, yang dinukil dalam Al-Fatawa Al-Jami’ah lil  Mar’atil Muslimah, edisi bahasa Indonesia “Fatwa-fatwa tentang wanita 3″  cetakan Darul Haq)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Syaikh Abdullah bin Jibrin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"  Ketika saya membaca Al-Qur’an, saya mendapati banyak ayat-ayat yang  memberi kabar gembira bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dari kaum  laki-laki dengan balasan bidadari yang cantik sekali. Adakah wanita  mendapatkan ganti dari suaminya di akhirat, karena penjelasan tentang  kenikmatan Surga senantiasa ditujukan kepada lelaki mukmin. Apakah  wanita yang beriman kenimatannya lebih sedikit daripada lelaki  mukmin,..??? "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak bisa disangsikan bahwa  kenikmatan Surga sifatnya umum untuk laki-laki dan perempuan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah  berfirman, “ Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang  yang beramal diantara kamu, baik laki-laki ataupun perempuan ”  (Ali-Imran:195)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik  laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan  Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik ”  (An-Nahl:97)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“  Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun  wanita, sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam  surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun ”  (An-Nisa’:124)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“  Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan  perempuan yang mu’min, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam  keta’atannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan  perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu’, laki-laki  dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa,  laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan  perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan  untuk mereka ampunan dan pahala yang besar ” (Al-Ahzab:35)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah  telah menyebutkan bahwa mereka akan masuk Surga dalam firman-Nya, “  Mereka dan istri-istri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan  di atas dipan-dipan ” (Yasin:56)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Masuklah kamu ke dalam Surga,  kamu dan istri-istri kamu digembirakan ” (Az-Zukhruf:70)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah  menyebutkan bahwa wanita akan diciptakan ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“  Sesungguhnya Kami menciptakan mereka dengan langsung, dan Kami jadikan  mereka gadis-gadis perawan ”  (Al-Waqi’ah: 35-36)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya  mengulangi penciptaan wanita-wanita tua dan menjadikan mereka perawan  kembali, yang tua kembali muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah disebutkan dalam suatu  hadits bahwa wanita dunia mempunyai kelebihan atas bidadari karena  ibadah dan ketaatan mereka. Para wanita yang beriman masuk Surga  sebagaimana kaum lelaki. Jika wanita pernah menikah beberapa kali, dan  ia masuk Surga bersama mereka, ia diberi hak untuk memilih salah satu di  antara mereka, maka ia memilih yang paling bagus diantara mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Fatawal  Mar’ah 1/13 yang dinukil dalam Al-Fatawa Al-Jami’ah lil Mar’atil  Muslimah, edisi bahasa Indonesia “Fatwa-fatwa tentang wanita 3″ cetakan  Darul Haq)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bagi para muslimah, pertanyaan yang ada dalam  benak kalian terjawabkan dari penjelasan al faqih Syaikh al ‘Utsaimin  dan asy Syaikh al Jibrin di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahua’lam…&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/notes/wanita-solehah-tidak-memandang-tidak-dipandang/untuk-para-wanita-perindu-surga/162996850398749" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://www.facebook.com/notes/wanita-solehah-tidak-memandang-tidak-dipandang/untuk-para-wanita-perindu-surga/162996850398749&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-2738170015591897723?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/2738170015591897723/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/11/siapa-bilang-ukhti-tidak-cantik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/2738170015591897723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/2738170015591897723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/11/siapa-bilang-ukhti-tidak-cantik.html' title='Siapa Bilang Ukhti Tidak Cantik?'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-6236312970379798998</id><published>2010-10-28T19:30:00.002+07:00</published><updated>2010-12-17T12:37:51.648+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hadiah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='.untuk ukhti'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Hadiah tuk jiwa yang bersedih...</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TMlsgP_RdKI/AAAAAAAAAJE/ZfKZoKe-wrM/s1600/images2.jpeg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TMlsgP_RdKI/AAAAAAAAAJE/ZfKZoKe-wrM/s1600/images2.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Hadiah tuk jiwa yang bersedih...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersenyum dan lupakan semua gundah dihati&lt;br /&gt;Mencintailah dalam hening dalam DIAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak perlu kau Lari&lt;br /&gt;Tak perlu kau Hindari&lt;br /&gt;Jangan kau sikapi dengan berlebihan&lt;br /&gt;Jangan kau umbar rasa mu&lt;br /&gt;Jangan kau tumpahkan segala suka mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarilah gadis.. firtah kita sebagai wanita adalah " PEMALU "&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Kau indah karena sifat MALU mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu.. masihkah kau tampak menawan jika rasa malu itu telah di nafikkan,..???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;heem......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan berselimut dengan airmata cz semuanya telah berlalu.. jika pun merasa bersalah mohon ampun dengan segera karena tugas qT bukan tuk menyesali dan menagis.. setiap ujian akan membuatmu tampak dewasa dalam memaknai hidup.. tak ada resep tuk wujudkan kesuksesan, sbb KESUKSESAN adlh hasil dr persiapan, kerja keras... dan kesediaan belajar pada KESALAHAN..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALLAH sangat menyayangi AKU,.. kita semuanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukur . . syukur . . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukur ya Allah . . . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukur ALHAMDULILLAH....&lt;br /&gt;http://www.facebook.com/?page=1&amp;amp;sk=messages&amp;amp;tid=1607338297084&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-6236312970379798998?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/6236312970379798998/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/10/hadiah-tuk-jiwa-yang-bersedih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/6236312970379798998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/6236312970379798998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/10/hadiah-tuk-jiwa-yang-bersedih.html' title='Hadiah tuk jiwa yang bersedih...'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TMlsgP_RdKI/AAAAAAAAAJE/ZfKZoKe-wrM/s72-c/images2.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-6726117810234984657</id><published>2010-10-28T19:20:00.001+07:00</published><updated>2010-12-17T12:38:10.351+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nilai diri kita'/><title type='text'>Nilai Diri Kita</title><content type='html'>Pada suatu ketika, di sebuah taman kecil ada seorang kakek. Di dekat kaket tersebut terdapat beberapa anak yang sedang asyik bermain pasir, membentuk lingkaran. Kakek itu lalu menghampiri mereka, dan berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa diantara kalian yang mau uang Rp. 50.000!!” Semua anak itu terhenti bermain dan serempak mengacungkan tangan sambil memasang muka manis penuh senyum dan harap. Kakek lalu berkata, “Kakek akan memberikan uang ini, setelah kalian semua melihat ini dulu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Kakek tersebut lalu meremas-remas uang itu hingga lusuh. Di remasnya terus hingga beberapa saat. Ia lalu kembali bertanya “Siapa yang masih mau dengan uang ini lusuh ini?” Anak-anak itu tetap bersemangat mengacungkan tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi,, kalau kakek injak bagaimana? “. Lalu, kakek itu menjatuhkan uang itu ke pasir dan menginjaknya dengan sepatu. Di pijak dan di tekannya dengan keras uang itu hingga kotor. Beberapa saat, Ia lalu mengambil kembali uang itu. Dan kakek kembali bertanya: “Siapa yang masih mau uang ini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetap saja. Anak-anak itu mengacungkan jari mereka. Bahkan hingga mengundang perhatian setiap orang. Kini hampir semua yang ada di taman itu mengacungkan tangan. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, cerita diatas sangatlah sederhana. Namun kita dapat belajar sesuatu yang sangat berharga dari cerita itu. Apapun yang dilakukan oleh si Kakek, semua anak akan tetap menginginkan uang itu, Kenapa? karena tindakan kakek itu tak akan mengurangi nilai dari uang yang di hadiahkan. Uang itu tetap berharga Rp. 50.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, seringkali dalam hidup ini, kita merasa lusuh, kotor, tertekan, tidak berarti, terinjak, tak kuasa atas apa yang terjadi pada sekeliling kita, atas segala keputusan yang telah kita ambil, kita merasa rapuh. Kita juga kerap mengeluh atas semua ujian yang di berikan-Nya. Kita seringkali merasa tak berguna, tak berharga di mata orang lain. Kita merasa di sepelekan, di acuhkan dan tak dipedulikan oleh keluarga, teman, bahkan oleh lingkungan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, percayalah, apapun yang terjadi, atau *bakal terjadi*, kita tak akan pernah kehilangan nilai kita di mata Allah. Bagi-Nya, lusuh, kotor, tertekan, ternoda, selalu ada saat untuk ampunan dan maaf.&lt;br /&gt;Kita tetap tak ternilai di mata Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai dari diri kita, tidak timbul dari apa yang kita sandang, atau dari apa yang kita dapat. Nilai diri kita, akan dinilai dari akhlak dan perangai kita. Tingkah laku kita. seberapapun kita diinjak oleh ketidak adilan, kita akan tetap diperebutkan, kalau kita tetap konsisten menjaga sikap kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, akhlak ialah bunga kehidupan kita. Merupakan seberapa bernilainya manusia. Dengan akhlak, rasa sayang dan senang akan selalu mengikuti kita, dan merupakan modal hidup.&lt;br /&gt;Orang yang tidak mempunyai akhlak, meskipun ia berharta, tidak ada nilainya. Meskipun dia cantik, tapi jika sikapnya buruk dan tiada berakhlak, maka kecantikannya tiada berguna baginya. Begitu pula dengan orang yang berpangkat tinggi, tanpa akhlak, dia menjadi orang yang dibenci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;resensi.net &lt;br /&gt;http://www.facebook.com/?page=1&amp;amp;sk=messages&amp;amp;tid=1206992111313&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-6726117810234984657?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/6726117810234984657/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/10/nilai-diri-kita.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/6726117810234984657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/6726117810234984657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/10/nilai-diri-kita.html' title='Nilai Diri Kita'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-634513100089275239</id><published>2010-10-28T19:08:00.000+07:00</published><updated>2010-10-28T19:08:37.639+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muslimah Blogger Friendship award'/><title type='text'>"Muslimah Blogger Friendship Award"</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TMlnL_4POvI/AAAAAAAAAJA/ld8DGuwuXLo/s1600/koreanawards2.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TMlnL_4POvI/AAAAAAAAAJA/ld8DGuwuXLo/s1600/koreanawards2.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Cintaukhti.blogspot.com.. Siang tadi saat kerja kelompok di sekolah.. iseng" buka Fb lewat NB teman.. dapat sebuah wall di Fb ukhti Maryam Qonita, "fit, awardnya ambil gih. maryam-qonita.blogspot.com :)"&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;hmmmm dan saya pun mulai berfikir... terimakasih atas award ini... :)&lt;br /&gt;semoga bisa menjadi tamparan agar saya lebih giat menulis... Jazakumullah..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-634513100089275239?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/634513100089275239/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/10/muslimah-blogger-friendship-award.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/634513100089275239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/634513100089275239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/10/muslimah-blogger-friendship-award.html' title='&quot;Muslimah Blogger Friendship Award&quot;'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TMlnL_4POvI/AAAAAAAAAJA/ld8DGuwuXLo/s72-c/koreanawards2.png' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-1584256803338797725</id><published>2010-10-17T18:26:00.002+07:00</published><updated>2010-12-18T07:09:15.291+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Pengorbanan seorang ayah</title><content type='html'>Cintaukhti.blogspot.com Suatu ketika, ada seorang anak perempuan yang bertanya kepada ayahnya, Tatkala tanpa sengaja dia melihat ayahnya sedang mengusap wajahnya. Yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbongkok-bongkok, Disertai suara batuk-batuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Anak perempuan itu bertanya pada ayahnya "Ayah, mengapa wajah ayah kian berkerut-merut dengan badan ayah yang kian hari kian membongkok ?" Demikian pertanyaannya, ketika ayahnya sedang berehat di beranda.&lt;br /&gt;Si ayah menjawab : "Sebab aku lelaki."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak perempuan itu berkata sendirian : "Aku tidak mengerti".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kerut-kening kerana jawapan ayahnya membuatnya termenung rasa kebingungan. Ayah hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anaknya itu, terus menepuk-nepuk bahunya, kemudian si ayah mengatakan "Anakku, kamu memang belum mengerti tentang lelaki." Demikian bisik Si ayah, yang membuat anaknya itu bertambah kebingungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena perasaan ingin tahu, kemudian si anak itu mendapatkan ibunya lalu bertanya kepada ibunya. "Ibu, mengapa wajah Ayah jadi berkerut-merut dan badannya kian hari kian membongkok? Dan sepertinya ayah menjadi demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibunya menjawab: "Anakku, jika seorang lelaki yang benar-benar bertanggungjawab terhadap keluarga itu memang akan demikian." Hanya itu jawapan si ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak itupun kemudian membesar dan menjadi dewasa, tetapi dia tetap juga masih tercari-cari jawapan, mengapa wajah ayahnya yang tampan menjadi berkerut-merut dan badannya menjadi membongkok? Hingga pada suatu malam, dia bermimpi. Di dalam mimpi itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali. Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimah sebagai jawapan rasa kebingungannya selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat Ku-ciptakan lelaki, aku membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia sentiasa akan berusaha untuk menahan setiap hujungnya, agar keluarganya merasa aman, teduh dan terlindung."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ku ciptakan bahunya yang kuat dan berotot untuk membanting-tulang menghidupi seluruh keluarganya dan kegagahannya harus cukup kuat pula untuk melindungi seluruh keluarganya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ku berikan kemahuan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi yang berasal dari titisan keringatnya sendiri yang halal dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia mendapat cercaan dari anak-anaknya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ku berikan keperkasaan dan mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya berbasah kuyup kedinginan dan kesejukan karena tersiram hujan dan dihembus angin, dia relakan tenaga perkasanya dicurahkan demi keluarganya, dan yang selalu dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih-perihnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kuberikan kesabaran, ketekunan serta kesungguhan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat dan membimbing keluarganya tanpa ada keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan kerapkali menyerangnya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ku berikan perasaan cekal dan gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai dan mengasihi keluarganya, didalam suasana dan situasi apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya, melukai hatinya.Padahal perasaannya itu pula yang telah memberikan perlindungan rasa aman pada saat di mana anak-anaknya tertidur lelap. Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknyaagar selalu saling menyayangi dan saling mengasihi sesama saudara."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ku berikan kebijaksanaan dan kemampuan padanya untuk memberikan pengertian dan kesedaran terhadap anak-anaknya tentang saat kini dan saat mendatang, walaupun seringkali ditentang bahkan dikotak-katikkan oleh anak- anaknya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ku berikan kebijaksanaan dan kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan dan menyedarkan, bahawa isteri yang baik adalah isteri yang setia terhadap suaminya, isteri yang baik adalah isteri yang senantiasa menemani, dan bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka mahupun duka,walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada isteri, agar tetap berdiri, bertahan, sepadan dan saling melengkapi serta saling menyayangi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ku berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti, bahawa lelaki itu senantiasa berusaha sekuat daya fikirnya untuk mencari dan menemukan cara agar keluarganya dapat hidup didalam keluarga bahagia dan badannya yang terbongkok agar dapat membuktikan, bahawa sebagai lelaki yang bertanggungjawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya, kesungguhannya demi kelanjutan hidup keluarganya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ku berikan kepada lelaki tanggungjawab penuh sebagai pemimpin keluarga, sebagai tiang penyangga (seri/penyokong), agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh lelaki, walaupun sebenarnya tanggungjawab ini adalah amanah di dunia dan akhirat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkejut si anak dari tidurnya dan segera dia berlari, berlutut dan berdoa hingga menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri bilik ayahnya yang sedang berdoa, ketika ayahnya berdiri si anak itu menggenggam dan mencium telapak tangan ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku mendengar dan merasakan bebanmu, ayah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh itu jika ayah kita masih hidup jangan sia-siakan kesempatan untuk membuat hatinya gembira. Bila ayah kita telah tiada, jangan putuskan tali silaturahim yang telah dirintisnya dan doakanlah agar Allah selalu menjaganya dengan sebaik-baiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin..