Translate

♥♥♥ Assalamualaikum.... Wellcome in my blog cintaukhti.blogspot.com... Kritik/Saran send an email to fnmutmainah@gmail.com ♥♥♥
Rabu, 19 Mei 2010

Jilbab tak menghalangi aktivitas

Ada yang bilang, kalau memakai jilbab membuat muslimah gak bebas bergerak, menghalangi produktivitas lah, kaku lah. Benarkah seperti itu??

Benarkah Jilbab menjadi penghalang bagi kaum wanita??


Mari kita lihat para shahabiyah (sahabat dikalangan wanita). Walaupun mereka memakai jilbab yang menutupi seluruh tubuh,gamis yang longgar, tetapi tidak menjadikan mereka kaku.
Aisyah dan Ummu Sulaim ra. membawa genta dan memberi pasukan muslimin minum pada saat perang berkecamuk. Ummu Athiyah yang ikut serta dalam 7 peperangan bersama Rasulullah SAW, dia terjaga (tidak tidur) di tenda pasukan, membuatkan makanan, mengobati tentara tentara yang terluka dan mengurusi tentara tentara yang sakit.
Cerita lain, Asma binti Yazid pada perang Yarmuk membunuh 7 tentara Romawi dengan tiang kemahnya. Ummu Sulaim, Pada saat Perang Hunain, Membawa parang hingga Abu Thalhah berkata “Wahai Rasulullah, lihatlah ini Ummu Sulaim membawa parang. Ketika beliau saw bertanya padanya, dia menjawab,”saya sengaja membawanya, bila salah seorang dari kaum Musyrikin mendekati saya, akan kubelah perutnya! “ Beliau SAW pun tertawa. Dan kejadian ini berlangsung hingga masa sepeninggalan masa rasulullah SAW.

Bahkan dahulu seorang Shahabiyah memanjat tebing guna mengantarkan makanan kepada rasul SAW dan sahabat yang sedang dikejar musuh. Sedangkan shahabiyah tadi menggunakan pakaian gamis dan kondisinya sedang hamil?

Kalau sudah tahu kenyataan para salafushshaleh (para pendahulu yang shaleh) kita di atas, lantas masih adakah pernyataan ”Jilbab menjadi penghalang” atau bagi mereka yang berpendapat “gamis bikin ribet, membatasi pergerakan akhwat”? semoga Allah memberi kita hidayah

Begitupun opini yang tertanam di benak orang Barat, bahwa wanita islam dikungkung oleh Islam di dalam rumah rumah mereka. Padahal, jika kita lihat para sahabiyah….

Asma’ binti Abu Bakar membantu pekerjaan suaminya, Az Zubair memberi makanan dan mengurus kudanya, membawa biji-bijian di atas kepalanya dari tanah milik Az Zubair, yang jaraknya 2/3 tarsahh (kurang lebih 3km) lalu menumbuk biji biji an. Istri Abu Usaid yang membuat makanan untuk Nabi dan Sahabat ketika mereka diundang suaminya Abu Usaid, pada hari pernikahan mereka. Jadi dia menyajikan hidangan untuk mereka. Jadi, dengan jilbab, yakinlah, tiada menjadi penghalang wallahu a’lam | Izzah Islam

(sumber kitab “Jilbab wanita muslimah” karya Syaikh Nashiruddin Al-Albani)

0 komentar:

Posting Komentar

Free Sparkle Multi Cursors at www.totallyfreecursors.com
 
;