&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-1584256803338797725?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/1584256803338797725/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/10/pengorbanan-seorang-ayah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/1584256803338797725'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/1584256803338797725'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/10/pengorbanan-seorang-ayah.html' title='Pengorbanan seorang ayah'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-4181144298968493612</id><published>2010-10-17T18:23:00.001+07:00</published><updated>2010-12-18T07:11:05.178+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Surat Cinta untuk ukhti'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Surat Cinta untuk Jiwa :)</title><content type='html'>Surat ini ku tujukan untuk diriku sendiri&lt;br /&gt;serta sahabat-sahabat tercintaku&lt;br /&gt;yang insyaAllah tetap mencintai Allah dan Rasul-Nya di atas segalany, kerana hanya cinta itu yang dapat mengalahkan segalanya, cinta hakiki yang membuat manusia melihat segalanya dari sudut pandangan yang berbeza,&lt;br /&gt;lebih bermakna dan indah.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat ini ku tujukan untuk hatiku&lt;br /&gt;dan hati sahabat-sahabat tercintaku&lt;br /&gt;yang kerap kali terisi oleh cinta selain dari-Nya,&lt;br /&gt;yang mudah sekali terlena oleh indahnya dunia,&lt;br /&gt;yang terkadang melakukan segalanya bukan kerana-Nya,&lt;br /&gt;lalu di ruang hatinya yang kelam merasa senang&lt;br /&gt;jika dilihat dan dipuji orang,&lt;br /&gt;entah di mana keikhlasannya.&lt;br /&gt;Maka saat merasakan kekecewaan dan kelelahan&lt;br /&gt;kerana perkara yang dilakukan tidak sepenuhnya berlandaskan keikhlasan, padahal Allah tidak pernah menanyakan hasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-4181144298968493612?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/4181144298968493612/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/10/surat-cinta-untuk-jiwa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/4181144298968493612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/4181144298968493612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/10/surat-cinta-untuk-jiwa.html' title='Surat Cinta untuk Jiwa :)'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-4272704454541153601</id><published>2010-10-17T17:58:00.001+07:00</published><updated>2010-12-18T07:11:58.722+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kumpulan Tips Islami'/><title type='text'>4 Perkara Yang Menghapus Dosa</title><content type='html'>Cintaukhti.blogspot.com Ibnu Taimiyah rahimahullah memberikan pelajaran amat bagus tentang apa saja amalan yang bisa menghapuskan dosa. Penjelasan tersebut begitu ringkas dan sederhana yang semoga dapat menyentuh hati kita sehingga tidak terus berlarut dalam kubangan dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abul ‘Abbas Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosa dapat terhapus dengan beberapa hal yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Pertama: Taubat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua: Istighfar yang tidak tercakup dalam taubat. Sesungguhnya Allah mengampuni dan mengijabahi do’a hamba-Nya walaupun ia hanya beristihfar tanpa menyertakan taubat di dalamnya. Namun jika taubat disertai dengan istighfar, maka itu lebih sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga: Amalan sholih yang menghapuskan dosa. Amalan yang lebih bermanfaat adalah amalan yang sifatnya umum maupun khusus (dalam menghapuskan suatu dosa). ... Pengampunan dosa di sini diperoleh jika seseorang mengikutkan kejelekan dengan kebaikan. Yang dimaksud hasanaat (kebaikan) adalah sesuatu yang dianjurkan oleh Allah melalui lisan Nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam berupa perbuatan, akhlaq dan sifat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat: Musibah sebagai penghapus dosa. Musibah adalah segala sesuatu yang terasa menyakitkan berupa rasa gelisah, sedih dan rasa sakit yang menimpa harta, kehormatan, jasad atau yang lainnya. Namun musibah ini datang bukan atas kehendak hamba.[1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga jadi pelajaran berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Written in tonight, 4th Dzulqo’dah 1431 H, in KSU, Riyadh, Kingdom of Saudi Arabia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By: Muhammad Abduh Tuasikal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.rumaysho.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-4272704454541153601?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/4272704454541153601/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/10/4-perkara-yang-menghapus-dosa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/4272704454541153601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/4272704454541153601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/10/4-perkara-yang-menghapus-dosa.html' title='4 Perkara Yang Menghapus Dosa'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-3780427280717872170</id><published>2010-10-17T17:54:00.003+07:00</published><updated>2010-10-17T18:00:07.116+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><title type='text'>Sang Awan Putih</title><content type='html'>Cintaukhti.blogspot.com Musim panas kali ini telah menelan banyak korban di suatu desa, tanah yg mulai mengarami keretakan, kegagalan panen yg membuat warga semakin kelaparan, ternak mulai mengalami penyakit misterius, dan seringnya angin panas menerjang desa itu yg membuat warganya tak lagi memiliki kulit ari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini terlihat oleh sebongkah awan yg sedang asik menikmati santai nya angin. dia tampak kaget, dari setiap daerah yg di lewatinya, ini adalah daerah paling parah. Dia melihat ke sekitarnya. Memang, tak ada awan 1 pun, tampaknya tak ada awan yg mau mengorbankan dirinya untuk menjadi hujan lagi di daerah sini. Tapi karena perasaan tidak tega, awan putih itu pergi menemui awan mendung yg sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Tuan awan yg agung, hendaklah dirimu mengorbankan separuh dari tubuhmu itu untuk membantu desa di sebelah sana ??" tanya nya memohon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maaf anakku, Aku sudah Tua, dan aku sudah menetapkan akhir hidupku di sini, aku akan menjadi hujan di tempat ini, mungkin kali ini aku tak bisa membantumu nak" sesalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini awan putih itu kebingungan, dia mencari lagi awan yg mau mengorbankan dirinya untuk menjadi hujan. Tampak lelah badanya mencari awan mendung, tapi hari itu awan tampak cerah semuanya. Awan putih makin kebingungan, apa yg harus dia lakukan,sedangkan wilayah di bawahnya itu semakin saja menelan korban dari hari ke hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awan putih itu menghampiri awan mendung yg tadi, dia bertanya.&lt;br /&gt;"Tuan, tuan sebenarnya belum cukup tua, tapi kenapa tuan mau menjadi hujan ??" sindirnya kepada sang awan mendung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awan mendung itu tersenyum, di dekatkanlah badanya kepada sang awan putih. Lalu dia mulai bercerita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dulu, aku terlahir disini, debu dari kota ini,bercampur debu yg ada di langit,lalu lahirlah aku. aku memang tak cukup tua, tapi aku sudah cukup menikmati hidup ini. aku tak menyesali menjadi hujan, karena saat aku nanti menjadi sebuah hujan, aku akan turun,menghapus debu", menghijaukan tanaman.dan aku tak takut, karena debu yg aku hempaskan nanti, akan berubah kembali menjadi awan, yg kelak akan menggantikan aku. Sesuatu yg baik itu adalah sesuatu yg bermanfaat bagi kehidupan yg lain, jadi aku sudah tidak ragu menjadi pribadi yg ikhlas di manfaatkan bagi kebaikan yg lain, kebahagiaan itu akan lebih bernilai jika di bandingkan dengan ketidakbahagiaan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama setelah itu, Sang awan mendung mulai merontokan tubuhnya satu persatu, menjadi tetes tetes kehidupan baru.&lt;br /&gt;awan putih hanya terdiam melihat semua ini. Awan putih sekarang berjalan lambat, terngian ngian selalu apa yg awan mendung katakan.&lt;br /&gt;hidupku santai sekali selama ini ya,jika dibandingkan dengan Tuan awan mendung, dia rela mengorbankan dirinya, sedangkan aku, hanya bermain atas diriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa sadar awan putih telah berdiri di atas desa yg ia temukan tadi. Termenunglah dia sebentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apa yg terjadi ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awan putih turun langsung ke arah desa, di putar putarkannya badannya, dia melakukan itu agar partikel dalam tubuhnya menyatu, menjadi berat, dan menimbulkan hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya,cukup beratlah badannya sekarang, lalu dia menembus ke atas langit dengan kencang, guna mengambil partikel uap air yg ada di langit. setelah beberapa lama, jadilah kini dia awan mendung&lt;br /&gt;sebelum merontokan tubuhnya dia berpikir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk apa aku hidup ya? Aku hidup untuk menjadi sesuatu yg berguna bagi orang lain."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya dia mulai merontokkan tubuhnya,menjadi hujan mungkin tak terlalu besar. Itu hanya awan kecil, tapi tidak seperti itu, saat dia menjadi hujan, airnya itu mengenai sebuah sumur, sumur yg telah lama kering. Saat air itu tertampung di dalam sumur, dengan otomatis air itu meresap ke sekelilingnya, mengikat air tanah di sampingnya, dan kini, sumur itu menjadi penuh lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga sangat gembira, digunakannya sumur itu setiap hari,tapi tak mengurangi sedikiti pun volume sumur itu. Awan kecil sangat gembira, dia kini menjadi sesuatu yg berguna bagi orang lain, dan saat dalam kebahagiaanya, dia menemukan keajaiban lainya&lt;br /&gt;saat sedang mengikat air tanah, tampak di sana air yg ia kenal. ya, itu adalah awan mendung tadi, dia menjadi air tanah,dan kini mereka bersatu demi kebutuhan orang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah takut dalam masuk kesulitan, karena Allah menjamin anda lebih kuat daripada kesulitan itu sendiri dan nanti anda akan bertemu dengan sesuatu yg indah di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yg marah karena di manfaatkan, tapi orang yg baik itu adalah orang yg bermanfaat bagi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yg hidupnya baik adalah orang yg di manfaatkan orang banyak&lt;br /&gt;maka jadilah jiwa yg ikhlas di manfaatkan bagi kebaikan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun yg terjadi pada kita mungkin bukan pilihan kita tapi bagaimana kita menjadi pribadi setelah itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan ingat :&lt;br /&gt;BERFOKUSLAH PADA HAL HAL YG MENJADIKAN KITA BERNILAI&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-3780427280717872170?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/3780427280717872170/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/10/sang-awan-putih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/3780427280717872170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/3780427280717872170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/10/sang-awan-putih.html' title='Sang Awan Putih'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-611618599165187413</id><published>2010-10-10T11:15:00.002+07:00</published><updated>2010-12-18T07:19:18.964+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah.'/><title type='text'>Mencari Surga??</title><content type='html'>Dan butiran pepasir itu pun menangis saat rintihan Yasir bergelung di langit menahan pedihnya siksaan. Langit mendung tak kuasa menahan murungnya ketika Sumayyah merapatkan kedua bibirnya, sesaat kemudian gerigi atasnya mencengkeram kuat-kuat bibir bawahnya. Setetes air mata tak nampak dari sudut matanya meski ribuan tetes darah menghiasi nyaris seluruh raganya. Satu persatu nafas Yasir dan Sumayyah meninggalkan jasad ringkihnya, senyum kemenangan kedua orangtua sahabat Amr bin Yasir itu melambaikan tangan menyambut panggilan lembut para bidadari Surga. Beberapa hasta dari dua jasad mewangi itu, seorang pemuda belia tengah menghadapi maut untuk menapaki langkah-langkah kedua orangtuanya. Bibirnya bergetar dengan tak henti menyebut nama agung Tuhannya. Ya, Amr bin Yasir, meski sebagian orang sempat meragukan keimanannya, di kemudian hari ia justru menjadikan dirinya sebagai tameng Rasulullah di berbagai kesempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Menjelang perang Uhud dimulai, bersama suaminya, Zaid bin Ashim dan kedua putranya, Habib dan Abdullah, ia keluar ke bukit Uhud. Lalu Rasulullah Saw bersabda kepada mereka, "Semoga Allah memberikan berkah kepadamu semua." Setelah itu perempuan bidadari perang Uhud itu berkata kepada beliau, "Berdo'alah kepada Allah semoga kami dapat menemani engkau di surga kelak, ya Rasulullah!" Lalu Nabi Saw berdo'a, "Ya Allah jadikanlah mereka itu teman-temanku di Surga." Maka perempuan itupun berkata lantang, "Aku tidak akan mempedulikan persoalan dunia menimpa diriku."&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dialah Ummu Amarah, Nusaibah binti Ka'ab Al Maziniay. Rasulullah menobatkannya sebagai bidadari surga karena perannya membela Rasulullah saat pasukan muslimin terdesak pada perang Uhud. Bersama Mush'ab bin Umair -yang kemudian menemui syahid setelah mendapatkan puluhan tusukan di tubuhnya- Nusaibah menghadang Qam'ah, orang yang dipersiapkan membunuh Rasulullah dalam perang tersebut. Dua belas tusukan dan salah satunya mengenai leher Nusaibah. Bilah-bilah pedang yang satu persatu menghujam tubuhnya, ujung-ujung cadas tombak, dan barisan anak panah yang menghias tubuhnya, dirasainya sebagai sentuhan lembut para penghuni Surga. Darah mengalir dari setiap inci tubuhnya, air matanya menjadi saksi tak terbantahkan untuk memuluskan jalannya ke surga Allah. Dan debu bukit Uhud pun terharu menerima dentuman tubuhnya, tak henti-hentinya milyaran debu itu bersaksi akan harumnya wangi surga dari tubuh perempuan mulia itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah Mush’ab bin Umair, aroma mewangi sudah tercium persis di depan hidung meski pemuda tampan itu masih berada puluhan meter jauhnya. Pakaiannya terbaik, terbagus dan termahal dari yang pernah dimiliki siapapun di tanah Makkah. Ketampanannya tak terkira, siapa memandang pasti terpesona, bahkan para lelaki pun iri. Siapa yang tak mengenalnya, pemuda perlente anak seorang bangsawan yang kesohor. Tetapi bukan itu yang membuatnya tercatat dalam sejarah manusia mulia pengikut Muhammad. Begitu terucap dari mulut wanginya kalimat Syahadat, bertambah wangi lah setiap sisi rongga mulutnya, wajah yang tampan semakin bersinar penuh cahaya kemuliaan meski tak lagi ia mengenakan gamis kebangsawanan, walau ia menanggalkan semua atribut yang menjadi simbol-simbol kebesaran. Mush’ab tetap tampan, kharismatik, dan menjadi teladan bagi pemuda dan remaja dimasanya, terlebih saat ia dipercaya sebagai duta pertama Rasulullah ke Madinah. Cita-citanya untuk tetap bersama Rasulullah di Surga kelak, di amin-kan oleh seluruh isi langit dan bumi, karena seorang pemuda kaya raya nan tampan itu syahid dengan tubuh penuh lubang dan sayatan. Ia menjadi tameng Rasullullah pada perang Uhud. Meski darah dan debu membaluti wajah dan tubuhnya, siapa yang bisa melepaskan bayang-bayang kharismanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang budak hitam legam berasal dari Negeri Habasyah (Negeri Ethiopia yang yang hingga kini terus dicengkeram kelaparan). Bertahun-tahun menjadi budak, diinjak-injak, dicaci, diludahi, bahkan dihalalkan darahnya untuk dibunuh oleh sang majikan. Namun Allah mengangkat derajat Bilal bin Rabbah dengan Islam. Hidayah Allah justru turun kepada manusia yang dihinakan oleh manusia lainnya, budak hitam yang orang mensebandingkan hitamnya seperti pantat kuali itu, sesungguhnya putih berseri serta memancarkan kemilauan di mata Allah, Rasulullah dan orang-orang beriman. Saat sang majikan, Suhail, menindihkan batu besar dan panas diatas tubuh budak itu, hanya kata, “Ahad, Ahad …” yang keluar dari mulutnya hingga kemudian seorang sahabat membebaskannya. Jika boleh dan bisa batu itu berbicara, mungkin ia akan berteriak lantang menolak menindih tubuh mulia itu, atau bahkan memilih hancur berkeping-keping ketimbang harus menjadi perantara tangan Suhail untuk menyentuh kulit kasar namun indah itu. Adakah alasan surga tak menginginkan budak hitam ini menjadi salah satu penghuni terhormatnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan batu-batu pun iri, debu pun menangis, para cemeti itu menjadi cermin keikhlasan. Bilah-bilah pedang menampung tetes air mata dan darah yang kelak sebagai pemulus jalan membentang menuju surga, bahkan ujung tombak dan mata anak panah bersaksi, betapa orang-orang itu mulia karena perjuangan dan keteguhannya. Mereka tak pernah mencari surga, karena justru surga betul-betul menanti mereka untuk menyinggahi setiap singgasananya, mengarungi riak-riak sungai kautsar yang diatasnya berbagai buah segar dan menawan menanti untuk dinikmati. Tak lupa, bidadari-bidadari cantik nan bermata jeli, membuka tangannya menyambut kehadiran manusia-manusia yang seluruh penghuni langit memujinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjalan di muka bumi, sama dengan berjalan diatas batu kerikil tajam yang setiap saat akan siap menghunus telapak kaki ini. Jika tak lengkapi diri dengan kesiapan dan ketahanan yang luar biasa, tentu takkan jauh jalan yang bisa ditapaki. Hidup pasti akan selalu beriringan dengan kesulitan, tetapi tak pernah Allah menciptakan kesulitan tanpa diciptakannya pula pintu keluarnya. Bukan maksud Allah membuat sulit hidup manusia, karena Allah juga memberikan petunjuk-petunjuknya. Tapi sekali lagi, mengikuti petunjuk itu pun bukan tanpa cobaan. Hanya dengan keteguhan dan perjuangan, semua akan bermuara pada kebahagiaan. Masalahnya, sedikit sekali dari kita yang kuat bertahan pada cobaan. Adakah butir-butir debu yang menangis karena melihat kesungguhan perjuangan hidup kita? Ah, nampaknya justru kita lah yang terlalu cengeng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak jarang, untuk meniti jalan kebenaran, teramat banyak pengorbanan yang mesti dilakukan. Tetapi dasar manusia, lebih banyak promosi dan koarnya ketimbang pengorbanannya yang belum seberapa, padahal kita sama sekali belum diuji. Belum, bahkan belum tiba ujian sesungguhnya. Yang saat ini kita hadapi dan jalani baru riak-riak di pinggir pantai sebelum kita benar-benar mengarugi lautan yang penuh ombak serta karang yang menghancurkan. Coba periksa, di bagian mana dari tubuh ini yang tercabik-cabik penuh darah sebagai bukti besarnya pengorbanan dalam meniti kebenaran? Hmm.. bahkan kita masih enggan untuk menukar sedikit saja yang kita miliki dengan keagungan cinta-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini belum terbukti! Hingga satu saat kita dihadapkan pada satu pilihan, mati dengan torehan tinta emas kemuliaan atau tetap hidup diatas perisai hina. Nanti akan terbukti! Hidup ini akan berakhir pada ketetapan atas kebenaran, atau sebaliknya, disaat kehormatan pun berpaling. Adakah neraka Allah tak menerima manusia tampan, cantik, kaya raya namun berakhir pada kenistaan? Wallahu ‘a’lam bishshowaab. (Bayu Gaw)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : eramuslim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-611618599165187413?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/611618599165187413/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/10/mencari-surga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/611618599165187413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/611618599165187413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/10/mencari-surga.html' title='Mencari Surga??'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-8946230286322731626</id><published>2010-09-24T06:42:00.001+07:00</published><updated>2010-12-18T07:26:48.013+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Bosan Hidup</title><content type='html'>Cintaukhti.blogspot.com Seorang pria mendatangi Sang Master, "Guru, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu berantakan. Saya ingin mati."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Master tersenyum, "Oh, kamu sakit."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak Master, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Master meneruskan, "Kamu sakit. Dan penyakitmu itu sebutannya, 'Alergi Hidup'. Ya, kamu alergi terhadap kehidupan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma kehidupan. Hidup ini berjalan terus. Sungai kehidupan mengalir terus, tetapi kita menginginkan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit. Resistensi kita, penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Yang namanya usaha, pasti ada pasang-surutnya. Dalam hal berumah-tangga, bentrokan-bentrokan kecil itu memang wajar, lumrah. Persahabatan pun tidak selalu langgeng, tidak abadi. Apa sih yang langgeng, yang abadi dalam hidup ini? Kita tidak menyadari sifat kehidupan. Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal, kecewa dan menderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku." demikian sang Master.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak Guru, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin hidup." pria itu menolak tawaran sang guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya, memang saya sudah bosan hidup."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baik, besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini. Setengah botol diminum malam ini, setengah botol lagi besok sore jam enam, dan jam delapan malam kau akan mati dengan tenang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Giliran dia menjadi bingung. Setiap Master yang ia datangi selama ini selalu berupaya untuk memberikannya semangat untuk hidup. Yang satu ini aneh. Ia bahkan menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah betul-betul jenuh, ia menerimanya dengan senang hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang kerumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun yang disebut "obat" oleh Master edan itu. Dan, ia merasakan ketenangan sebagaimana tidak pernah ia rasakan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu rileks, begitu santai!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggal 1 malam, 1 hari, dan ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari segala macam masalah. Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran Jepang. Sesuatu yang sudah tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Pikir-pikir malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasananya santai banget!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum tidur, ia mencium bibir istrinya dan membisiki di kupingnya, "Sayang, aku mencintaimu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk melakukan jalan pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang kerumah setengah jam kemudian, ia menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat 2 cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. Karena pagi itu adalah pagi terakhir,ia ingin meninggalkan kenangan manis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang istripun merasa aneh sekali Selama ini, mungkin aku salah. "Maafkan aku, sayang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang. Stafnya pun bingung, "Hari ini, Boss kita kok aneh ya?" Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka pun menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan apresiatif terhadap pendapat-pendapat yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya. Pulang kerumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya, "Sayang, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan, "Pi, maafkan kami semua. Selama ini, Papi selalu stres karena perilaku kami."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup menjadi sangat indah. Ia mengurungkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mendatangi sang Guru lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat wajah pria itu, rupanya sang Guru langsung mengetahui apa yang telah terjadi, "Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh, Apa bila kau hidup dalam kekinian, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Leburkan egomu, keangkuhanmu, kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air. Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan jenuh, tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Guru, lalu pulang ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Konon, ia masih mengalir terus. Ia tidak pernah lupa hidup dalam kekinian. Itulah sebabnya, ia selalu bahagia, selalu tenang, selalu HIDUP!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukanlah merupakan suatu beban yang harus dipikul?. Tapi merupakan suatu anugrah untuk dinikmati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Soulfoul - Mulyandi, Soeng)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;myquran.com&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-8946230286322731626?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/8946230286322731626/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/09/bosan-hidup.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/8946230286322731626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/8946230286322731626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/09/bosan-hidup.html' title='Bosan Hidup'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-5882185634736952308</id><published>2010-09-21T19:28:00.001+07:00</published><updated>2010-12-18T07:28:22.507+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='akhwat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='.untuk ukhti'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Luruskan Hati Kami Ya ALLOH....</title><content type='html'>Ya Allah...&lt;br /&gt;Dengan berkat Nabi-MU&lt;br /&gt;Dengan berkat guru kami&lt;br /&gt;Luruskanlah hati kami&lt;br /&gt;Agar kami ikhlas selalu&lt;br /&gt;Tetapkanlah hati kami&lt;br /&gt;Agar kami tidak tergugat&lt;br /&gt;Dengan ujian yang menimpa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Ya Allah...&lt;br /&gt;Tuhan yang mencipta hati&lt;br /&gt;Bersihkanlah hati kami&lt;br /&gt;Agar mazmumah kami&lt;br /&gt;Tidak merosakkan agama kami&lt;br /&gt;Dan juga tidak merosakkan&lt;br /&gt;Kehidupan orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Tuhan…&lt;br /&gt;yang membolak-balikkan hati&lt;br /&gt;Kuatkanlah hati kami&lt;br /&gt;Agar keyakinan kami tidak berubah&lt;br /&gt;Supaya kami sentiasa tabah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan...&lt;br /&gt;ENGKAU rasalah hati kami&lt;br /&gt;Sentiasa bersama-MU&lt;br /&gt;Supaya kami rasa&lt;br /&gt;Ada kawan yang sentiasa melindungi kami&lt;br /&gt;Agar kami tidak merasa sepi&lt;br /&gt;Di dalam hidup kami&lt;br /&gt;Kami merasa malu&lt;br /&gt;Melanggar perintahMU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah..&lt;br /&gt;Tuhan yang menjaga hati..&lt;br /&gt;Luruskan hati kami&lt;br /&gt;Agar seluruh hidup kami menjadi baik..&lt;br /&gt;Supaya tidak khianat&lt;br /&gt;atau tidak hasad&lt;br /&gt;dan tidak pendendam&lt;br /&gt;sesama manusia..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan…&lt;br /&gt;Limpahkanlah ke dalam hati kami&lt;br /&gt;Iman dan nikmat&lt;br /&gt;Hingga kami dapat menyuluh hati&lt;br /&gt;Dan menyuluh kehidupan kami&lt;br /&gt;Supaya lahir batin kami menjadi taat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan..&lt;br /&gt;kami harap engkau&lt;br /&gt;Memudahkan doa kami ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;amin ya Robbal alamin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;by Fiqah Islam&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-5882185634736952308?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/5882185634736952308/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/09/luruskan-hati-kami-ya-alloh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/5882185634736952308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/5882185634736952308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/09/luruskan-hati-kami-ya-alloh.html' title='Luruskan Hati Kami Ya ALLOH....'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-4945890132680932205</id><published>2010-09-21T19:15:00.002+07:00</published><updated>2010-12-18T07:31:21.475+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='akhi.'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sahabat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='.untuk ukhti'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='akwat'/><title type='text'>Salam Ukuwah Sahabat..... ^^</title><content type='html'>Sahabatku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengenal kalian lewat jiwa…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan lewat mata…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menjadikan kalian saudara lewat hati…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak tahu,..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti apa aku dalam pandangan kalian…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selayak apa aku dalam ukhuwah kalian…&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang aku tahu,..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski dengan keterbatasanku berbalut kekuranganku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menulis nama kalian di hatiku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak awal dan takkan pernah terganti apalagi terhapus…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai ‘ SAUDARA ’ di hatiku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin, hari ini ataupun nanti…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insya Allah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Dzat Yang Maha Mengetahui…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami hanya memiliki satu hati yang mana di dalamnya ada cinta, kasih, dan sayang yang senantiasa bersemi indah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Muhaimin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati itu kini tengah berjelajah di dunia fana ini…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia indah penuh fatamorgana yang selalu dan selalu menawarkan keindahannya pada hati-hati kami yang sangat lemah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabbi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini datang hati ini menghadap-Mu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghadap Engkau sebagai satu-satunya Dzat yang berhak atasnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membolak-balikkannya dan yang menjaga seutuhnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Illahi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami titipkan hati ini hanya kepada-Mu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Engkau semaikan ia dalam cinta, kasih, dan sayang-Mu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Engkau penuhi ia ketaatan demi ketaatan kepada-Mu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Engkau sabarkan ia dari segala maksiat kepada-Mu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar selamat ia kembali kepada-Mu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar ridha-Mu bersamanya ketika malaikat maut menjemputnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar surga-Mu menjadi akhir hidupnya yang kekal…selamanya…seutuhnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa muqallibal quluub tsabbit qalbi ‘alaa diinik…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin Allahumma Amin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;العلماء هم ضالتي في كل بلدة وهم بغيتي ووجدت صلاح قلبي في مجالسة العلماء&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Orang-orang yang berilmu agama adalah orang yang kucari di setiap tempat. Mereka adalah tujuan yang selalu kucari. Dan aku menemukan keshalihan hatiku di dalam bergaul dengan mereka. " (حلية الأولياء وطبقات الأصفياء , IV/85 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kalian saudaraku seiman pilihan Allah..&lt;br /&gt;Pada kalian teman seperjuangan yang selalu berkorban..&lt;br /&gt;Pada kalian seorang muslim/ah yang selalu kuat dan tegar..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku kirimkan salam terindah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lafadzkan senandung do'a&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hantarkan sebuah semangat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah senantiasa memberi Kekuatan..Ketegaran..Keikhlasan dan Keistiqomahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam setiap hari-hari yang kalian jalani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku,..&lt;br /&gt;Jangan hidupkan diri ku dalam pikiran mu&lt;br /&gt;yang akhirnya membuat kalian selalu ingat akan diri ku&lt;br /&gt;Jangan pula kalian hidupkan diri ku dalam hati mu&lt;br /&gt;karena hanya Allah yang berhak ada disana&lt;br /&gt;Tapi Sahabat,..&lt;br /&gt;Hidupkanlah diri ku dalam lantunan do'a-do'a yang kalian panjatkan&lt;br /&gt;Insya Allah Ukhiwah Kita akan kekal selamanya disana&lt;br /&gt;Insya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♥♥♥ Ana uhibbukum fillah... ♥♥♥&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-4945890132680932205?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/4945890132680932205/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/09/salam-ukuwah-sahabat.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/4945890132680932205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/4945890132680932205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/09/salam-ukuwah-sahabat.html' title='Salam Ukuwah Sahabat..... ^^'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-382637300091944657</id><published>2010-09-17T18:59:00.002+07:00</published><updated>2010-12-18T07:34:14.830+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='akhwat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='.untuk ukhti'/><title type='text'>Ketika akhwat jatuh Cinta</title><content type='html'>Akhwat Jatuh Cinta??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang aneh, mereka juga adalah manusia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah cinta adalah fitrah manusia???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak pantaskah akhwat jatuh cinta???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka juga punya hati dan rasa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Tapi tahukah kalian betapa berbedanya mereka saat cinta seorang lelaki menyapa hatinya???&lt;br /&gt;Tak ada senyum bahagia, tak ada rona malu di wajah, tak ada buncah suka di dada...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sebaliknya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Akhwat Jatuh Cinta...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang mereka rasakan adalah penyesalan yang amat sangat, atas sebuah hijab yang tersingkap...&lt;br /&gt;Ketika lelaki yang tak halal baginya, bergelayut dalam alam fikirannya, yang mereka rasakan adalah ketakutan yang begitu besar akan cinta yang tak suci lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika rasa rindu mulai merekah di hatinya, yang mereka rasakan adalah kesedihan yang tak terperih akan sbuah asa yang tak semestinya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada senyum bahagia, tak ada rona malu…&lt;br /&gt;Yang ada adalah malam-malam yang dipenuhi air mata penyesalan atas cinta-Nya yang ternodai…&lt;br /&gt;Yang ada adalah kegelisahan, karena rasa yang salah arah…&lt;br /&gt;Yang ada adalah penderitaan akan hati yang mulai sakit…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Akhwat Jatuh Cinta…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan harapan untuk bertemu yang mereka nantikan, tapi yang ada adalah rasa ingin menghindar dan menjauh dari orang tersebut…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada kata-kata cinta dan rayuan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ada adalah kekhawatiran yang amat sangat, akan hati yang mulai merindukan lelaki yang belum halal atau bahkan tak akan pernah halal baginya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mereka jatuh cinta, maka perhatikanlah, kegelisahan di hatinya yang tak mampu lagi memberikan ketenangan di wajahnya yang dulu teduh…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka akan terus berusaha mematikan rasa itu bagaimanapun caranya…&lt;br /&gt;Bahkan kendati dia harus menghilang, maka itu pun akan mereka lakukan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangka kasihannya jika akhwat jatuh cinta…&lt;br /&gt;Karena yang ada adalah penderitaan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ukhti…&lt;br /&gt;Bersabarlah…&lt;br /&gt;Jadikan ini ujian dari Rabbmu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matikan rasa itu secepatnya…&lt;br /&gt;Pasang tembok pembatas antara kau dan dia…&lt;br /&gt;Pasang duri dalam hatimu, agar rasa itu tak tumbuh bersemai…&lt;br /&gt;Cuci dengan air mata penyesalan akan hijab yang sempat tersingkap...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putar balik kemudi hatimu, agar rasa itu tetap terarah hanya padaNya…&lt;br /&gt;Pupuskan rasa rindu padanya dan kembalikan dalam hatimu rasa rindu akan cinta Rabbmu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti… Jangan khawatir kau akan kehilangan cintanya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena bila memang kalian ditakdirkan bersama, maka tak akan ada yang dapat mencegah kalian bersatu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ketahuilah, bagaimana pun usaha kalian untuk bersatu, jika Allah tak menghendakinya, maka tak akan pernah kalian bersatu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti… Bersabarlah… Biarkan Allah yang mengaturnya...&lt;br /&gt;Maka yakinlah... Semuanya akan baik-baik saja…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua Akan Indah Pada Waktunya…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-382637300091944657?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/382637300091944657/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/09/ketika-akhwat-jatuh-cinta.html#comment-form' title='19 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/382637300091944657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/382637300091944657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/09/ketika-akhwat-jatuh-cinta.html' title='Ketika akhwat jatuh Cinta'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>19</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-5796485262434264932</id><published>2010-06-03T19:49:00.000+07:00</published><updated>2010-06-03T19:49:18.567+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wallpaper islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gambarku'/><title type='text'>Tanya</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TAeivPOfclI/AAAAAAAAAIQ/bt07qKv3Aak/s1600/Tanya.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TAeivPOfclI/AAAAAAAAAIQ/bt07qKv3Aak/s320/Tanya.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-5796485262434264932?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/5796485262434264932/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/06/tanya.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/5796485262434264932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/5796485262434264932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/06/tanya.html' title='Tanya'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TAeivPOfclI/AAAAAAAAAIQ/bt07qKv3Aak/s72-c/Tanya.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-7216535622242831403</id><published>2010-06-03T19:28:00.000+07:00</published><updated>2010-06-03T19:28:13.674+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='akhwat dan ukhti'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wallpaper islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gambarku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='koleksi gambar islami'/><title type='text'>Seorang gadis itu.... (2)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TAefsKf39LI/AAAAAAAAAII/HvmNS-4KPso/s1600/Seorang+gadis+2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TAefsKf39LI/AAAAAAAAAII/HvmNS-4KPso/s320/Seorang+gadis+2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-7216535622242831403?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/7216535622242831403/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/06/seorang-gadis-itu-2.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/7216535622242831403'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/7216535622242831403'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/06/seorang-gadis-itu-2.html' title='Seorang gadis itu.... (2)'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TAefsKf39LI/AAAAAAAAAII/HvmNS-4KPso/s72-c/Seorang+gadis+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-1098855119712368344</id><published>2010-06-03T19:20:00.000+07:00</published><updated>2010-06-03T19:20:34.893+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wallpaper islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gambarku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='koleksi gambar islami'/><title type='text'>Seorang gadis itu....</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TAeZJyFbZ1I/AAAAAAAAAIA/GkH4kmYpkZE/s1600/seorang+gadis.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TAeZJyFbZ1I/AAAAAAAAAIA/GkH4kmYpkZE/s320/seorang+gadis.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-1098855119712368344?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/1098855119712368344/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/06/seorang-gadis-itu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/1098855119712368344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/1098855119712368344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/06/seorang-gadis-itu.html' title='Seorang gadis itu....'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TAeZJyFbZ1I/AAAAAAAAAIA/GkH4kmYpkZE/s72-c/seorang+gadis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-2197553353100006904</id><published>2010-06-03T18:36:00.000+07:00</published><updated>2010-06-03T18:36:46.441+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='istiqamah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gambarku'/><title type='text'>Melangkah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TAeSYIOqi1I/AAAAAAAAAH4/J_fFBjEkBu4/s1600/Melangkah.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TAeSYIOqi1I/AAAAAAAAAH4/J_fFBjEkBu4/s320/Melangkah.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-2197553353100006904?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/2197553353100006904/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/06/melangkah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/2197553353100006904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/2197553353100006904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/06/melangkah.html' title='Melangkah'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TAeSYIOqi1I/AAAAAAAAAH4/J_fFBjEkBu4/s72-c/Melangkah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-1340322567522905758</id><published>2010-06-03T18:25:00.000+07:00</published><updated>2010-06-03T18:25:33.474+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wallpaper islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gambarku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='koleksi gambar islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta pada Allah'/><title type='text'>Cinta pada Allah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TAeQ74LAqfI/AAAAAAAAAHw/THxOALeTlYU/s1600/Cinta+kepada+Allah.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TAeQ74LAqfI/AAAAAAAAAHw/THxOALeTlYU/s320/Cinta+kepada+Allah.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-1340322567522905758?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/1340322567522905758/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/06/cinta-pada-allah.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/1340322567522905758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/1340322567522905758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/06/cinta-pada-allah.html' title='Cinta pada Allah'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TAeQ74LAqfI/AAAAAAAAAHw/THxOALeTlYU/s72-c/Cinta+kepada+Allah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-3624342471416395304</id><published>2010-06-03T18:18:00.000+07:00</published><updated>2010-06-03T18:18:47.369+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wallpaper islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gambarku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='koleksi gambar islami'/><title type='text'>Awalnya....</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TAePYcx6ZKI/AAAAAAAAAHo/7GqqdzUPsCw/s1600/Awalnya.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="194" src="http://1.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TAePYcx6ZKI/AAAAAAAAAHo/7GqqdzUPsCw/s320/Awalnya.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-3624342471416395304?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/3624342471416395304/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/06/awalnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/3624342471416395304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/3624342471416395304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/06/awalnya.html' title='Awalnya....'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TAePYcx6ZKI/AAAAAAAAAHo/7GqqdzUPsCw/s72-c/Awalnya.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-863549623831736184</id><published>2010-06-03T18:13:00.000+07:00</published><updated>2010-06-03T18:13:47.451+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wallpaper islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gambarku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='.untuk ukhti'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='koleksi gambar islami'/><title type='text'>aku bangga</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://tinypic.com/" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Image and video hosting by TinyPic" border="0" src="http://i49.tinypic.com/16qdt2.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-863549623831736184?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/863549623831736184/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/06/aku-bangga.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/863549623831736184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/863549623831736184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/06/aku-bangga.html' title='aku bangga'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i49.tinypic.com/16qdt2_th.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-2953578219044855345</id><published>2010-06-02T12:20:00.000+07:00</published><updated>2010-06-02T12:20:54.798+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muslimah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gambarku'/><title type='text'>Mutiara</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TAXpIjxIPBI/AAAAAAAAAHg/M2HFb_H4zxs/s1600/Mutiara.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="272" src="http://2.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TAXpIjxIPBI/AAAAAAAAAHg/M2HFb_H4zxs/s400/Mutiara.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-2953578219044855345?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/2953578219044855345/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/06/mutiara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/2953578219044855345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/2953578219044855345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/06/mutiara.html' title='Mutiara'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TAXpIjxIPBI/AAAAAAAAAHg/M2HFb_H4zxs/s72-c/Mutiara.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-8162626564945021931</id><published>2010-06-02T12:14:00.000+07:00</published><updated>2010-06-02T12:14:01.771+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='koleksi gambar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gambarku'/><title type='text'>I ask</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TAXoJxWazGI/AAAAAAAAAHY/5pyl4BovD-M/s1600/i-ask.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="167" src="http://1.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TAXoJxWazGI/AAAAAAAAAHY/5pyl4BovD-M/s400/i-ask.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-8162626564945021931?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/8162626564945021931/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/06/i-ask.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/8162626564945021931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/8162626564945021931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/06/i-ask.html' title='I ask'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TAXoJxWazGI/AAAAAAAAAHY/5pyl4BovD-M/s72-c/i-ask.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-4767340799235349190</id><published>2010-05-28T12:58:00.000+07:00</published><updated>2010-05-28T12:58:14.227+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wallpaper islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gambarku'/><title type='text'>Cintaukhti</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/S_9aj5N5-tI/AAAAAAAAAHQ/lvPK8qmzLg8/s1600/cinta.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://2.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/S_9aj5N5-tI/AAAAAAAAAHQ/lvPK8qmzLg8/s400/cinta.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-4767340799235349190?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/4767340799235349190/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/05/cintaukhti.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/4767340799235349190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/4767340799235349190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/05/cintaukhti.html' title='Cintaukhti'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/S_9aj5N5-tI/AAAAAAAAAHQ/lvPK8qmzLg8/s72-c/cinta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-1699272797065168538</id><published>2010-05-28T10:25:00.000+07:00</published><updated>2010-05-28T10:25:45.521+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wallpaper islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gambarku'/><title type='text'>Jangan Bimbang</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/S_83lDSYWKI/AAAAAAAAAHI/lg8ue_4d2Qo/s1600/jangan+bimbang.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/S_83lDSYWKI/AAAAAAAAAHI/lg8ue_4d2Qo/s320/jangan+bimbang.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-1699272797065168538?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/1699272797065168538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/05/jangan-bimbang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/1699272797065168538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/1699272797065168538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/05/jangan-bimbang.html' title='Jangan Bimbang'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/S_83lDSYWKI/AAAAAAAAAHI/lg8ue_4d2Qo/s72-c/jangan+bimbang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-3077256809818606400</id><published>2010-05-28T10:23:00.000+07:00</published><updated>2010-05-28T10:23:09.853+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wallpaper islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gambarku'/><title type='text'>Aku minta</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/S_82rEBHOUI/AAAAAAAAAHA/SDcEJr3R4mw/s1600/aku+minta+%282%29.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="397" src="http://1.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/S_82rEBHOUI/AAAAAAAAAHA/SDcEJr3R4mw/s400/aku+minta+%282%29.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-3077256809818606400?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/3077256809818606400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/05/aku-minta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/3077256809818606400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/3077256809818606400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/05/aku-minta.html' title='Aku minta'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/S_82rEBHOUI/AAAAAAAAAHA/SDcEJr3R4mw/s72-c/aku+minta+%282%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-813220911621925435</id><published>2010-05-28T10:04:00.000+07:00</published><updated>2010-05-28T10:04:22.378+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='koleksi gambar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wallpaper islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gambarku'/><title type='text'>Cinta Allah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/S_8ya6VOh9I/AAAAAAAAAG4/vOpnkK6qWiI/s1600/cinta+Allah.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/S_8ya6VOh9I/AAAAAAAAAG4/vOpnkK6qWiI/s320/cinta+Allah.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-813220911621925435?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/813220911621925435/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/05/cinta-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/813220911621925435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/813220911621925435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/05/cinta-allah.html' title='Cinta Allah'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/S_8ya6VOh9I/AAAAAAAAAG4/vOpnkK6qWiI/s72-c/cinta+Allah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-6262830420645455240</id><published>2010-05-28T09:59:00.001+07:00</published><updated>2010-05-28T10:07:24.779+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wallpaper islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gambarku'/><title type='text'>Deminya</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/S_8xUNt0LXI/AAAAAAAAAGw/y14ABZ7W_mY/s1600/DemiNya.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://2.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/S_8xUNt0LXI/AAAAAAAAAGw/y14ABZ7W_mY/s400/DemiNya.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-6262830420645455240?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/6262830420645455240/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/05/deminya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/6262830420645455240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/6262830420645455240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/05/deminya.html' title='Deminya'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/S_8xUNt0LXI/AAAAAAAAAGw/y14ABZ7W_mY/s72-c/DemiNya.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-4050167333703993943</id><published>2010-05-19T13:42:00.000+07:00</published><updated>2010-05-19T13:42:29.912+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='emansipasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='akhwat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='.untuk ukhti'/><title type='text'>Emansipasi Ala Western</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;Kaum feminis bilang susah jadi wanita, lihat saja peraturan dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.&lt;br /&gt;2.  Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi  tidak sebaliknya.&lt;br /&gt;3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang  berbanding lelaki.&lt;br /&gt;4. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada  lelaki.&lt;br /&gt;5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan  melahirkan anak.&lt;br /&gt;6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara  suami tak perlu taat pada isterinya.&lt;br /&gt;7. Talak terletak di tangan  suami dan bukan isteri.&lt;br /&gt;8. Wanita kurang dalam beribadat karena  adanya masalah haid dan nifas yang tak Ada pada lelaki.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Itu sebabnya mereka tidak henti-hentinya berpromosi untuk "MEMERDEKAKAN  WANITA".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah Kita lihat sebaliknya (kenyataannya) ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Benda yang Mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan  ditempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan  dibiar terserak bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita.&lt;br /&gt;2.  Wanita perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada  ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya?&lt;br /&gt;3. Wanita  menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah harta itu  menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya,  sementara apabila lelaki menerima warisan, IA perlu/wajib juga  menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anak.&lt;br /&gt;4. Wanita perlu  bersusah payah mengandung dan melahirkan anak,tetapi tahukah bahwa  setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh  makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan tahukah jika ia meninggal dunia  karena melahirkan adalah syahid dan surga menantinya.&lt;br /&gt;5. Di akhirat  kelak, seorang lelaki akan dipertanggung- jawabkan terhadap! 4 wanita,  yaitu: Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya.  Artinya, bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4  orang lelaki,yaitu : suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara  lelakinya.&lt;br /&gt;6. Seorang wanita boleh memasuki pintu syurga melalui  pintu surga yang mana saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja,  yaitu: shalat 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya dan  menjaga kehormatannya.&lt;br /&gt;7. Seorang lelaki wajib berjihad  fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat akan suaminya, serta  menunaikan tanggung-jawabnya kepada ALLAH, maka ia akan turut menerima  pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa  perlu mengangkat senjata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masya ALLAH ! Demikian sayangnya ALLAH  pada wanita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat firman Nya, bahwa mereka tidak akan berhenti  melakukan segala upaya, sampai Kita ikut / tunduk kepada cara-cara /  peraturan Buatan mereka. (emansipasi Ala western)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakinlah, bahwa  sebagai dzat yang Maha Pencipta, yang menciptakan Kita, maka sudah  pasti Ia yang Maha Tahu akan manusia, sehingga segala Hukumnya /  peraturannya, adalah YANG TERBAIK bagi manusia dibandingkan dengan  segala peraturan/hukum buatan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jagalah isterimu karena  dia perhiasan, pakaian dan ladangmu, sebagaimana Rasulullah pernah  mengajarkan agar Kita (kaum lelaki) Berbuat baik selalu (gently)  terhadap isterimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah sabda Rasulullah bahwa ketika kita  memiliki dua atau lebih anak perempuan, mampu menjaga dan  mengantarkannya menjadi muslimah Yang baik, maka surga adalah  jaminannya. (untuk anak laki2 berlaku kaidah yang berbeda).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbahagialah  wahai para muslimah. Jangan risau hanya untuk apresiasi absurd dan semu  di dunia ini. Tunaikan dan tegakkan kewajiban agamamu, niscaya surga  menantimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Dewie kenez&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/home.php#%21/profile.php?id=1563745975" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://www.facebook.com/home.php#!/profile.php?id=1563745975&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-4050167333703993943?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/4050167333703993943/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/05/emansipasi-ala-western.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/4050167333703993943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/4050167333703993943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/05/emansipasi-ala-western.html' title='Emansipasi Ala Western'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-2416635355856960639</id><published>2010-05-19T13:40:00.000+07:00</published><updated>2010-05-19T13:40:19.973+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indahnya jilbab'/><title type='text'>Indahnya jilbab</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;"Penuturan asli dari seorang Ikhwan/pria"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu tau kenapa saya  suka wanita itu pakai jilbab?&lt;br /&gt;Jawabannya sederhana, karena mata saya  susah diajak kompromi. Bisa&lt;br /&gt;dibayangkan bagaimana saya harus  mengontrol mata saya ini mulai dari keluar&lt;br /&gt;pintu rumah sampai kembali  masuk rumah lagi. Dan kamu tau? Di kampus&lt;br /&gt;tempat saya seharian  disana, kemana arah mata memandang selalu saja&lt;br /&gt;membuat mata saya  terbelalak. Hanya dua arah yang bisa membuat saya&lt;br /&gt;tenang, mendongak  ke atas langit atau menunduk ke tanah.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Melihat kedepan ada perempuan berlenggok dengan seutas "Tank Top", noleh&lt;br /&gt;ke  kiri pemandangan "Pinggul terbuka", menghindar ke kanan ada sajian  "Celana ketat plus You Can See", balik ke belakang dihadang oleh "Dada  menantang!" Astaghfirullah... kemana lagi mata ini harus memandang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau  saya berbicara nafsu, ow jelas sekali saya suka. Kurang merangsang&lt;br /&gt;itu  mah! Tapi sayang, saya tak ingin hidup ini dibaluti oleh nafsu. Saya&lt;br /&gt;juga  butuh hidup dengan pemandangan yang membuat&lt;br /&gt;saya tenang. Saya ingin  melihat wanita bukan sebagai objek pemuas mata.&lt;br /&gt;Tapi mereka adalah  sosok yang anggun mempesona, kalau dipandang bikin sejuk&lt;br /&gt;di mata.  Bukan paras yang membikin mata panas, membuat iman lepas&lt;br /&gt;ditarik oleh  pikiran "ngeres" dan hatipun menjadi keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai wanita itu  mengerti apa yang sedang dipikirkan oleh laki-laki&lt;br /&gt;ketika melihat  mereka berpakaian seksi, saya yakin mereka tak mau tampil&lt;br /&gt;seperti itu  lagi. Kecuali bagi mereka yang memang punya niat untuk&lt;br /&gt;menarik  lelaki untuk memakai aset berharga yang mereka punya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah  seksi kalau boleh saya definisikan berdasar kata dasarnya adalah&lt;br /&gt;penuh  daya tarik seks. Kalau ada wanita yang dibilang seksi oleh para&lt;br /&gt;lelaki,  janganlah berbangga hati dulu. Sebagai seorang manusia yang&lt;br /&gt;punya  fitrah dihormati dan dihargai semestinya anda malu, karena&lt;br /&gt;penampilan  seksi itu sudah membuat mata lelaki menelanjangi anda,&lt;br /&gt;membayangkan  anda adalah objek syahwat dalam alam&lt;br /&gt;pikirannya. Berharap anda  melakukan lebih seksi, lebih... dan lebih&lt;br /&gt;lagi. Dan anda tau apa  kesimpulan yang ada dalam benak sang lelaki?&lt;br /&gt;Yaitunya: anda bisa  diajak untuk begini dan begitu alias gampangan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau tidak mau,  sengaja ataupun tidak anda sudah&lt;br /&gt;membuat diri anda tidak dihargai dan  dihormati oleh penampilan anda&lt;br /&gt;sendiri yang anda sajikan pada mata  lelaki. Jika sesuatu yang buruk terjadi&lt;br /&gt;pada diri anda, apa itu  dengan kata-kata yang nyeleneh, pelecehan&lt;br /&gt;seksual atau mungkin sampai  pada perkosaan. Siapa yang semestinya&lt;br /&gt;disalahkan? Saya yakin anda  menjawabnya "lelaki" bukan? Oh betapa tersiksanya&lt;br /&gt;menjadi seorang  lelaki dijaman sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau boleh saya ibaratkan, tak ada  pembeli kalau tidak ada yang jual.&lt;br /&gt;Simpel saja, orang pasti akan beli  kalau ada yang nawarin. Apalagi&lt;br /&gt;barang bagus itu gratis, wah pasti  semua orang akan berebut untuk&lt;br /&gt;menerima. Nah apa bedanya dengan anda  menawarkan&lt;br /&gt;penampilan seksi anda pada khalayak ramai, saya yakin  siapa yang melihat&lt;br /&gt;ingin mencicipinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah seharian tadi  saya harus menahan penyiksaan pada mata ini.&lt;br /&gt;Bukan pada hari ini  saja, rata-rata setiap harinya. Saya ingin protes,&lt;br /&gt;tapi mau protes ke  mana? Apakah saya harus menikmatinya...? tapi saya&lt;br /&gt;sungguh takut  dengan Zat yang memberi mata ini.&lt;br /&gt;Bagaimana nanti saya  mempertanggungjawabkan nanti? sungguh dilema yang&lt;br /&gt;berkepanjangan  dalam hidup saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin, banyak laki-laki yang punya dilema  seperti saya ini. Mungkin&lt;br /&gt;ada yang menikmati, tetapi sebagian besar  ada yang takut dan bingung&lt;br /&gt;harus berbuat apa. Bagi anda para wanita  apakah akan selalu bahkan&lt;br /&gt;semakin menyiksa kami sampai kami tak mampu  lagi memikirkan mana yang&lt;br /&gt;baik dan mana yang buruk. Kemudian  terpaksa mengambil kesimpulan&lt;br /&gt;menikmati pemadangan yang anda  tayangkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, berjilbablah ... karena itu sungguh nyaman,  tentram, anggun, cantik, mempersona dan tentunya sejuk dimata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga  bermanfaat&amp;nbsp;       &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-2416635355856960639?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/2416635355856960639/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/05/indahnya-jilbab.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/2416635355856960639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/2416635355856960639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/05/indahnya-jilbab.html' title='Indahnya jilbab'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-1233598336043089661</id><published>2010-05-19T13:38:00.000+07:00</published><updated>2010-05-19T13:38:30.658+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jilbab'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jilbab tidak menghalangi aktifitas'/><title type='text'>Jilbab tak menghalangi aktivitas</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;Ada yang bilang, kalau memakai jilbab membuat muslimah gak bebas  bergerak, menghalangi produktivitas lah, kaku lah. Benarkah seperti  itu??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah Jilbab menjadi penghalang bagi kaum wanita??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari  kita lihat para shahabiyah (sahabat dikalangan wanita). Walaupun mereka  memakai jilbab yang menutupi seluruh tubuh,gamis yang longgar, tetapi  tidak menjadikan mereka kaku.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Aisyah dan Ummu Sulaim ra. membawa  genta dan memberi pasukan muslimin minum pada saat perang berkecamuk.  Ummu Athiyah yang ikut serta dalam 7 peperangan bersama Rasulullah SAW,  dia terjaga (tidak tidur) di tenda pasukan, membuatkan makanan,  mengobati tentara tentara yang terluka dan mengurusi tentara tentara  yang sakit.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Cerita lain, Asma binti Yazid pada perang Yarmuk membunuh 7 tentara  Romawi dengan tiang kemahnya. Ummu Sulaim, Pada saat Perang Hunain,  Membawa parang hingga Abu Thalhah berkata “Wahai Rasulullah, lihatlah  ini Ummu Sulaim membawa parang. Ketika beliau saw bertanya padanya, dia  menjawab,”saya sengaja membawanya, bila salah seorang dari kaum  Musyrikin mendekati saya, akan kubelah perutnya! “ Beliau SAW pun  tertawa. Dan kejadian ini berlangsung hingga masa sepeninggalan masa  rasulullah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dahulu seorang Shahabiyah memanjat tebing  guna mengantarkan makanan kepada rasul SAW dan sahabat yang sedang  dikejar musuh. Sedangkan shahabiyah tadi menggunakan pakaian gamis dan  kondisinya sedang hamil?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sudah tahu kenyataan para  salafushshaleh (para pendahulu yang shaleh) kita di atas, lantas masih  adakah pernyataan ”Jilbab menjadi penghalang” atau bagi mereka yang  berpendapat “gamis bikin ribet, membatasi pergerakan akhwat”? semoga  Allah memberi kita hidayah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitupun opini yang tertanam di benak  orang Barat, bahwa wanita islam dikungkung oleh Islam di dalam rumah  rumah mereka. Padahal, jika kita lihat para sahabiyah….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asma’  binti Abu Bakar membantu pekerjaan suaminya, Az Zubair memberi makanan  dan mengurus kudanya, membawa biji-bijian di atas kepalanya dari tanah  milik Az Zubair, yang jaraknya 2/3 tarsahh (kurang lebih 3km) lalu  menumbuk biji biji an. Istri Abu Usaid yang membuat makanan untuk Nabi  dan Sahabat ketika mereka diundang suaminya Abu Usaid, pada hari  pernikahan mereka. Jadi dia menyajikan hidangan untuk mereka. Jadi,  dengan jilbab, yakinlah, tiada menjadi penghalang wallahu a’lam | Izzah  Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(sumber kitab “Jilbab wanita muslimah” karya Syaikh  Nashiruddin Al-Albani) &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-1233598336043089661?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/1233598336043089661/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/05/jilbab-tak-menghalangi-aktivitas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/1233598336043089661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/1233598336043089661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/05/jilbab-tak-menghalangi-aktivitas.html' title='Jilbab tak menghalangi aktivitas'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-992297740357400820</id><published>2010-05-19T13:31:00.000+07:00</published><updated>2010-05-19T13:31:03.623+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mengeluh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sabar'/><title type='text'>ANTARA SABAR DAN MENGELUH</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div class="GBThreadMessageRow_Info"&gt;       &lt;span bindpoint="authorLinkWrapper" class="GBThreadMessageRow_AuthorLink_Wrapper"&gt;         &lt;a class="GBThreadMessageRow_AuthorLink" href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1840856200"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span bindpoint="branchLinkWrapper" class="GBThreadMessageRow_BranchLink"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span bindpoint="reportLinkWrapper" class="GBThreadMessageRow_ReportLink"&gt;&lt;/span&gt;     &lt;/div&gt;Pada zaman dahulu ada seorang yang bernama Abul Hassan yang  pergi haji di Baitul Haram. Diwaktu tawaf tiba-tiba ia melihat seorang  wanita yang bersinar dan berseri wajahnya.&lt;br /&gt;"Demi Allah, belum pernah  aku melihat wajah secantik dan secerah wanita itu,tidak lain kerana itu  pasti kerana tidak pernah risau dan bersedih hati."&lt;br /&gt;Tiba-tiba wanita  itu mendengar ucapan Abul Hassan lalu ia bertanya, "Apakah katamu hai  saudaraku ? Demi Allah aku tetap terbelenggu oleh perasaan dukacita dan  luka hati kerana risau, dan seorang pun yang Bersama aku dalam hal ini."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Abu Hassan bertanya, "Bagaimana hal yang merisaukanmu ?"&lt;br /&gt;Wanita itu  menjawab, "Pada suatu hari ketika suamiku sedang menyembelih kambing  korban, dan pada aku mempunyai dua orang anak yang sudah boleh bermain  dan yang satu masih menyusu, dan ketika aku bangun untuk membuat  makanan, tiba-tiba anakku yang agak besar berkata pada adiknya, "Hai  adikku, sukakah aku tunjukkan padamu bagaimana ayah menyembelih kambing  ?"&lt;br /&gt;Jawab adiknya, "Baiklah kalau begitu ?"&lt;br /&gt;Lalu disuruh adiknya  baring dan disembelihkannya leher adiknya itu. Kemudian dia merasa  ketakutan setelah melihat darah memancut keluar dan lari ke bukit yang  mana di sana ia dimakan oleh serigala, lalu ayahnya pergi mencari  anaknya itu sehingga mati kehausan dan ketika aku letakkan bayiku untuk  keluar mencari suamiku, tiba-tiba bayiku merangkak menuju ke periuk yang  berisi air panas, ditariknya periuk tersebut dan tumpahlah air panas  terkena ke badannya habis melecur kulit badannya. Berita ini terdengar  kepada anakku yang telah berkahwin dan tinggal di daerah lain, maka ia  jatuh pengsan hingga sampai menuju ajalnya. Dan kini aku tinggal  sebatang kara di antara mereka semua."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Abul Hassan  bertanya, "Bagaimanakah kesabaranmu menghadapi semua musibah yang sangat  hebat itu ?"&lt;br /&gt;Wanita itu menjawab, "Tiada seorang pun yang dapat  membedakan antara sabar dengan mengeluh melainkan ia menemukan di antara  keduanya ada jalan yang berbeda. Adapun sabar dengan memperbaiki yang  lahir, maka hal itu baik dan terpuji akibatnya. Dan adapun mengeluh,  maka orangnya tidak mendapat ganti yakni sia-sia belaka."&lt;br /&gt;Demikianlah  cerita di atas, satu cerita yang dapat dijadikan tauladan di mana  kesabaran sangat digalakkan oleh agama dan harus dimiliki oleh setiap  orang yang mengaku beriman kepada Allah dalam setiap terkena musibah dan  dugaan dari Allah. Kerana itu Rasulullah s.a.w bersabda dalam firman  Allah dalam sebuah hadith Qudsi,:&lt;br /&gt;" Tidak ada balasan bagi hamba-Ku  yang Mukmin, jika Aku ambil keksaihnya dari ahli dunia kemudian ia  sabar, melainkan syurga baginya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita dijadikan  sebagai hamba Tuhan yang sabar dalam menghadapi segala musibah.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-992297740357400820?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/992297740357400820/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/05/antara-sabar-dan-mengeluh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/992297740357400820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/992297740357400820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/05/antara-sabar-dan-mengeluh.html' title='ANTARA SABAR DAN MENGELUH'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-1585288468573424374</id><published>2010-04-23T17:17:00.004+07:00</published><updated>2010-05-07T19:49:36.333+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Kisah Sumayyah binti Khayyat</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Dialah Sumayyah  binti Khayyat, hamba sahaya dari Abu Hudzaifah bin Mughirah. Beliau  dinikahi oleh Yasir, seorang pendatang yang kemudian menetap di Mekah.  Karenanya, tidak ada kabilah yang dapat membelanya, menolongnya, dan  mencegah kezaliman atas dirinya. Sebab, dia hidup sebatang kara,  sehingga posisinya sulit di bawah naungan aturan yang berlaku pada masa  jahiliyah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="background-color: white; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="background-color: white; color: white;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Begitulah  Yasir mendapatkan dirinya menyerahkan perlindugannya kepada Bani  Makhzum. Beliau hidup dalam kekuasaan Abu Hudzaifah, sehingga akhirnya  dia dinikahkan dengan budak wanita bernama Sumayyah. Dia hidup  bersamanya dan tenteram bersamanya. Tidak berselang lama dari  pernikahannya, lahirlah anak mereka berdua yang bernama &lt;i&gt;Ammar&lt;/i&gt;  dan &lt;i&gt;Ubaidullah.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Tatkala Ammar hampir  menjelang dewasa dan sempurna sebagai seorang laki-laki, beliau  mendengar agama baru yang didakwahkan oleh Muhammad bin Abdullah saw  kepada beliau. Akhirnya, berpikirlah Ammar bin Yasir sebagaimana  berpikirnya penduduk Mekah. Karena kesungguhan dalam berpikir dan  fitrahnya yang lururs, maka masuklah beliau ke dalam agama Islam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Ammar kembali ke rumah dan menemui kedua orang tuanya  dalam keadaan merasakan lezatnya iman yang telah terpatri dalam jiwanya.  Beliau menceritakan kejadian yang beliau alami hingga pertemuannya  dengan Rasulullah saw, kemudian menawarkan kepada keduanya untuk  mengikuti dakwah yang baru tersebut. Ternyata Yasir dan Sumayyah  menyahut dakwah yang penuh barakah tersebut dan bahkan mengumumkan  keislamannya, sehingga Sumayyah menjadi orang ketujuh yang masuk Islam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Dari sinilah dimulainya sejarah yang agung bagi  Sumayyah yang bertepatan dengan permulaan dakwah Islam dan sejak fajar  terbit untuk yang pertama kalinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Bani Makhzum  mengetahui akan hal itu, karena Ammar dan keluarganya tidak memungkiri  bahwa mereka telah masuk Islam bahkan mengumumkan keislamannya dengan  kuat, sehingga orang-orang kafir tidak menanggapinya, melainkan dengan  pertentangan dan permusuhan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Bani Makhzum segera  menangkap keluarga Yasir dan menyiksa mereka dengan bermacam-macam  siksaan agar mereka keluar dari din mereka, mereka memaksa dengan cara  mengeluarkan mereka ke padang pasir tatkala keadaannya sangat panas dan  menyengat. Mereka membuang Sumayyah ke sebuah tempat dan menaburinya  dengan pasir yang sangat panas, kemudian meletakkan di atas dadanya  sebongkah batu yang berat, akan tetapi tiada terdengar rintihan ataupun  ratapan melainkan ucapan &lt;i&gt;Ahad… Ahad…,&lt;/i&gt;beliau ulang-ulang  kata tersebut sebagaimana yang dilakukan oleh Yasir, Ammar, dan Bilal.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Suatu ketika Rasulullah saw menyaksikan keluarga  muslim tersebut yang tengah disiksa degan kejam, maka beliau  menengadahkan ke langit dan berseru:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;&lt;i&gt;“Bersabarlah  wahai keluarga Yasir, karena sesungguhnya tempat kembali kalian adalah  Jannah.”&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Sumayyah mendengar seruan  Rasulullah saw, maka beliau bertambah tegar dan optimis, dan dengan  kewibawaan imannya dia mengulang-ulang dengan berani, “Aku bersaksi  bahwa Engkau adalah Rasulullah dan aku bersaksi bahwa janjimu adalah  benar.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Begitulah, Sumayyah telah merasakan lezat  dan manisnya iman, sehingga bagi beliau kematian adalah sesuatu yang  remeh dalam rangka memperjuangkan akidahnya. Di hatinya telah dipenuhi  akan kebesaran Allah &lt;i&gt;Azza wa Jalla,&lt;/i&gt; maka dia menganggap kecil  setiap siksaan yang dilakukan oleh para taghut yang zalim. Mereka tidak  kuasa menggeser keimanan dan keyakinannya ekalipun hanya satu langkah  semut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Sementara Yasir telah mengambil keputusan  sebagaimana yang dia lihat dan dia dengar dari istrinya, Sumayyah pun  telah mematrikan dalam dirinya untuk bersama-sama dengan suaminya meraih  kesuksesan yang telah dijanjikan oleh Rasulullah saw.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Tatkala para taghut telah berputus asa mendengar ucapan  yang senantiasa diulang-ulang oleh Sumayyah, maka musuh Allah Abu Jahal  melampiaskan keberangannya kepada Sumayyah dengan menusukkan sangkur  yang berada dalam genggamannya kepada Sumayyah. Maka terbanglah nyawa  beliau yang beriman dan suci bersih dari raganya. Beliau adalah wanita  pertama yang mati syahid dalam Islam. Beliau gugur setelah memberikan  contoh baik dan mulia bagi kita dalam hal keberanian dan keimanan.  Beliau telah mengerahkan segala apa yang beliau miliki dan menganggap  remeh kematian dalam rangka memperjuangkan imannya. Beliau telah  mengorbankan nyawanya yang mahal dalam rangka meraih keridhaan Rabbnya. &lt;i&gt;“Dan  mendermakan jiwa adalah puncak tertinggi dari kedermawanannya.”&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Sumber: &lt;i&gt;Nisaa’ Haular Rasuul&lt;/i&gt;, Mahmud Mahdi  al-Istanbuli dan Musthafa Abu an-Nashr asy-Syalabi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;&lt;b&gt;Al-Islam&lt;/b&gt; — &lt;i&gt;Pusat Informasi dan  Komunikasi Islam Indonesia&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-1585288468573424374?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/1585288468573424374/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/04/kisah-sumayyah-binti-khayyat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/1585288468573424374'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/1585288468573424374'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/04/kisah-sumayyah-binti-khayyat.html' title='Kisah Sumayyah binti Khayyat'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-4260298547925093533</id><published>2010-04-23T17:09:00.000+07:00</published><updated>2010-04-23T17:09:05.846+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ibu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Renungan Ibu</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/S9FwyWVcmRI/AAAAAAAAAGo/sTWXgRWIGUk/s1600/ibu.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/S9FwyWVcmRI/AAAAAAAAAGo/sTWXgRWIGUk/s320/ibu.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Saat kau berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanmu&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau menangis sepanjang malam.&lt;br /&gt;Saat kau berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau kabur saat dia memanggilmu.&lt;br /&gt;Saat kau berumur 3 tahun, dia memasakkan semua masakanmu dengan kasih  sayang.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau buang piring berisi makanan ke lantai.&lt;br /&gt;Saat kau berumur 4 tahun, dia memberimu pensil berwarna.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau corat-coret dinding rumah dan meja makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur 5 tahun, dia membelikanmu pakaian-pakaian yang mahal  dan indah.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau&amp;nbsp; memakainya untuk bermain di kubangan lumpur  dekat rumah.&lt;br /&gt;Saat kau berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah dan  mengaji.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya kau berteriak. “NGGAK MAU!!”&lt;br /&gt;Saat kau berumur 7  tahun, dia  mengajakmu sholat.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau lagi-lagi berteriak,”AKU SEDANG NONTON TV!!”&lt;br /&gt;Saat kau berumur 8 tahun, dia memberimu es krim.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau tumpahkan hingga mengotori seluruh bajumu.&lt;br /&gt;Saat kau berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus les  sekolahmu.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau sering bolos dan sama sekali tidak pernah masuk.&lt;br /&gt;Saat kau berumur 10 tahun, dia mengantarmu kemana saja kamu mau.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau melompat keluar rumah tanpa memberi salam dan  mengecup tangannya.&lt;br /&gt;Saat kau berumur 12 tahun, dia melarangmu untuk melihat acara TV  khusus dewasa.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau tunggu sampai dia keluar rumah.&lt;br /&gt;Saat kau berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut  karena sudah waktunya.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau katakan dia tidak tahu mode.&lt;br /&gt;Saat kau berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kempingmu selama  sebulan liburan.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau tak pernah  menelponnya tentang kabarmu hingga  membuatnya cemas.&lt;br /&gt;Saat kau berumur 15 tahun, dia pulang kerja ingin memelukmu.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau menghindar dan mengunci pintu kamarmu.&lt;br /&gt;Saat kau berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telepon yang penting.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau pakai telepon nonstop dengan temanmu semalaman.&lt;br /&gt;Saat kau berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kau lulus SMA.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau berpesta dengan temanmu hingga pagi.&lt;br /&gt;Saat kau berumur 19 tahun, dia membayar biaya kuliahmu dan  mengantarmu ke kampus pada hari pertama.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau minta diturunkan jauh dari dari pintu gerbang  agar kau tidak malu di depan teman-temanmu.&lt;br /&gt;Saat kau berumur 20 tahun dia bertanya,”Dari mana saja seharian ini?”&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau sudah mulai berani membentak,”Ah ibu cerewet  amat sih, ingin tahu urusan orang!”&lt;br /&gt;Saat kau berumur 21 tahun, dia menyarankan satu pekerjaan yang bagus   untuk karirmu di masa depan.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau katakan,”Aku sudah kuliah sudah dewasa tak perlu  nasehat ibu.”&lt;br /&gt;Saat kau berumur 22 tahun, dia memelukmu dengan haru saat kau lulus  perguruan tinggi.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau tanya dia kapan kau bisa rekreasi atas  kelulusanmu…&lt;br /&gt;Saat kau berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya  tentang rencananya di masa depan.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya,”Aduuuh, bagaimana ibu ini, saya ini sudah S1 biar  kami yang berpikir sendiri tidak perlu masukan dari ibu.”&lt;br /&gt;Saat kau berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 300  km.&lt;br /&gt;Saat kau berumur 30 tahun, dia memberikan beberapa nasehat bagaimana  merawat bayimu. Sebagai balasannya, kau katakan padanya,”Ibu, sekarang  zamannya sudah berbeda!”&lt;br /&gt;Saat kau berumur 40 tahun, dia menelepon untuk memberitahukan hajatan  salah seorang  kerabat.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya,kau jawab,”Bu, saya sibuk sekali, nggak ada waktu.”&lt;br /&gt;Saat kau berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan  perawatanmu.&lt;br /&gt;Sebagai balasannya, kau baca buku tentang pengaruh  negatif orang tua  yang menumpang tinggal di rumah anak-anaknya.&lt;br /&gt;hingga suatu hati kau berkunjung ke rumah ibumu, tampak orang-orang  beramai-ramai di rumahnya. Hatimu cemas ada apa gerangan, setelah sampai  di depan pintu kau lihat sesosok manusia telah terbujur kaku dengan  tertutup kain putih. Lalu kaupun mendekat, dan ternyata setelah kau buka  ternyata…Astaghfirullohaladziim….Innalillhi Wa Inna Ilaihi Rojiuun…Ya,  dialah ibumu yang selama ini&amp;nbsp; kau sakiti hatinya.&lt;br /&gt;Di usia yang telah senja Alloh swt berkenan memanggilnya. Dan  tiba-tiba kau teringat semua yang belum pernah kau lakukan, karena belum  sempat berbakti kepadanya. Hanya penyesalan yang menimpamu.&lt;br /&gt;- Maafkan aku duhai ayah ibuku jika belum bisa membahagiakanmu,&lt;br /&gt;maafkan anakmu yang tak tahu balas budi ini duhai ayah ibuku.&lt;br /&gt;-Ya Rabb, ampunkan dia, kasihilah dia di sana di dalam kesendiriannya.&lt;br /&gt;Lapangkanlah alam kuburnya, terangilah dengan cahayaMu. Sejahterakanlah  dia&lt;br /&gt;dengan rahmatMu.&lt;br /&gt;(kupersembahakan tulisan ini bagi siapapun yang ingin berbakti pada  ibunya, mumpung beliau masih hidup. Kalaupun toh sudah tiada sempatkan  engkau mengunjungi kuburnya, luangkan waktumu berdoa untuknya. Ampuni  kami semua Ya Alloh)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-4260298547925093533?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/4260298547925093533/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/04/renungan-ibu.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/4260298547925093533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/4260298547925093533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/04/renungan-ibu.html' title='Renungan Ibu'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/S9FwyWVcmRI/AAAAAAAAAGo/sTWXgRWIGUk/s72-c/ibu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-3958892140702438396</id><published>2010-04-23T16:56:00.000+07:00</published><updated>2010-04-23T16:56:26.437+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jilbab'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jilbab. kerudung'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ukhti'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='akhwat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Ketika Jilbab Terasa Berat</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/S9FuaiN63-I/AAAAAAAAAGg/iAZhAkJI-ug/s1600/jilbab-kartun.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/S9FuaiN63-I/AAAAAAAAAGg/iAZhAkJI-ug/s320/jilbab-kartun.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Aku persembahkan untaian mawar kata yang tak akan engkau lupa selamanya.  Ingat-ingat selalu…dan pahamilah sebaik-baiknya!&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;• Berjilbab sebelum  menghadapi hisab.&lt;br /&gt;• Wanita tak berjilbab bagai rumah tak berpagar.&lt;br /&gt;•  Kerudung lambang ketakwaan dan Islam …kerudung bukti rasa malu dan  kesusilaan….kerudung menjaga kewibawaan dan kehormatan…kerudung mahkota  terindah untuk kecantikanmu dan bukti terbesar atas kesopanan serta  kesempurnaan dirimu.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;• Hai wanita mukmin yang mulia, lindungilah tubuhmu dari sorot tajam  mata-mata keranjang…bentengi dengan perisai kesusilaan untuk melumpuhkan  panah-panah tajam.&lt;br /&gt;• Bukankah satu hal konyol sekaligus  memperhatiakan bila kita melihat wanita tua menambal garis-garis keriput  di wajahnya dengan kosmetik dan mengenakan pakaian laki-laki seperti  celana panjang dan t-shirt??&lt;br /&gt;• Betapa ruginya wanita yang tak  berjilbab…ia sesat dan lalai…ia jual surga dengan harga murah untuk  membeli neraka jahim dengan harga mahal.&lt;br /&gt;Apakah diantara wujud iman  kepada Allah itu mendahulukan maksiat kepada-Nya ketimbang manaati-Nya?&lt;br /&gt;Duh  betapa ruginya para wanita, kala mereka rela melepaskan sesuatu yang  lebih baik dan mengambil yang tidak bergarga. Yakni ketika mereka  memilih bertabarruj menggantikan busana jilbab.&lt;br /&gt;Sepadankah budaya  buka-bukaan, ugal-ugalan ketelanjangan bila dibandingkan dengan budaya  malu, kesusilaan dan kewibawaan ?&lt;br /&gt;Modal menikmati masa muda bagaimana  yang engkau inginkan, sementara saat keluar ke jalan tanpa berhijab  hakikatanya engkau melakukan dosa setiap orang memandangmu? Hitung  setiap hari, berapa jumlah dosa yang engkau pikul akibat tabarrujmu saat  beribu-ribu pasangmata laki-laki menatapmu.&lt;br /&gt;Berpikirlah wahai  wanita, betapa sering engkau melakukan dosa besar ini dan  mempertontonkan aurat! Betapa banyak kehormatan yang telah engkau  rampas! Banyak sudah fitnah yang enkau bangkitkan! Berapa banyak mata  tajam yang telah menelan dangingmu dan menikmati kecantikanmu? Dan  berapa banyak jiwa kotor yang ingin menjalin hubungan denganmu?&lt;br /&gt;Totallah  jumlah dosa-dosa ini setiap kali engkau keluar dan pergi sepanjang  hayatmu, niscaya engkau mendapatinya sebagai dosa yang sangat berat,  membuatmu tertatih-tatih memikulnya. Dan engkau tak kan sanggup  membawanya di hari kiamat.&lt;br /&gt;Beginikah cara menikmati masa muda wahai  wanita malang, tanpa batas dan aturan-aturan syariat?!&lt;br /&gt;Sesungguhnya  jika ia mau merenungkan barang sebentar hal tersebut, pasti wajahnya  merah merona karena malu dan ia akan menutup kecantikan dan perhiasannya  dari mata-mata buas yang tak tau malu.&lt;br /&gt;Tidak berarti ketika memakai  jilbab engkau hidup introvert, menjauh dari pergaulan masyarakat. Sama  sekali tidak. Bahkan sebaliknya, Islam menghendakimu menjadi pribadi  yang supel, mudah akrab dan ramah dengan orang lain: enerjik dengan  tetap menjaga rasa malu: rendah hati tapi tidak rendah diri; memiliki  harga diri tanpa di bumbui kesombongan. Pemalu, tidak suka menyakiti,  jujur, tidak banyak bicara, banyak berbuat, hati-hati, berbakti lagi  suka menyambung silaturahmi, tahu terimakasih lagi penyebar, Siapa  melihatmu , siapa berkawan denganmu ia mencintaimu. Dan, seorang wanita  yang murah senyum serta berpandangan luas.&lt;br /&gt;Renungkanlah sendiri  betapa berat  beban dosa-dosa ini. Dan untuk selanjutnya, ingat kembali  misimu dalam kehidupan ini, untuk apa engkau diciptakan? Engkau akan  menemukan jawaban yang benar-benar kontras dengan realita yang engkau  jalani. Maka segeralah melakukan taubat tulus kepada Allah sebelum  perjalanan ke negeri akhirat keburu lepas. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-3958892140702438396?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/3958892140702438396/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/04/ketika-jilbab-terasa-berat.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/3958892140702438396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/3958892140702438396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/04/ketika-jilbab-terasa-berat.html' title='Ketika Jilbab Terasa Berat'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/S9FuaiN63-I/AAAAAAAAAGg/iAZhAkJI-ug/s72-c/jilbab-kartun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-308266175807609167</id><published>2010-04-22T20:11:00.001+07:00</published><updated>2010-04-23T16:29:54.677+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jilbab'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muslimah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Dia Tetap Berpegang kepada jilbabnya</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;Dia Tetap Berpegang kepada jilbabnya ,Walaupun Kapal akan Tenggelam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini kisah tentang wanita Mesir yang bersama suaminya akan menunaikan ibadah haji. Mereka datang melalui jalan laut. Mereka tiba dan menunaikan manasik haji.&lt;br /&gt;Mereka thawaf di Ka’bah, melakukan sa’i, meminum air zam-zam, dan berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Mereka tiada henti-hentinya meneteskan air mata, hingga kembali pulang menuju negeri mereka melalui jalan laut. Suaminya berkata, “Kami berada di dalam sebuah ruangan kamar kapal laut. Ada saya, istri dan anak-anak saya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ketika itu kami sedang bercengkerama, tiba-tiba terdengar teriakan keras dan hentakan telapak kaki. Saya pun keluar untuk melihat apa yang terjadi. Ternyata semua orang berteriak dengan keras, “Kapal akan tenggelam. Kapal akan tenggelam!”&lt;br /&gt;Dengan penuh ketakutan, saya secepatnya kembali ke kamar dan berkata kepada istri saya, “Kita harus segera keluar, kapal ini akan tenggelam, kapal ini akan tenggelam!” Tapi istri saya menolak, “Tidak, aku tidak akan keluar.” &lt;span id="more-374"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“Apa yang kamu katakan? Apa kamu sudah gila? Apa akalmu telah hilang? Kapal ini akan tenggelam, kamu ingin mati?”&lt;br /&gt;Dia menjawab, “Aku tidak akan keluar sebelum aku mengenakan jilbabku dengan sempurna.”&lt;br /&gt;Saya berusaha menjelaskan kepadanya bahwa orang-orang saat ini tidak akan sempat memandang wanita, karena sedang berada dalam bencana yang besar.&lt;br /&gt;Istriku menjawab, “Aku tidak akan berdebat dalam perkara ini dan janganlah engkau mendebatku dalam masalah ini. Demi Allah, aku tidak akan keluar dari kamar ini kecuali aku telah mengenakan jilbabku dengan sempurna, jilbab yang diperintahkan oleh Allah kepadaku.”&lt;br /&gt;Aku pasrah dengan realita yang terjadi. Maka dia mengenakan jilbabnya. Saat itu orang-orang saling mendorong ingin menye-lamatkan diri mereka masing-masing.&lt;br /&gt;Lalu dia mengenakan jilbabnya yang mengagumkan. Saat itu istriku tampak sangat tenang. Tidak terlihat tanda-tanda gelisah, takut, dan bersedih. Kemudian kami keluar dan ia telah mengenakan jilbabnya dengan sempurna. Aku memegang tangannya dan ia memegang erat tanganku.”&lt;br /&gt;Tiba-tiba istriku bertanya, “Wahai suamiku, apakah engkau ridha kepadaku?” Aku pun menjawab,”Ya.”&lt;br /&gt;Sungguh aku merasa aneh dengan pertanyaannya. Apakah ini saat yang tepat dia bertanya begitu?”&lt;br /&gt;Dengan jawabanku itu, istriku merasa gembira dan aman. Ia menyunggingkan senyuman. Lalu kami pergi untuk mencari keselamatan. Akan tetapi kami dipisahkan oleh ombak yang besar. Akhirnya kapal kami pun tenggelam.&lt;br /&gt;Tak lama kemudian datanglah tim penyelamat. Mereka menyelamatkan orang-orang yang masih bisa diselamatkan dan tidak mampu menyelamatkan sisanya.&lt;br /&gt;Saya termasuk orang yang selamat. Saya dan anak-anak mencari istri saya di tengah orang-orang yang selamat, namun saya tidak menemukannya. Lalu saya pergi ke tempat para jenazah korban yang tenggelam. Saya mendapatkannya dalam keadaan telah mati dalam jilbabnya.&lt;br /&gt;Laa ilaaha illallah…&lt;br /&gt;Betapa jauhnya para wanita kita dibanding wanita ini. Salah seorang dari mere­ka keluar rumah dengan merasa aman, bebas, dan tenang. Dengan perasaan seperti itu, ia keluar ke pasar dengan memperlihatkan kepalanya, memakai wewangian, berdandan, dan menampakkan lekuk-lekuk tubuhnya.&lt;br /&gt;Sebaliknya, wanita yang dalam bahaya dan bencana besar ini tetap berpegang kepada jilbabnya. Saya tidak ingin mengomentari sikap ini. Akan tetapi saya ingin menyerukan kepada saudari-saudari yang beriman, “Bertakwalah (takutlah) kepada Allah dalam jilbab anda. Manakah yang anda pilih, jilbab anda atau Neraka? Bertakwalah kepada Allah tentang simbol kesucian dan kehormatan ini.&lt;br /&gt;Janganlah meninggalkan bagaimanapun keadaan dan perihal anda. Takut terhadap su’ul khatimah (akhir hidup yang jelek) adalah kebiasaan para ulama dan merupakan sesuatu yang mengejutkan orang-orang shalih.&lt;br /&gt;Sahl bin Abdullah At-Tustury berkata, “jilbabmu atau Neraka? Bertakwalah kepada Allah dalam masalah simbol kesucian dan kehormatan. Jangan melepaskannya bagai­manapun kondisi dan keadaanmu…”&lt;br /&gt;Takut terhadap su’ul khatimah (akhir hidup yang jelek) adalah kebiasaan para ulama dan sesuatu yang mengejutkan orang-orang shalih.&lt;br /&gt;Sahl bin Abdullah At-Tustury berkata, “Takutnya Shiddiqin terhadap su’ul khatimah ini terjadi pada setiap detak jantungnya dan setiap gerakan. Mereka itulah yang disifati oleh Allah subhanahu wa ta`ala dengan firman-Nya, “Dengan hati yang takut”. (QS. Al-Mukminun: 60)&lt;br /&gt;Ibnul Qayyim Rahimahullah berkata, “Sesungguhnya rasa takut terhadap khatimah (akhir hayat) telah menggagalkan tampilnya orang-orang yang bertakwa, dan seakan-akan orang-orang yang berbuat dosa lagi zhalim telah menandatangani kontrak keamanan.&lt;br /&gt;Orang-orang yang bertakwa takut kepada su’ul khatimah, sedangkan orang-orang yang banyak dosa seakan-akan pada diri mereka terdapat jaminan keamanan. Sufyan menangis pada suatu malam dan dia semakin banyak menangis. Lalu ditanyakan kepadanya, “Semua ini karena anda takut terhadap dosa?”&lt;br /&gt;Beliau mengambil sebuah piring besar di tangannya lalu berkata, “Demi Allah, dosa itu terasa lebih ringan bagiku daripada ini, akan tetapi saya menangis karena takut terhadap su’ul khatimah.”&lt;br /&gt;Maka hendaknya kita takut terhadap su’ul khatimah. Nabi Shalallahu Alayhi wa Sallam di dalam hadits yang shahih bersabda, “Sesungguhnya salah seorang di antara kalian benar-benar mengerjakan pekerjaan ahli Surga, sehingga tidak ada (jarak) antara dia dan Surga itu kecuali sehasta saja. Namun ia telah di dahului oleh ketentuan (takdir) Allah atasnya. Lalu ia mengerjakan pekerjaan ahli Neraka, maka ia pun masuk Neraka. Dan sesungguhnya salah seorang di antara kalian mengerjakan pekerjaan ahli Neraka, sehingga tak ada (jarak) antara dia dan Neraka, kecuali sehasta saja, maka ia didahului oleh ketentuan (takdir) Allah atasnya. Lalu ia mengerjakan pekerjaan ahli Surga, maka ia pun masuk ke dalam Surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;Sesungguhnya amalan itu tergantung pada akhirnya. “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, ‘Tuhan kami ialah Allah,’ kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka Malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan), Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu me­rasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) Surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu.” (QS. Fushshilat: 30)&lt;br /&gt;Dicopy dengan sedikit perubahan dari buku Saudariku Kapan Kembali ke Jalan Tuhanmu?&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-308266175807609167?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/308266175807609167/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/04/dia-tetap-berpegang-kepada-jilbabnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/308266175807609167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/308266175807609167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/04/dia-tetap-berpegang-kepada-jilbabnya.html' title='Dia Tetap Berpegang kepada jilbabnya'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-2069251691110937600</id><published>2010-04-22T20:05:00.000+07:00</published><updated>2010-04-22T20:05:50.578+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='anak kecil'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Pelajaran Berharga dari Gadis Kecil</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;Seorang gadis kecil pulang dari sekolah. Setibanya di rumah, ibunya melihat anak putrinya dirundung kesedihan. Maka ia pun bertanya kepada putrinya itu tentang sebab kesedihannya.&lt;br /&gt;Anak: “Aduhai ibuku, sesungguhnya ibu guru telah mengancam akan mengusirku dari sekolah karena pakaian panjang yang kupakai.”&lt;br /&gt;Ibu: “Tetapi itu adalah pakaian yang dikehendaki oleh Allah, wahai putriku.”&lt;br /&gt;Anak: “Benar, wahai ibu, akan tetapi ibu guru tidak menghendakinya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ibu: “Baiklah, wahai putriku, guru itu tidak menghendaki, tetapi Allah meng­hendakinya. Lalu siapakah yang akan kamu taati? Apakah kamu akan mentaati Allah yang telah menciptakanmu dan membentukmu, serta yang telah mengaruniakan kenikmatan kepadamu? Ataukah kamu akan mentaati seorang makhluk yang tidak mampu memberikan manfaat dan madharat kepada dirinya?”&lt;br /&gt;Anak: “Sesungguhnya saya akan taat kepada Allah.”&lt;br /&gt;Ibu: “Bagus, wahai putriku, kamu tepat sekali.” &lt;span id="more-394"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada hari berikutnya, gadis kecil itu pergi dengan mengenakan baju yang panjang. Tatkala ibu guru melihatnya, ia langsung mencela dan memarahinya dengan keras. Gadis kecil itu tidak mampu memikul amarah tersebut, ditambah lagi oleh pandangan teman-teman perempuannya yang mengarah kepadanya.&lt;br /&gt;Tidak ada yang ia lakukan selain berteriak menangis. Kemudian, gadis kecil itu mengeluarkan kata-kata yang besar maknanya meski sedikit jumlahnya, “Demi Allah, saya tidak tahu siapa yang akan saya taati, anda ataukah Dia?”&lt;br /&gt;Ibu guru itu pun bertanya, “Siapakah Dia itu?”&lt;br /&gt;Anak itu menjawab, “Allah. Apakah saya harus taat kepada anda, sehingga saya mesti memakai pakaian seperti yang engkau kehendaki, tetapi saya berbuat maksiat kepada-Nya. Ataukah saya mentaati-Nya dan tidak mentaati engkau? Ah, biarlah saya akan mentaati-Nya saja, dan apa yang terjadi terjadilah.”&lt;br /&gt;Aduhai, betapa agungnya kalimat yang keluar dari mulut si kecil itu. Sebuah kalimat yang menampakkan wald (ketaatan) yang mutlak kepada Allah M. Gadis kecil itu bertekad untuk berpegang kuat dan taat ke­pada perintah Dzat Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa&lt;br /&gt;Akan tetapi….apakah bu guru itu hanya berdiam saja darinya?&lt;br /&gt;Ibu guru itu meminta dipanggilkan ibu si anak kecil tersebut. Apa yang ia inginkan darinya?&lt;br /&gt;Maka datanglah si ibu itu…&lt;br /&gt;Ibu guru berkata kepada ibu anak kecil itu, “Sesungguhnya putri anda telah menasihatiku dengan nasihat paling besar yang pernah aku dengar di sepanjang hidupku.”&lt;br /&gt;Benar, ibu guru telah mengambil pelajaran dan nasihat dari murid kecilnya. Ibu guru yang mengajarkan pendidikan dan telah mengambil bagian yang besar dari ilmu.&lt;br /&gt;Seorang guru yang ilmunya tidak dapat menghalanginya untuk mengambil nasihat dari seorang gadis kecil yang mungkin seusia dengan putrinya.&lt;br /&gt;Salam penghormatan, semoga terlimpahkan kepada guru ini. Salam peng­hormatan juga untuk gadis kecil yang telah memberikan pendidikan Islamiyah dan telah berpegang kepadanya.&lt;br /&gt;Salam penghormatan untuk sang ibu yang telah menanamkan dalam diri putrinya rasa cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. Seorang ibu yang yang telah mengajarkan kepada putrinya rasa cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.&lt;br /&gt;Wahai ibu-ibu muslimah, di depan anda lah anak-anak anda. Mereka seperti adonan tepung. Anda bisa membentuknya sebagai-mana yang anda kehendaki, maka bersegera-lah untuk membentuk mereka dengan bentuk yang diridhai oleh Allah dan Rasul-Nya.&lt;br /&gt;Ajarkanlah shalat kepada mereka&lt;br /&gt;Ajari mereka ketaatan kepada Allah&lt;br /&gt;Ajari mereka untuk bisa tetap tegar dan kokoh di atas kebenaran&lt;br /&gt;Ajarkanlah semua itu kepada mereka, sebelum mereka menginjak usia baligh.&lt;br /&gt;Karena jika pada saat mereka masih kecil tidak mendapatkan pendidikan yang baik, maka sesungguhnya anda sekalian akan menyesal dengan penyesalan yang besar, karena mereka akan menjadi anak-anak yang menyimpang pada saat mereka telah dewasa.&lt;br /&gt;Gadis kecil ini tidak hidup pada zaman Sahabat dan juga Tabi’in. Sesungguhnya ia hidup pada zaman modern sekarang ini.&lt;br /&gt;Ini menunjukkan bahwa, kita bisa menciptakan generasi-generasi semisal gadis kecil tersebut dengan izin Allah. Seorang gadis kecil yang bertakwa lagi berani untuk menampakkan kebenaran serta tidak takut akan cemoohan dan ejekan orang-orang, demi membela agama Allah.&lt;br /&gt;Wahai saudariku yang beriman, inilah putrimu. Ia berada di hadapanmu. Berilah ia minum dengan air takwa dan keshalihan.&lt;br /&gt;Perbaikilah lingkungannya dengan cara menjauhkannya dari air yang kotor serta bakteri yang membahayakan.&lt;br /&gt;Hari-hari telah berada di hadapan anda— Perhatikanlah apa yang akan anda perbuat terhadap amanah yang telah dititipkan kepada anda oleh Allah Tuhan Pemilik langit dan bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-2069251691110937600?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/2069251691110937600/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/04/pelajaran-berharga-dari-gadis-kecil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/2069251691110937600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/2069251691110937600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/04/pelajaran-berharga-dari-gadis-kecil.html' title='Pelajaran Berharga dari Gadis Kecil'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-940945815279363379</id><published>2010-04-22T20:01:00.000+07:00</published><updated>2010-04-22T20:01:32.240+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Kisah Penuh Hikmah dari Penjaga Kebun Delima</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dikisahkan, ada seorang mantan budak kurus yang dimerdekakan oleh tuannya. Namanya Mubarak. Setelah merdeka, dia bekerja pada seorang pemiliki kebun sebagai buruh. Suatu hari, sang tuan mengunjungi kebunnya bersama dengan beberapa sahabtnya. Dipanggillah Mubarak, "petikkan kami beberapa buah delima yang manis!," pintanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Bergegaslah Mubarak melaksanakan perintah sang tuan. Dia memetik beberapa buah delima dan diserahkannya kepada sang majikan dan beberapa sahabatnya tadi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Namun, ketika majikannya mencicipi delima yang dipetik Mubarak, tak satupun ada yang manis. Semuanya masam. Sang majikan marah dan menanyai mubarak, "apa kamu tak bisa membedakan delima yang manis dan yang masam?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Selama ini Anda tak pernah mengizinkan saya makan barang sebuahpun, bagaimana saya bisa membedakan yang delima yang manis dan yang masam?," jawab Mubarak. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sang tuan merasa kaget dan tak percaya, bertahun-tahun bekerja di kebun itu, tapi Mubarak tak pernah makan satu buahpun. Maka ia menanyakan hal itu kepada tetangga-tetangganya. Mereka semua menjawab, Mubarak tak pernah makan delima barang sebuahpun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Singkat cerita, selang beberapa hari, sang tuan datang menemui Mubarak untuk dimintai pendapatnya. "Aku hanya punya seorang anak perempuan, dengan siapa aku harus menikahkannya?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt; &lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;Orang Yahudi menikahkan karena kekayaan . . .&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Orang Nashrani menikahkan karena ketampanan . . .&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Mubarak menjawab dengan tenang, "tuan, orang Yahudi menikahkan karena kekayaan, orang Nashrani menikahkan karena ketampanan, orang&amp;nbsp; Jahiliyah menikahkan karena nasab kebangsawanan, sedangkan orang Islam menikahkan karena ketakwaan. Tuan termasuk golongan mana silahkan tuan menikahkan putri tuan dengan cara mereka!"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt; &lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;Orang&amp;nbsp; Jahiliyah menikahkan karena nasab kebangsawanan&lt;/span&gt; . . . S&lt;span&gt;edangkan orang Islam menikahkan karena ketakwaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pemilik kebun itu berkata, "demi Allah, aku hanya akan menikahkan putriku atas dasar ketakwaan. Dan aku tidak mendapati laki-laki yang lebih bertakwa kepada Allah melebihi dirimu. Maka aku akan menikahkan putriku denganmu."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Subahanallah&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, Mubarak menjaga dirinya dari makan buah delima di kebun yang dia bekerja di sana karena belum pernah diizinkan oleh pemiliknya, namun akhirnya Allah anugerahkan kebun itu beserta pemiliknya kepadanya. Balasan memang sesuai dengan amal. Barangsiapa meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt; &lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Subahanallah&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, Mubarak menjaga dirinya dari makan buah delima di kebun yang dia bekerja di sana karena belum pernah diizinkan oleh pemiliknya, namun akhirnya Allah anugerahkan kebun itu beserta pemiliknya kepadanya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Seorang Arab Badui menceritakan, "Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu 'alaihi wasallam&lt;/em&gt; pernah memegang tanganku kamudian mengajariku sebagian yang telah Allah ajarkan padanya. Beliau bersabda,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;إِنَّكَ لَنْ تَدَعَ شَيْئًا اتِّقَاءَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا أَعْطَاكَ اللَّهُ خَيْرًا مِنْهُ&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Sesunguhnya, tidaklah engkau meninggalkan sesuatu karena rasa takut kepada Allah &lt;em&gt;'Azza wa Jalla &lt;/em&gt;melainkan Allah akan memberikan kepadamu yang lebih baik darinya. " (HR. Ahmad)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Maka dari rumah tangga yang dibina Mubarak atas dasar ketakwaan tadi, lahirlah seorang syaikhul Islam, ulama besar, muhaddits ternama, mujahid yang pemberani, seorang kaya yang dermawan; Abdullah Ibnul Mubarak rahimahullah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-940945815279363379?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/940945815279363379/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/04/kisah-penuh-hikmah-dari-penjaga-kebun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/940945815279363379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/940945815279363379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/04/kisah-penuh-hikmah-dari-penjaga-kebun.html' title='Kisah Penuh Hikmah dari Penjaga Kebun Delima'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-7304620986477146866</id><published>2010-04-22T19:57:00.000+07:00</published><updated>2010-04-22T19:57:39.256+07:00</updated><title type='text'>"Karena engkau tulang rusukku..."</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;Sebuah senja yang sempurna, sepotong donat, dan lagu cinta yanglembut.&lt;br /&gt;Adakah yang lebih indah dari itu, bagi sepasang manusia yang memadu kasih?&lt;br /&gt;Galih dan Ratna duduk di punggung senja itu, berpotong percakapan lewat, beratus tawa timpas, lalu Ratna pun memulai meminta kepastian. ya, tentang cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Ratna : Siapa yang paling kamu cintai di dunia ini?&lt;br /&gt;Galih : Kamu dong?&lt;br /&gt;Ratna : Menurut kamu, aku ini siapa?&lt;br /&gt;Galih : (Berpikir sejenak, lalu menatap Ratna dengan pasti) Kamu tulang rusukku! Ada tertulis, Tuhan melihat bahwa Adam kesepian. Saat Adam tidur, Tuhan mengambil rusuk dari Adam dan menciptakan Hawa.&lt;br /&gt;Semua pria mencari tulang rusuknya yang hilang dan saat menemukan wanita untuknya, tidak lagi merasakan sakit di hati."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menikah, Ratna dan Galih mengalami masa yang indah dan manis untuk sesaat. &lt;br /&gt;Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam kesibukan masing-masing dan kepenatan hidup yang kain mendera. &lt;br /&gt;Hidup mereka menjadi membosankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan hidup yang kejam membuat mereka mulai menyisihkan impian dan cinta satu sama lain.&lt;br /&gt;Mereka mulai bertengkar dan pertengkaran itu mulai menjadi semakin panas. Pada suatu hari, pada &lt;br /&gt;akhir sebuah pertengkaran,&lt;br /&gt;Ratna lari keluar rumah. Saat tiba di seberang jalan, &lt;br /&gt;dia berteriak,&lt;br /&gt;"Kamu nggak cinta lagi sama aku!"Galih sangat membenci ketidakdewasaan&lt;br /&gt;Ratna dan secara spontan balik berteriak, "Aku menyesal kita menikah! &lt;br /&gt;Kamu ternyata bukan tulang rusukku!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba Ratna menjadi terdiam , berdiri terpaku untuk beberapa saat. &lt;br /&gt;Matanya basah. Ia menatap Galih, seakan tak percaya pada apa yang telah&lt;br /&gt;dia dengar. Galih menyesal akan apa yang sudah dia ucapkan. &lt;br /&gt;Tetapi seperti air yang telah tertumpah, ucapan itu tidak mungkin untuk diambil kembali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berlinang air mata, Ratna kembali ke rumah dan mengambil barang-barangnya, bertekad untuk berpisah. &lt;br /&gt;"Kalau aku bukan tulang rusukmu, biarkan aku pergi. Biarkan kita berpisah dan mencari pasangan sejati masing-masing." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima tahun berlalu. Galih tidak menikah lagi, tetapi berusaha mencari tahu akan kehidupan Ratna .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratna pernah ke luar negeri, menikah dengan orang asing, bercerai, dan kini kembali ke kota semula.&lt;br /&gt;Dan Galih yang tahu semua informasi tentang Ratna , merasa kecewa, karena dia tak pernah diberi &lt;br /&gt;kesempatan untukkembali, Ratna tak menunggunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan di tengah malam yang sunyi, saat Galih meminum kopinya, ia merasakan ada yang sakit di dadanya. Tapi dia tidak sanggup mengakui bahwa dia merindukan Ratna .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, mereka akhirnya kembali bertemu. &lt;br /&gt;Di airport, di tempat ketika banyak terjadi pertemuan dan perpisahan,mereka dipisahkan hanya oleh sebuah dinding pembatas, mata mereka tak saling mau lepas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Galih : Apa kabar?&lt;br /&gt;Ratna : Baik... ngg.., apakah kamu sudah menemukan rusukmu yang hilang?&lt;br /&gt;Galih : Belum.&lt;br /&gt;Ratna : Aku terbang ke Manado dengan penerbangan berikut.&lt;br /&gt;Galih : Aku akan kembali 2 minggu lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telepon aku kalau kamu sempat.&lt;br /&gt;Kamu tahu nomor telepon kita, belum ada yang berubah.&lt;br /&gt;Tidak akan ada yang berubah.&lt;br /&gt;Ratna tersenyum manis, lalu berlalu."Selamat tinggal, ….. bye...." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminggu kemudian, Galih mendengar bahwa Ratna mengalami kecelakaan lalu lintas dan meninggal dunia.&lt;br /&gt;Malam itu, sekali lagi, Galih mereguk kopinya dan kembali merasakan sakit di dadanya. &lt;br /&gt;Akhirnya dia sadar bahwa sakit itu adalah karena Ratna , &lt;br /&gt;tulang rusuknya sendiri, yang telah dengan bodohnya dia patahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku,&lt;br /&gt;Kisah di atas yang saya terima via email beberapa waktu yang lalu merupakan kisah saduran dari luar negeri. Saya mencoba merubah nama dan tempat agar lebih Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku, ada beberapa hal yang bias diambil, antara lain adalah memang menurut Islam dan Agama Kristen menurut saya, wanita diciptakan dari tulang rusuk pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Islam ada hadist shahih, dimana diriwayatkan Rasulullah SAW. Prnah bersabda, "Nasihatilah perempuan, karena mereka diciptakan dari tulang rusuk. Dan tulang rusuk paling bengkok adalah bagian paling atas. Jika kau luruskan dengan paksa, ia akan patah. Dan jika kau biarkan, ia akan tetap bengkok. Karenanya, nasihatilah perempuan." (Hadits ini diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, Tirmidzi, dan Ibnu Majah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak penafsiran tentang makna hadist di atas menurut para Ahli Hadist, tapi saya cenderung memilih penafsiran dari Prof Ali Mustafa Yakub, dimana wanita itu diciptakan seperti sifatnya tulang rusuk lelaki. "Jadi sifatnya saja. Sifat dari tulang rusuk itu bengkok, gampang patah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak memperpanjang hadist tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku, hikmah yang lain dari kisah di atas adalahm bahwa kadang kala kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling kita cintai. Marah kepada istri/suami dan akibatnya sering kali fatal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali penyesalan itu datang belakangan akibatnya setelah kita menyadari kesalahan kita, semua sudah terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu jangan anda mudah marah kecuali jika memang itu sangat perlu. Jagalah dan sayangilah orang yang Anda cintai dengan segenap hati anda¿, &lt;br /&gt;Sebelum Anda mengucapkan sesuatu berpikirlah dulu,apakah kata-kata yang Anda ucapkan akan menyakiti orang yang Anda cintai?&lt;br /&gt;Kalau iya sebaiknya jangan Anda ucapkan. Karena akan semakin besar resiko Anda kehilangan orang –orang yang Anda cintai. Jadi sebaiknya berpikirlah dahulu, apakah kata-kata yang akan Anda ucapkan sebanding dengan akibat yang akan Anda terima?¿&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku, &lt;br /&gt;Lebih dari 1400 tahun lalu, Rasulullah sangat melarang kita marah-marah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadist diriwayatkan Rasulullah saw pernah bersabda, “Paling dekat dengan aku kedudukannya pada hari kiamat adalah orang yang paling baik akhlaknya dan sebaik-baik kamu ialah yang paling baik terhadap keluarganya. (HR. Ar-Ridha)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadist lain, Rasulullah bersabda:”Seorang mukmin (orang beriman) bukanlah pengumpat, pengutuk, berkata keji atau berkata busuk”. (HR. Bukhari dan Al Hakim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hadits di atas jelaslah seorang yang pemarah bukanlah orang Islam dan juga bukan orang beriman karena orang-orang takut mendekat dan kena marah olehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika marah pun, Rasulullah saw mengajarkan kepada kita agar bisa menahan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Orang kuat itu bukanlah orang yang menang bergulat, tetapi orang kuat ialah orang yang dapat menahan dirinya ketika marah.” Muttafaq Alaihi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikisahkan bahwa ada seseorang berkata: Wahai Rasulullah, berilah aku nasehat. Beliau bersabda: “Jangan marah.” Lalu orang itu mengulangi beberapa kali, dan beliau bersabda: “Jangan marah.” (Riwayat Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahualam bissawab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-7304620986477146866?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/7304620986477146866/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/04/karena-engkau-tulang-rusukku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/7304620986477146866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/7304620986477146866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/04/karena-engkau-tulang-rusukku.html' title='&quot;Karena engkau tulang rusukku...&quot;'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-5614841074465651690</id><published>2010-04-22T19:50:00.000+07:00</published><updated>2010-04-22T19:50:35.007+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ikhwan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='laki-laki'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><title type='text'>Pemuda langka</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span id="konasapn0"&gt;Alkisah, ada seorang pemuda yang bekerja sebagai penggembala domba. Jumlah domba yang dia gembalai berjumlah ratusan ekor. Bertahun-tahun dia bekerja tanpa pernah mengeluh meski hasil jerih payahnya tak seberapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, datang seorang musafir yang sangat kehausan setelah menempuh perjalanan jauh. Melihat ada pengembala domba tersebut, gembiralah hati musafir itu. Sang musafir meminta minum kepada si pemuda penggembala tersebut. Namun, pemuda itu menjawab bahwa dirinya tak punya air minum untuk diberikan kepada si musafir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="konasapn0"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="konasapn0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Musafir tersebut kemudian memohon memelas agar diizinkan mengambil air susu dari seekor domba yang digembalakan si pemuda itu. Pemuda tersebut menolak dengan halus. "Ayolah, saudaraku. Tolonglah aku. Aku sangat haus. Izinkan aku untuk memerah dombamu sekadar beberapa teguk untuk menghilangkan dahagaku," ujar sang musafir. Pemuda itu menjawab, "Domba-domba ini bukan &lt;span class="fullpost"&gt;kepunyaanku, aku tak berani mengizinkan engkau sebelum majikanku mengizinkannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda mengatakan, "Kalau kau mau, tunggulah di sini sebentar. Kucarikan telaga dan kuambilkan air untukmu, saudaraku." Kemudian, pergilah pemuda tersebut mencarikan air untuk sang musafir. Setelah dapat, diberikannya air itu kepada si musafir. "Alhamdulillah, segar sekali rasanya," kata sang musafir. "Terima kasih wahai anak muda," lanjut musafir itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, mereka sejenak beristirahat sambil berbagi kisah. Siang semakin terik. "Mengapa kau tadi tidak ikut minum," tanya musafir kepada pemuda tadi. "Maaf, saya sedang berpuasa," jawab si pemuda. Musafir itu tercengang mendengar pengakuan pemuda tersebut. "Matahari semakin tinggi, sedangkan engkau berpuasa?" tanya musafir itu penuh tanya. Pemuda itu menjawab, "Aku berharap kelak mudah-mudahan Allah menaungi diriku pada saat hari kiamat nanti. Karena itu, aku berpuasa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa kagum dan penasaran membuat si musafir ingin mengetes keimanan sang pemuda penggembala tersebut. Lalu, musafir itu berkata, "Hai anak muda, bolehkah aku membeli seekor saja dombamu. Aku lapar, tolonglah aku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maaf tuan, aku tidak berani sebelum mendapat izin dari majikanku," kata pemuda itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ayolah anak muda. Domba yang kau gembalakan sangat banyak. Tentulah tuanmu tidak akan mengetahui meski kau jual seekor saja. Perutku sangat lapar, tolonglah aku," rayu musafir tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku sungguh ingin menolongmu. Kalau saja aku memiliki makanan, tentu akan kuberikan untukmu, tuan. Tapi, tolong jangan paksa aku untuk melakukan hal yang tak mungkin aku lakukan tuan," ucap pemuda tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak akan ada yang tahu hai anak muda. Kuberikan seribu dirham untukmu untuk seekor domba saja. Ayolah. Tidakkah kau kasihan kepadaku?" kata musafir itu yakin bahwa pemuda tersebut akan goyah dengan suap seribu dirham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musafir itu terus memaksa si pemuda untuk menjual seekor dombanya. Bahkan, musafir itu tambah gusar dan marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, pemuda itu berkata, "Majikanku bisa saja tidak tahu jikalau aku menjual seekor dombanya. Sebab, jumlahnya sangat banyak. Dan mungkin saja, majikanku tidak akan menanyakan domba-dombanya. Dia tidak akan rugi meski aku menjual seekor di antara domba kepunyaanya. Tapi, kalau aku berbuat begitu, lalu di mana Allah? Di mana Allah? Di mana Allah? Sungguh, aku tak mau di dalam dagingku tumbuh duri neraka karena uang yang tidak halal bagiku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu menangis karena takut tergoda berbuat sesuatu yang dimurkai Allah. Dia menangis karena kecintaanya kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musafir tersebut tertegun. "Allahu akbar!!" musafir itu ikut menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Katakan padaku wahai anak muda, di mana majikanmu tinggal. Aku ingin membeli seekor dombanya," kata musafir tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendapat jawaban tentang tempat tinggal majikan pemuda tadi, musafir itu memberikan uang seribu dirham tadi kepada si pemuda. "Terimalah uang ini untukmu, anakku. Ini uang halal. Kau pantas mendapatkan lebih daripada ini. Hatimu begitu mulia." Sang musafir yang tak lain adalah Khalifah Umar bin Khattab bergegas menuju ke rumah majikan sang pemuda tadi. Lalu, ditebuslah pemuda itu dengan memerdekakannya dari status hamba sahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam lanjutan perjalanannya, Umar masih takjub dengan kisah yang baru dia alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mana Allah? Inilah kalimat yang menggetarkan hati Umar. Rasa takut kepada Allah tidak menggoyahkan iman seorang pemuda tadi meski dirayu dengan materi. Duniawi tidak mampu menyilaukan hati pemuda itu karena keteguhan iman yang hakiki.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-5614841074465651690?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/5614841074465651690/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/04/pemuda-langka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/5614841074465651690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/5614841074465651690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/04/pemuda-langka.html' title='Pemuda langka'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-6157551313287840810</id><published>2010-04-22T19:46:00.000+07:00</published><updated>2010-04-22T19:46:40.834+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Renungkan kawan!</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span id="konasapn0"&gt;Perlahan, tubuhku ditutupi tanah,&lt;br /&gt;perlahan, semua pergi meninggalkanku, &lt;br /&gt;masih terdengar jelas langkah-langkah terakhir mereka,&lt;br /&gt;aku sendirian, di  tempat gelap yang tak pernah terbayang,&lt;br /&gt;sendiri, menunggu keputusan...&lt;br /&gt;Istri, belahan hati, belahan jiwa pun pergi,&lt;br /&gt;Anak, yang di tubuhnya  darahku mengalir, tak juga tinggal,&lt;br /&gt;Apatah lagi sekedar tangan kanan, kawan  dekat, rekan bisnis, atau orang-orang lain,&lt;br /&gt;Aku bukan siapa-siapa lagi bagi  mereka.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="konasapn0"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Istriku menangis, sangat pedih, aku pun demikian,&lt;br /&gt;Anakku menangis, tak  kalah sedih, dan aku juga,&lt;br /&gt;Tangan kananku menghibur mereka,&lt;br /&gt;kawan  dekatku berkirim bunga dan ucapan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;tetapi aku tetap sendiri,&lt;br /&gt;disini,  menunggu perhitungan ... &lt;br /&gt;Menyesal sudah tak mungkin, &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tobat tak lagi dianggap,&lt;br /&gt;dan maaf pun  tak bakal didengar,&lt;br /&gt;aku benar-benar harus sendiri...&lt;br /&gt;Tuhanku, (entah dari mana kekuatan itu datang, setelah sekian lama aku tak  lagi dekat dengan-Nya),&lt;br /&gt;jika Kau beri aku satu lagi kesempatan,&lt;br /&gt;jika Kau  pinjamkan lagi beberapa hari milik-Mu,&lt;br /&gt;beberapa hari saja...&lt;br /&gt;Aku akan  berkeliling, memohon maaf pada mereka,&lt;br /&gt;yang selama ini telah merasakan  zalimku,&lt;br /&gt;yang selama ini sengsara karena aku,&lt;br /&gt;yang tertindas dalam  kuasaku,&lt;br /&gt;yang selama ini telah aku sakiti hatinya&lt;br /&gt;yang selama ini telah  aku bohongi&lt;br /&gt;Aku harus kembalikan, semua harta kotor ini,&lt;br /&gt;yang kukumpulkan  dengan wajah gembira,&lt;br /&gt;yang kukuras dari sumber yang tak jelas,&lt;br /&gt;yang  kumakan, bahkan yang kutelan.&lt;br /&gt;Aku harus tuntaskan janji-janji palsu yg  sering ku umbar dulu.&lt;br /&gt;Dan Tuhan,&lt;br /&gt;beri lagi aku beberapa hari milik-Mu,&lt;br /&gt;untuk berbakti  kepada ayah dan ibu tercinta,&lt;br /&gt;teringat kata-kata kasar dan keras yang  menyakitkan hati mereka,&lt;br /&gt;maafkan aku ayah dan ibu,&lt;br /&gt;mengapa tak kusadari  betapa besar kasih sayangmu ...&lt;br /&gt;beri juga aku waktu,&lt;br /&gt;untuk berkumpul  dengan istri dan anakku,&lt;br /&gt;untuk sungguh-sungguh beramal soleh,&lt;br /&gt;Aku  sungguh ingin bersujud dihadapan-Mu,&lt;br /&gt;bersama mereka ...&lt;br /&gt;begitu sesal diri ini,&lt;br /&gt;karena hari-hari telah berlalu tanpa makna penuh  kesia-siaan,&lt;br /&gt;kesenangan yang pernah kuraih dulu,&lt;br /&gt;tak ada artinya sama  sekali ...&lt;br /&gt;mengapa ku sia-siakan saja,&lt;br /&gt;waktu hidup yang hanya sekali itu,&lt;br /&gt;andai  ku bisa putar ulang waktu itu ...&lt;br /&gt;Aku dimakamkan hari ini,&lt;br /&gt;dan semua menjadi tak termaafkan,&lt;br /&gt;dan  semua menjadi terlambat,&lt;br /&gt;dan aku harus sendiri,&lt;br /&gt;untuk waktu yang tak  terbayangkan ... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4849867680151255904-6157551313287840810?l=cintaukhti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cintaukhti.blogspot.com/feeds/6157551313287840810/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/04/renungkan-kawan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/6157551313287840810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4849867680151255904/posts/default/6157551313287840810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintaukhti.blogspot.com/2010/04/renungkan-kawan.html' title='Renungkan kawan!'/><author><name>Fitria Nurul Mutmainah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04883692293390820097</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_t6G_UYyavIw/TJNW0Ehi-cI/AAAAAAAAAIg/0L-nEdTQAXY/S220/50103_1642815242_1371_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4849867680151255904.post-4824212753382911509</id><published>2010-04-22T19:40:00.000+07:00</published><updated>2010-04-22T19:40:28.600+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='siapa aku ini?'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Siapakah kita ini??</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span id="konasapn0"&gt;&lt;b&gt;1.SIAPAKAH AKU SEBENARNYA?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30.” Dan (kenangilah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “sesungguhnya Aku hendak melantik khalifah di muka bumi.” (al-Baqarah) &lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. BAGAIMANA AKU HENDAK JADI SEORANG KHALIFAH?&lt;/b&gt;  &lt;br /&gt;Allah menjanjikan orang-orang yang beriman dan beramal soleh dari kalangan kamu ( wahai umat Muhammad) bahawa Ia akan menjadikan mereka khalifah-khalifah yang memegang kuasa pemerintahan di bumi, sebagaimana Ia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka; khalifah-khalifah yang berkuasa; dan ia akan menguatkan dan mengembangkan agama mereka (Islam) yang telah diredhaiNya untuk mereka;(an-Noor-55)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span id="konasapn0"&gt;&lt;b&gt;3. KENAPA AKU DICIPTAKAN?&lt;/b&gt;  &lt;br /&gt;56.”Aku tidak menjadikan jin dan manusia kecuali supaya mereka menyembah dan  beribadat kepadaKu” (adz-Dzaariyat)  &lt;br /&gt;115-116.” Maka apakah kamu mengira bahawa sesungguhnya Kami menciptakan kamu untuk bermain-main (sahaja) dan bahawa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami, maka Maha Suci Allah raja yang sebenarnya tiada Tuhan selain Dia, Tuhan(yang mempunyai) arasy yang mulia” (al-Mukminun) &lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. APAKAH TUJUAN HIDUPKU?&lt;/b&gt;  &lt;br /&gt;“Katakanlah: solatku, pengorbananku, hidupku dan matiku adalah untuk Tuhan  Semesta Alam” (al-An’am)  &lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. APAKAH ITU KEBENARAN?&lt;/b&gt;  &lt;br /&gt;30. “Yang demikian ialah kerana Allah itulah yang benar(al-Haq) dan segala apa yang mereka sembah selain dariNya itulah yang palsu dan Allah itulah Tuhan Yang Maha Tinggi dan Maha Besar” (Luqman) &lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. KALAU BETULLAH ITU KEBENARAN…KENAPA AKU TIDAK NAMPAK KEBENARAN?&lt;/b&gt;  &lt;br /&gt;9. Dan Kami jadikan (sifat tamak dan gila mereka kepada harta benda dan pangkat itu sebagai) sekatan (yang menghalang mereka daripada memandang kepada keburukan dan kesingkatan masa dunia yang ada) di hadapan mereka, dan sekatan (yang menghalang mereka daripada memikirkan azab yang ada) di belakang mereka ( pada hari kiamat). Lalu Kami tutup pandangan mereka; maka dengan itu,, mereka tidak dapat melihat (jalan yang benar). (Yaasin) &lt;br /&gt;&lt;b&gt;7. AKU INGIN MENJADI ORANG YANG BERJAYA…..TAPI…SIAPAKAH YANG  SEBENAR-BENARNYA BERJAYA?&lt;/b&gt;  &lt;br /&gt;“Sesungguhnya berjayalah orang-orang yang beriman, Iaitu mereka yang khusyuk dalam sembahyangnya, Dan mereka yang menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang sia-sia;” (al-Mukminun) &lt;br /&gt;102. Maka sesiapa yang berat timbangan amal baiknya, maka mereka itulah  orang-orang yang berjaya.  &lt;br /&gt;71.Dan (ingatlah) sesiapa yang taat kepada Allah dan RasulNya, maka sesungguhnya ia telah berjaya mencapai sebesar-besar kejayaan (al-Ahzab) &lt;br /&gt;&lt;b&gt;8. OK..KALAU BEGITULAH CARANYA UTK MENJADI ORANG BERJAYA, APA YANG PATUT  AKU BUAT?&lt;/b&gt;  &lt;br /&gt;“Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah kamu kedalam agama Islam itu  sepenuhnya.” (al-Baqarah)  &lt;br /&gt;&lt;b&gt;9. KENAPA AKU MASIH RAGU-RAGU DENGAN AYAT2 ALLAH?—(setiap baris ayat Al-Quran wajib diterima dan diamalkan sebagai seorang muslim.)&lt;/b&gt;  &lt;br /&gt;2. “Diturunkan al-Quran ini, dengan tidak ada sebarang syak padanya, dari Tuhan yang memelihara dan mentadbirkan seluruh alam. (al-Mukminun) &lt;br /&gt;&lt;b&gt;10. TAPI, KADANG-KADANG AYAT2 ALLAH TIDAK MEMENUHI KEMAHUANKU.JADI, CAMNE  TU?&lt;/b&gt;  &lt;br /&gt;29. “Dan kamu tidak dapat menentukan kemahuan kamu kecuali dengan cara yang  diatur oleh Allah” (at-Taqwir)  &lt;br /&gt;216.” Dan boleh jadi kamu benci kepada sesuatu padahal ia baik bagi kamu, dan kamu mungkin sukakan sesuatu, sedangkan ia lebih buruk kepada kamu. Dan hanya Allah yang mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (al-Baqarah) &lt;br /&gt;&lt;b&gt;11. AKU BANYAK MENJADIKAN HIBURAN YANG MELALAIKAN SEBAGAI PENGHIBUR  HATIKU, MEMBUATKAN HATIKU GEMBIRA DAN TENANG.&lt;/b&gt;  &lt;br /&gt;28.(Iaitu) orang-orang yang beriman dan tenang tenteram hati mereka dengan zikrullah, Ketahuilah dengan â€˜zikrullahâ€™ itu, tenang tenteramlah hati manusia.â€�(Ar-Rad) &lt;br /&gt;” Dan barangsiapa yang berpaling dari mengingati AllahYang Maha Pemurah, Kami adakan baginya syaitan (ygMenyesatkannya) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya” (az-Zukhruff:36) &lt;br /&gt;&lt;b&gt;12. AKU JUGA MENGAMALKAN APA YANG DISURUH, TAPI AKU JUGA CENDERUNG MEMBUAT  MAKSIAT.&lt;/b&gt;  &lt;br /&gt;71. Jika kebenaran itu mengikut hawa nafsu mereka nescaya musnahlah langit dan bumi dan penghuni-penghuninya. ( Al- Mukminun ) &lt;br /&gt;42. “Dan janganlah kamu campur adukkan yang benar itu dengan yang salah, dan kamu sembunyikan yang benar itu pula padahal kamu semua mengetahuinya.” (at-taubah) &lt;br /&gt;&lt;b&gt;13. AKU MEMPUNYAI MINDSET BAHAWA UTK MENGAMALKAN ISLAM SEPENUHNYA, HIDUPKU  MUNGKIN TIDAK ‘HAPPENING’ DAN MENYUSAHKAN.&lt;/b&gt;  &lt;br /&gt;2-3. “Kami tidak turunkan al-Quran ini kepadamu agar kamu menjadi susah, tetapi bagi peringatan bagi orng yang takut(pada Allah) (Thahaa) &lt;br /&gt;82. “Dan Kami turunkan dari al-Quran itu sesuatu yang menjadi rahmat kepada  orang-orang yangberiman”(al-Isra’)  &lt;br /&gt;&lt;b&gt;14. GE
